• Sriwijaya FC Siap Redam Chonburi dengan Serangan Balik

    Sriwijaya FC (SFC) dilarang terbawa gaya permainan Chonburi FC pada laga malam ini.Bermain lebih tenang bisa jadi rumus meredam agresivitas tuan rumah pada laga babak 16 besar Piala AFC 2011.

    FC Sriwijaya


    Klub asal Thailand ini dikenal memiliki senjata utama menyerang total setiap meladeni lawan-lawan mereka di kandangnya,Stadion IPE Chonburi.Untuk mengantisipasi hal itu,skuad Laskar Wong Kito, julukan,SFC,menyiapkan serangan balik mematikan. Dalam skema latihan terakhir yang dipimpin Asisten Pelatih Kashartadi,berdasarkan arahan Pelatih Ivan Venkov Kolev,Rudi Widodo dipasang sebagai target man.

    Striker yang baru pulih dari cedera ini disokong lima punggawa dari barisan tengah. Di sektor kedua,Budi Sudarsono menyuplai dari sisi kiri plus Rendi Siregar yang main di sisi kanan.Di tengah,tiga gelandang yang diisi Ponaryo Astaman, Ahmad Jufrianto,dan Mahyadi Panggabean jadi penyokong alur tengah ke belakang.

    Empat defender yang diisi Supardi,Claudiano Alves dos Santos,Thierry Gathuessi,dan M Ridwan juga sudah siap untuk menahan laju bola ke kotak 16 SFC.Mereka akan jadi tembok tebal bagi kiper Ferry Rotinsulu. ”Beberapa hari jelang keberangkatan,Kolev memberikan saya materi latihan strategi dengan mencoba menempatkan Rudi sebagai target man.

    Lalu kami menarik Budi lebih ke dalam dan ada di sebelah kiri,” kata Kashartadi. ”Upaya ini diharapkan bisa menjadi solusi untuk meredam pergerakan para pemain Chonburi FC.Mereka biasa bermain cepat dengan memaksimalkan agresivitas para pemainnya, ”lanjutnya.

    Jika ada perubahan skema,Kolev yang sudah ada di Thailand sejak awal pekan ini mungkin akan menurunkan Oktovianis ’Okto’ Maniani.Okto pun bisa diturunkan sebagai suksesor Rendi Siregar di sisi kanan. Untuk gelandang energik Mahadirga Lasut yang disimpan,bisa dimainkan pada menitmenit krusial babak kedua.

    Strategi ini pernah dipakai Kolev saat SFC menahan klub Thailand lainnya, Muangthong United,pada play-off Liga Champions Asia (LCA) 2011.Taktik ini juga sukses kala Laskar Wong Kito mengalahkan TSW Pegasus pada pertandingan pamungkas fase Grup F. ”Kalian tentu tahu bagaimana kualitas lawan kami sekarang.

    Mereka selalu bermain dengan sangat baik saat di kandang. Bahkan,klub kuat sekelas Persipura saja tidak berkutik dan kalah 1-4.Jadi,jalan satusatunya adalah bermain bertahan sambil menciptakan counterattack,”ungkap Kolev.

    Suntikan semangat bertarung Ponaryo dkk pada laga ini juga diberikan manajemen SFC.Janji bonus sebesar Rp 250 juta akan digelontorkan ke kantong pemain Laskar Wong Kito jika menang dan lolos ke perempat final.
  • Klasmen Sriwijaya FC

    Klasmen Go-Jek Traveloka Liga 1 2017/2018.

    Alamat

    Palembang, Sumatra Selatan

    EMAIL

    atobelitang@gmail.com