Belum Siapkan Algojo

Babak 16 besar AFC Cup 2011 menggunakan sitem knock out atau satu kali pertandingan. Jika kedua kesebelasan terus bermain imbang hingga pertandingan berakhir dengan perpanjangan waktu maka bakal diadakan babak tendangan adu penalti.

FC Sriwijaya


Kendati demikian tim pelatih Sriwijaya FC belum siapkan algojo. Namun, bukan berarti asisten pelatih Sriwijaya FC Kas Hartadi optimistis Ferry Rotinsulu dkk menang dengan waktu normal. Mengingat, Chonburi FC lawan yang bakal dihadapi (25/5) nanti merupakan salah satu tim terbaik di Thailand dan punya rekor bagus tak terkalahkan di kandang selama keikutsertaannya dalam AFC Cup.

Bukan pula mereka pasrah dan pesimis bakal kalah dengan waktu 90 menit. “Dalam sepak bola semua masih bisa terjadi. Kami rasa semua kesebelasan inginkan kemenangan dengan waktu normal bukan perpanjangan waktu maupun adu penalti,” ujarnya kepada wartawan kemarin (22/5).

Karena itulah sampai sekarang pihaknya belum pernah mempersiapkan sang penakluk titik putih (jago tendangan penalti). “Kami sudah mempersiapkan banyak stratagi. Mulai dari bertahan, menyerang, antisipasi bola mati sampai serangan balik. Meskipun demikian kami masih belum belajar untuk tendangan adu penalti,” tambah dia.

Namun pria asal Solo Jateng ini tidak menampik jika pihaknya tetap akan mempersiapkan algojo. Tapi, bila sampai terjadi adu tendangan penalti dia tetap yakin jika satu-satunya kesebelasan peraih juara Piala Indonesia tiga kali secara berturut-turut ini, bisa meraih hasil maksimal.

Menurutnya penjaga gawang Ferry Rotinsulu bakal jadi tumpuan utama. Alasannya Ferry kerap jadi penentu kemenangan Sriwijaya FC saat adu penalti. Sebut saja saat menyingkirkan Muang Thong United (Tahiland) dengan skor 7-6 (2-2) pada play off pertama Liga Champions Asia (LCA) di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring (12/2) lalu dan kalahkan Persipura Jayapura 3-1 pada semifinal Piala Indonesia di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Jawa Timur, (27/7/10) lalu.

“Kami juga punya penendang bagus. Sebut saja Ponaryo Astaman, Budi Sudarsono dan Arif Suyono,” tukas dia.

Read Also:

Related Posts
Disqus Comments