Wong Kito Optimistis

Sriwijaya FC wajib meraih poin tambahan saat bertandang ke markas Persiba Balikpapan dalam lanjutan Liga Super Indonesia (LSI) hari ini (Minggu, 5/6).

FC Sriwijaya


Minimal satu poin harus diperoleh anak asuh pelatih Ivan Venkov Kolev jika ingin tetap mengejar posisi terhormat di papan atas klasmen sementara. Saat ini Ponaryo Astaman dkk masih mogok di posisi enam, dengan torehan 38 poin atau defisit satu poin dari Persisam Samarinda,yangberadadiposisi lima dan dua poin dari Arema Indonesia di tempat keempat.

Jadi, jika SFC berhasil menahan imbang atau bahkan menang melawan Persiba nanti, otomatis mereka akan menggeser Elang Borneo—julukan Persisam—posisi lima. Apalagi Arema Indonesia dipastikan bisa mengalahkan lawannya Persela Lamongan di laga kandang kemarin malam.

Optimisme pantas diusung pasukan mantan arsitek Timnas Indonesia ini.Selain membawa 18 pemain terbaiknya, seluruh anggota tim yang berangkat berada dalam kondisi baik dan siap diturunkan. Apalagi di dua laga kandang sebelumnya melawan permainan SFC terlihat semakin kompak.

Meskipun,saat itu kondisi tim dalam keadaan lelah setelah melakukan perjalanan jauh ke Thailand menghadapi Chonburi FC di babak 16 besar Piala AFC,sehingga ditahan imbang Persija dengan skor 3-3. Namun, di pertandingan berikutnya, Laskar Wong Kito sukses menuntaskannya saat meraih kemenangan 2-1 atas PSPS Pekanbaru.Tren positif yang ditunjukkan diharapkan bisa membuat semangat para pemain agar bisa kembali memperlihatkan bentuk permainan yang terbaik mereka.

Mental bertanding para pemain SFC sempat down akibat mereka dituntut harus fokus di Piala Asia selain LSI.Kondisi itu terjadi akibat padatnya jadwal pertandingan yang harus dilakukan sehingga stamina dan pikiran pemain terkuras habis.Tetapi, seiring kegagalan melaju ke babak delapan besar Piala Asia, kini seluruh persiapan yang telah dilakukan akan dicurahkan sepenuhnya di empat laga sisa LSI.

Seluruh pemain dalam kondisi bugar dan siap bertanding. Jika melihat dua pertandingan sebelumnya, mereka banyak mengalami kemajuan dalam mengontrol permainan, baik saat menyerang maupun bertahan.“ Jadi,meskipun kita gagal atas Persija, tetapi terlihat pemain kita sudah terbiasa menghadapi tekanan, sehingga bisa bermain lebih rileks dan itu penting bagi tim yang akan menjalani laga away seperti kita,”papar Kolev.

Pengalaman bertanding melawan tim-tim kuat di Piala AFC,menurut dia, telah menjadikan karakter pemain SFC lebih baik dan bertambah kuat.Apalagi di pertandingan kali ini, dua pemain bertahan yang sempat absen di laga sebelumnya, seperti bek elegan Claudiano Alves Dos Santos dan M Ridwan, sudah bisa kembali diturunkan.

Sementara itu,pelatih Persiba Balikpapan Hariyadi saat dihubungi mengaku sudah memegang kunci strategi calon lawannya.Hanya,dia tidak merinci secara jelas. Namun, pada setiap latihan, para pemainnya terus diingatkan agar mengunci dua pemain kunci SFC, seperti Keith Gayamba Gumbs dan Budi Sudarsono. Kedua pemain ini memiliki naluri gol yang sangat berbahaya bila sudah masuk dalam kotak penalti.

“Kuncinya ada di Budi dan Gumbs, dua pemain itu harus kita hadang agar mereka tidak bisa memiliki kesempatan untuk berada di kotak penalti kita. Karena kalau sampai itu terjadi, kami akan mengalami kesulitan,” ujarnya seusai memimpin sesi latihan di stadion Persiba,Rabu (1/6) sore.

Mantan pelatih Diklat Salatiga ini mempelajari strategi Ivan Kolev setelah menyaksikan siaran langsung pertandingan SFC menjamu Persija Jakarta,Minggu (29/5) di Stadion Jakabaring, Palembang.Walaupun saat itu Laskar Wong Kito tidak mampu menang di hadapan publiknya sendiri,Hariyadi memiliki catatanpentingbahwamentalGumbs dkk begitu kuat.

Sumber: Sindo

Read Also:

Related Posts
Disqus Comments