PR Besar Sriwijaya di Babak 16 Besar

Sriwijaya FC memastikan lolos ke babak 16 besar AFC Cup. Tugas berat menanti Laskar Wong Kito karena harus bermain di kandang lawan.
FC Sriwijaya


Sriwijaya menjadi runner up Grup F setelah mengalahkan wakil Hongkong, TSW Pegasus 3-2 di Stadion Gelora Sriwijaya, Palembang, Rabu sore, 11 Mei 2011. Posisi puncak Grup F diduduki oleh wakil Vietnam, Song Lam Nghe An.

"Kami berhasil memenangkan pertandingan. Pemain bisa melakukan kerjasama satu dua dengan baik," kata pelatih Sriwijaya, Ivan Venkov Kolev seusai laga. "Saya sengaja banyak memasang pemain sayap agar bisa melahirkan banyak peluang lewat umpan-umpan ke kotak penalti lawan."

Sementara itu, kubu Pegasus mengakui kekalahannya dari Sriwijaya. Faktor cuaca di Palembang dan daya juang para pemain Sriwijaya menggagalkan mereka lolos ke babak selanjutnya.

"Selamat atas kemenangan Sriwijaya. Perjuangan para pemain SFC memang lebih baik," ujar pelatih Pegasus, Chan Hiu Ming. "Cuaca di sini sangat panas sehingga para pemain kami sudah kehabisan stamina usai babak I. Apalagi, pada babak II kami harus bermain dengan 10 pemain."

Dramatis

Sriwijaya lolos secara dramatis dengan kemenangan 3-2 setelah sempat tertinggal 0-1, berbalik unggul 2-1 dan disamakan 2-2. Beruntung, Laskar Wong Kito tampil pantang menyerah sehingga mampu memastikan kemenangan sebagai syarat utama lolos.

Gelandang muda Sriwijaya, Mahadirga Lasut menjadi bintang dengan mencetak gol penentu kemenangan di menit 87. Dirga pun diganjar penghargaan Pemain Terbaik Laga (Man of The Match).

"Para pemain semakin termotivasi setelah kedudukan imbang 2-2," lanjut Kolev.

Sesuai peraturan AFC, babak 16 besar hanya akan mementaskan satu laga dengan sistem gugur. Dan juara grup mendapat keistimewaan menjadi tuan rumah, sedangkan runner up harus berlaga di kandang lawan.

Sriwijaya akan menantang juara Grup H yakni wakil Thailand, Chonburi di babak 16 besar. Kolev kini harus bekerja keras menyiapkan timnya untuk bertanding di kandang lawan. Pekerjaan rumah (pr) terbesar Kolev yakni membangkitkan motivasi pasukannya yang selalu loyo jika bertanding di kandang lawan.

"Kini, kami fokus ke laga away melawan Chonburi. Saya harus membenahi motivasi pemain yang turun jika bermain di kandang lawan," tutur Kolev.


Read Also:

Related Posts
Disqus Comments