• Manajemen Sriwijaya FC Tegur Kolev

    Demi menjaga stabilitas tim, manajemen Sriwijaya FC (SFC) akhirnya memanggil Pelatih Ivan Kolev, kemarin.

    FC Sriwijaya


    Pemanggilan tersebut dilakukan untuk memberikan teguran kepada sang arsitek soal menurunnya performa tim. Manajemen sekaligus meminta klarifikasi terhadap banyaknya keluhan yang dilontarkan pemain terkait beratnya materi latihan yang dinilai terlalu keras. Pemain kabarnya mengeluh karena Kolev lebih menekankan pada fisik daripada strategi, sehingga membuat kondisi kebugaran pemain malah terganggu.

    Akibatnya, stamina pemain terkuras, dan malah menurun menjelang pertandingan berlangsung. Selain itu, kebiasaan Kolev yang sering bongkar pasang formasi dan kerap kali menempatkan pemain pada posisi yang berbeda-beda di setiap pertandingan juga dinilai telah membuat penampilan pemain menjadi tidak maksimal.

    Kondisi inilah yang menurut pemain menjadi penyebab terus menurunnya kualitas penampilan tim di tiga laga terakhir, sehingga tidak mampu meraih kemenangan. Penerapan pola latihan seperti itu sebenarnya sudah lama dirasakan oleh pemain,namun tidak ada satupun yang berani mengutarakannya. Puncaknya,melalui Kapten tim Keith Jerome “Kayamba’ Gumbs para pemain mencurahkan isi hatinya kepada media officer SFC Zulhanan.

    Mereka meminta agar kondisi yang mereka alami diketahui oleh manajemen dan masyarakat Sumatera Selatan usai Laskar Wong Kito dikalahkan 0-2 tim juru kunci Grup F Piala AFC VB Sports. Dengan cara ini diharapkan pihak manajemen dapat mengambil langkah-langkah strategis agar kondisi tim kembali stabil. Sehingga,SFC dapat memaksimalkan enam laga sisa di Indonesia Super League (ISL), dan ketika melawan TSW Pegasus pada pertandingan penentuan ke babak 16 besar,Rabu (11/5).

    “Kita sengaja memanggil Pelatih Ivan Kolev untuk mendiskusikan berbagai permasalahan yang terjadi di dalam tim agar tidak berlarut-larut.Karena jika tidak segera diselesaikan maka kita khawatir para pemain semakin tertekan dan akibatnya dapat membuat suasana menjadi tidak kondusif,” tegas Direktur Tehnik dan SDM PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM) Hendri Zainuddin kemarin.

    Dari hasil pertemuan tersebut, Hendri mengatakan Kolev menerima teguran itu sebagai sebuah masukan dan koreksi yang berharga bagi dirinya. Mantan pelatih timnas Indonesia itu juga berjanji akan memperbaiki cara dia melatih. Sehingga diharapkan pada pertandingan selanjutnya, para pemain bisa lebih enjoy dalam bermain serta dapat memperoleh hasil yang maksimal sesuai yang diharapkan.

    “Intinya para pemain ingin agar kita (manajemen) turun tangan mengatasi masalah ini. Sehingga bisa terjadi perubahan yang signifikan di dalam tim. Karena para pemain juga ingin agar SFC tetap menjadi sebuah tim yang besar dan ditakuti oleh setiap lawan-lawan yang akan dihadapi,”jelasnya. Hendri menambahkan, salah satu kunci keberhasilan SFC berhasil memetik poin penuh saat bertandang ke kandang Pegasus di pertemuan pertama lalu karena sebelum bertanding mereka diberikan libur satu hari setelah menempuh perjalanan panjang.

    Hasilnya para pemain bisa tampil dengan penuh percaya diri dan menikmati jalannya pertandingan. “Mungkin cara itu yang diinginkan para pemain.Mereka tidak meminta yang berlebihan dan hanya berharap agar pelatih bisa memahami bagaimana kondisi mereka dan tidak memaksakan diri dengan caranya sendiri,”urainya.

    Selain memanggil Kolev, Hendri mengatakan juga akan memanggil satu demi satu pemain untuk mendengarkan secara langsung apa saja yang diinginkan oleh pemain agar kondisi tim kembali bergairah dan stabil. Hal ini sangat penting mengingat SFC masih menginginkan agar musim depan tetap bisa bermain di kompetisi tingkat Asia. Untuk mewujudkannya, maka minimal SFC harus finis di urutan ketiga.

    “Kita juga masih berharap agar target melangkah hingga ke babak semi final Piala AFC tetap terwujud,”katanya.. Sebenarnya tidak ada yang salah dengan pola latihan yang diterapkan oleh Kolev. Hanya saja lantaran dia merupakan pelatih berlisensi A FIFA, maka dirinya berusaha menerapkan pola latihan berstandar internasional. Tapi, ternyata pola latihan tersebut tidak mampu diimbangi oleh para pemain, dan malah membuat kondisi pemain menjadi drop.

    “Saya hanya berusaha untuk memberikan yang terbaik bagi tim sesuai dengan kemampuan yang saya miliki.Salah satunya dengan mengutamakan kualitas stamina pemain.Karena dengan begitu pemain diharapkan bisa mengimbagi permainan lawan meskipun saat harus melakukan pertandingan tandang,”kilah Kolev.
  • Klasmen Sriwijaya FC

    Klasmen Go-Jek Traveloka Liga 1 2017/2018.

    Alamat

    Palembang, Sumatra Selatan

    EMAIL

    atobelitang@gmail.com