Tiba Di Vietnam Punggawa Sriwijaya FC Masih Lelah

Tim Sriwijaya FC kemarin siang pukul 14.00 waktu Vietnam sudah mendarat di kota Vinh. Dengan menggunakan maskapai penerbangan Vietnam Air seluruh rombongan langsung menuju hotel Phuong Dong yang terletak di tengah kota Vinh. Namun lamanya penerbangan membuat para punggawa Laskar Wong Kito julukan Sriwijaya FC mengalami kelelahan yang cukup berat.

Bayangkan berangkat dari Jakarta pukul 05.00 WIB dan tiba di kota Vinh pukul 14.00 WIB dengan dua kali transit membuat perjalanan cukup melelahkan. Transit pertama di kota Kuala Lumpur dan kedua di kota Ho Chi Minh. Jadi total lamanya penerbangan hampir 6 jam. Kondisi ini memaksa pelatih Sriwijaya FC, Ivan Kolev mengistirahatkan para pemain dari rutinitas latihan.

Pelatih asal Bulgaria ini mengistruksikan untuk istirahat dari siang sampai malam. Nah, baru pagi besok (hari ini red) langsung digenjot latihan untuk mempersiapkan diri menghadapi Song Lam Nghe An pada lanjutan kompetisi AFC Cup grup F. “Hari ini tidak ada training bagi tim Sriwijaya FC. Lamanya penerbangan membuat para pemain merasa kelelahan apalagi Jumat lalu (22/4) baru bertanding menghadapi Persib. Jadi ini merupakan bentuk rekoveri supaya pera pemain tidak terlalu capek untuk menghadapi pertandingan besok lusa,” terang mantan pelatih Persija Jakarta saat tiba di Hotel Phuong Dong kemarin.

Lebih lanjut pelatih kelahiran 14 Juli 1957 ini tidak mau ambil resiko cukup besar. Padatnya jadwal kompetisi di Indonesia Super League dan AFC Cup sangat menguras energi para pemain. “Besok (hari ini red) akan langsung latihan sebagaimana biasa. Di pagi hari akan latihan ringan dengan jogging di sekitar hotel dan sorenya langsung latihan simulasi sekaligus mencoba lapangan stadion Vinh untuk memantapkan taktik dan strategi. Mudah-mudahan semua berjalan dengan lancar,” urainya.

“Selain itu para pemain yang dibawa sudah siap tempur dan tidak ada masalah lagi dengan kebugaran karena sudah istirahat paskah menghadapi Persib Bandung beberapa waktu yang lalu,” lanjut mantan pelatih Persija Jakarta ini.

Sriwijaya FC sendiri berangkat ke Vietnam dengan berkekuatan 18 pemain. Mereka adalah Ferry Rotinsulu, Fauzal Mubaraq, Muhammad Ridwan, Gunawan Dwi Cahyo, Claudiano Alves Dos Santos, Thierry Gathuessi, Supardi, Mahyadi Pangabean, Ponaryo Astaman, Ardiles Rumbiak, Dirga Lasut, Oktovianus Maniani, Rendi Siregar, Ade Suhendra, Keith Jerome Gumbs, Budi Sudarsono, Muhammad Rifki, dan Arif Suyono. Sedangkan ofisial tim 10 orang.

Sisanya ditinggal di Palembang. Seperti Bobby Satria dan Ahmad Jufriyanto tidak bisa dimainkan karena akumulasi kartu. Rudi Widodo mengalami cedera, Firman Utina mengalami sakit hepatitis B. Sedangkan Lim Joon Sik, Kim Yong Hee, Korinus Fingkrew dan Jajang Mulyana belum terdaftar di AFC Cup. “Semua pemain yang ditinggal di Palembang memang tidak bisa dimainkan pada laga AFC Cup. Hanya 18 pemain ini saja yang bisa diharakan meraih kemenangan atas Sriwijaya FC,” pungkasnya.
FC Sriwijaya


Tim Sriwijaya FC sendiri berangkat pukul 05.00 WIB dari bandara internasional Soekarno-Hatta Tengerang dengan menggunakan maskapai penerbangan Malaysia Airlines. Namun sebelum ke kota Ho Chi Minh, para pemain Sriwijaya FC transit terlebih dahulu di kota Kuala Lumpur dengan jarak tempuh sekitar 2 jam. Setelah transit dan ganti pesawat perjalanan dilanjutnya ke kota Ho Chi Minh Vietnam. Setiba di Ho Chi Mih tetap pukul 11.00 waktu Vietnam harus ganti pesawat lagi dengan menggunakan pesawat domestic Vietnam Air dan baru berangkat ke kota Vinh tepat pukul 12.00 dan tiba pukul 14.00.

Read Also:

Related Posts
Disqus Comments