Sriwijaya Dimotivasi Rp100 Juta di Vietnam

Para pemain Sriwijaya FC dipastikan akan tampil trengginas dalam laga tandang AFC Cup di Vietnam melawan Song Lam Nghe An (SLNA) besok, Selasa 25 April 2011. Tak lain karena iming-iming bonus dari manajemen Laskar Wong Kito.

FC Sriwijaya


“Untuk meningkatkan motivasi pemain, kami dari manajemen akan menggelontorkan bonus sebesar Rp100 juta. Kami optimis bisa mencuri poin
karena beberapa pemain seperti Oktovianus Maniani dan Arif Suyono akan tampil bugar setelah tidak dimainkan melawan Persib (di ISL),” kata
Direktur Teknik dan SDM PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM), Hendri Zainuddin.

Dengan komposisi pemain yang dimiliki saat ini, Hendri memiliki keyakinan Sriwijaya bisa menembus babak semifinal. “Grafik penampilan tim semakin meningkat. Apalagi, para pemain sudah banyak yang sembuh dari cedera. Tinggal Firman Utina saja yang masih dibekap penyakit Hepatitis B. Tetapi, saya yakin itu tidak akan mengurangi kekuatan SFC,” tandasnya.

Sriwijaya memang menargetkan dan wajib mendapatkan poin saat bertandang ke markas SLNA di Vinh Stadium pada babak penyisihan Grup F
AFC Cup ini. Sriwijaya minimal butuh tambahan empat poin untuk melaju ke fase knock out.

Seusai dikalahkan Persib Bandung 0-1 di ajang Liga Super Indonesia (ISL), Jumat lalu, 18 pemain SFC dibawa ke Vietnam. Tercatat hanya Kim Yong Hee, Lim Joon Sik, Jajang Mulyana dan Korinus Fingkreuw yang dipulangkan karena tidak masuk daftar AFC.

Target Poin

Pada lawatan ini, skuad Ivan Kolev harus mendapatkan poin karena setelah melawan SLNA, Sriwijaya akan kembali melakoni laga tandang. Tim double winners 2007 ini akan menghadapi VB Sport di Maladewa, Rabu 4 Mei 2011. Terakhir, SFC akan melakoni laga penyisihan grup terakhir dengan menjamu TSW Pegasus Hong Kong di Stadion Gelora Sriwijaya, Jakabaring, Rabu 11 Mei 2011.

“Jika kita gagal mencuri poin di kandang Song Lam maka posisi puncak grup akan diambil TSW Pegasus. Sebab, mereka hanya menghadapi VB Sport yang mereka kalahkan 5-3 di Maladewa,” ujar pelatih SFC, Ivan Venkov Kolev.

Meski baru saja ditekuk Persib 1-0, Kolev optimis anak asuhnya bisa memenuhi target untuk mencuri poin di Vietnam. Apalagi, performa anak asuhnya terus meningkat dan mampu menjaga konsistensi permainan. Kekalahan dari Persib disebabkan faktor kurang beruntung.

“Kami menguasai permainan dan banyak menciptakan peluang. Artinya, kami tidak pantas kalah dari Persib. Pemain sudah melupakan hal itu dan fokus melawan Song Lam. Jujur, laga ini akan lebih menentukan nasib SFC ketimbang partai ISL,” cetus arsitek asal Bulgaria itu.

“Sangat sulit untuk mempertahankan posisi puncak karena pesaing kita akan terus mengejar. Jika sampai kalah dari Song Lam, maka peluang lolos akan semakin kecil. Untuk itu dibutuhkan konsentrasi tinggi dari para pemain,” tegas Kolev.

Untuk mewujudkan ambisi tersebut, pelatih asal Bulgaria ini mengondisikan anak asuhnya agar bisa bermain efektif. Ditinjau dari padatnya jadwal pertandingan yang sangat melelahkan, Kolev memperhitungkan secara matang kondisi yang akan dijalani anak asuhnya.

Jeda waktu yang sangat singkat membuat Kolev lebih fokus kepada kebugaran para pemainnya. Ia pun berkonsentrasi untuk mengembalikan
kepercayaan diri para pemainnya serta ketajaman dalam penyelesaian akhir sebagai persiapan menghadapi SLNA ini.

"Fokus kami ada pada penyelesaian akhir dan tentu adalah mengembalikan kebugaran para pemain. Sebab, ada beberapa pemain yang kita turunkan penuh saat melawan Persib dan akan kembali diandalkan saat menghadapi Song Lam," jelas Kolev.

Menurut Kolev, kondisi pemain cukup baik, hanya saja ada beberapa pemain yang kurang fit dan kelelahan. Tapi, ia baru bisa memastikan setelah
tim medis memantau kondisi terakhir para pemainnya.

"Kita masih melihat kondisi terakhir para pemain, tapi kami optimis menang," tuturnya.

Read Also:

Related Posts
Disqus Comments