Persipura Gasak ISL ALL Star

Sebuah laga besar terjadi di Stadion Mandala, antara Persipura Jayapura dengan tim ISL All Star. Kedua tim tampil dihadapan puluhan ribu penonton yang memadati stadion dan dibuka dengan atraksi tarian budaya khas Papua.

FC Sriwijaya


Kedua tim mengawali pertandingan dengan saling bertukar serangan cepat. Hasilnya sudah bisa terlihat di menit ke tiga, ketika M. Ridwan mampu mencuri bola dari kawalan Ortisan Solossa namun bola tendangannya masih bisa diselamatkan Yoo Jae Hoon

Persipura sendiri tidak mau kalah dan balik melakukan tekanan. Pada menit ke sembilan tendangan Zah Rahan hasil umpan one-two sentuhan dengan Boas masih berhasil dihadang kiper dan menghasilkan tendangan pojok.

Kedua tim benar-benar memainkan permainan terbuka yang efektif dan saling mengancam. Di menit 30 Aldo Bareto sukses memberikan umpan cantik kepada M.Ridwan. Melewati ortisan solossa dengan gerakan impresif, pemain Sriwijaya FC tersebut berhasil mengkonversi umpan tersebut menjadi sebuah gol indah.

Gol tersebut seakan menghentak kubu tim berjuluk mutiara hitam tersebut. Melalui Zah Rahan dan Boas Solossa, anak-anak Persipura dengan gencar melakukan penyerangan ke lini belakang tim ISL All Star.

Menit ke 39 Zah Rahan berhasil membuat seisi stadion bergemuruh lewat gol yang dilesakkannya ke gawang Persipura, hasil kerja sama dengan Boas Solossa. Skor itu sendiri bertahan hingga peluit babak bertiup tanda pertandingan usai.

Memasuki babak kedua, kedua tim tampak tidak mengendurkan semangat untuk saling menyerang. Hasilnya setelah sembilan menit bermain, Tinus Pae yang mendapat bola dari Titus Bonai gagal menemui sasaran tembak yang benar dan bola melebar dari gawang.

Persipura praktis menekan pertahanan ISL All Star, sementara tim yang dilatih Nilmaizar tersebut hanya membalasnya dari serangan balik yang kerap kandas di tengah lapangan. Menit ke 73, tendangan Boas kembali gagal menaklukan kiper Kurnia Mega yang masuk menggantikan Fery Rotinsulu menjelang akhir babak pertama karena cedera.

Delapan menit menjelang akhir, Zah Rahan membuat seisi stadion Mandala kembali bergolak. Mendapat umpan dari Boas, pemain Liberia ini menggiring bola dan tanpa kesulitan melesakkan bola tersebut kedalam gawang. Kedudukan 2-1 ini sendiri pada akhirnya tidak berubah hingga akhir pertandingan dan Persipura Jayapura memberikan kebahagiaan besar bagi para suporternya karena menyempurnakan gelar dengan menaklukan ISL All Stars.

http://bola.okezone.com/

Read Also:

Related Posts
Disqus Comments