Oktovianus Maniani Ingin Perbaiki Citra

OKTO masih belum lupakan kenangan pahit saat away ke Samarinda 16 Januari lalu. Pemilik nama lengkap Oktovianus Maniani itu harus terima kartu merah pada menit 51 gara-gara menanduk wasit Oki Dwi Putra Senjaya. “Ya, tentu saya masih ingat. Namun semua sudah berlalu,” kata Okto kemarin (7/4).

FC Sriwijaya


Okto akui peristiwa tersebut bisa terjadi lantaran kesal. Sebab sebelumnya mendapat hadiah tendangan di paha oleh gelandang Persiasam Ahmad Sembiring. Meskipun demikian Okto tidak menyimpan dendam pribadi terhadap Ahmad Sembiring. Mantan pemain PSMS Medan ini, berjanji tetap akan bermain sportif tanpa harus sengaja melukai pemain lawan.

“Kami hanya ingin bermain maksimal untuk menghantarkan Sriwijaya meraih kemenangan. Tiga poin sangat berarti buat Sriwijaya untuk menjaga peluang kepapan atas,” tambah pemilik tinggi 159 cm dan berat 50 kg ini.

Kelahiran 10 Oktober 1990 ini, berambisi untuk perbaiki citra. Sebab, beberapa bulan lalu dia dicoret oleh pelatih tim nasional (timnas) Indonesia U-23 proyeksi SEA Games XXVI 2011 lantaran tindakan indisipliner. Tidak hanya itu, pada beberapa laga sebelumnya pelatih Ivan Kolev menilai peforma dia manurun.

“Yang jelas saya akan berusaha untuk tingkatkan penampilan. Saya tidak akan menyerah begitu saja saya akan berusaha untuk tampil maksimal. Saya ini meyakinkan pada pelatih, manajemen dan suporter,” urai dia.

Okto engan bicara banyak tentang kekuatan lawan. Dia hanya menyebut tim Persisam tim bagus dan tidak bisa dipandang sebelah mata. Meskipun demikian, dirinya tetap percaya diri (pede) dan optimistis bisa beri perhitungan tersendiri.

“Persisam dihuni oleh beberapa pemain belakang yang kuat. Seperti Joes Tsimi, M Robby Usep Munandar dan Djayusman Triasdi. Namun saya tetap optimis Sriwijaya bisa raih kemenagan,” tukas dia.

Read Also:

Related Posts
Disqus Comments