BOAZ TETAP DIBAWA

Tim nasional (timnas) Indonesia sudah menetapkan 19 nama untuk pertandingan leg pertama Pra- Piala Dunia 2014 saat melawan Turkmenistan. Dari semua yang dibawa, Boaz Solossa salah satu pemain yang masuk daftar rombongan.

FC Sriwijaya


Setelah empat hari absen latihan,striker milik Persipura Jayapura itu bergabung dalam persiapan kemarin.Masa adaptasi Boaz pun hanya kemarin dan latihan terakhir hari ini.Tapi,kapten pasukan Mutiara Hitam,julukan Persipura,itu masuk skuad inti pada laga akhir pekan ini.

Boaz memang jadi pemain terakhir yang ditunggu Wim Rijsbergen selama pemusatan latihan.Walau hanya dua kali berlatih,top skor Djarum Indonesia Super League (ISL) 2010/2011 itu tetap jadi pilihan untuk mengisi lini depan skuad Merah Putih. Juru gedor timnas Indonesia ke markas Turkmenistan pun diisi Boaz bersama penyerang naturalisasi Cristian Gonzales dan Bambang ’Bepe’ Pamungkas.

”Kondisi Boaz stabil.Kita tahu dia tidak terlalu lama absen bertanding,”kata Asisten Pelatih Timnas Rahmad ’RD’ Darmawan,kemarin. Dijamu The Green Man,julukan timnas Turkmenistan, Indonesia tak muluk-muluk dalam mencanangkan target.

Walau tetap mengusung permainan menyerang,strategi bertahan tetap jadi prioritas skuad Merah Putih. Jika dipantau dari empat hari masa pemusatan latihan,cukup terlihat komposisi starting eleven timnas. Rencananya akan ada dua formasi andalan untuk pasukan Indonesia pada laga ini,yaitu 4-3-3 dan 4-2-3-1.

Saat menggunakan formasi 4-3-3,tiga trisula pemain tengah sepertinya akan ditempati Firman Utina,Ahmad Bustomi, dan M Ridwan.Untuk tiga juru gedor, Gonzales,Boaz,dan Oktovianus ’Okto’ Maniani sepertinya akan jadi pilihan utama. Selain formasi 4-3-3,Wim juga akan melakukan variasi strategi menjadi 4-2-3-1.

Jika memakai skema ini,Bustomi dan Toni Sucipto sepertinya yang akan diplot sebagai dua gelandang bertahan. Lalu Firman,Ridwan,dan Okto bisa diposisikan sebagai penunjang Bochi, sapaan akrab Boaz,sebagai striker tunggal. Sementara untuk kuartet lini pertahanan, barisan ini kemungkinan besar memakai M Nasuha dan Zulkifli Sukur di sisi kanan dan kiri.

Mereka membantu M Roby serta Ricardo Salampesy yang jadi duet bek tengah. ”Kami memang akan bermain lebih bertahan.Tapi,kami akan tetap mencari kesempatan untuk menyerang.Yang paling penting,kami akan lebih mengutamakan kebutuhan tim pada saat melawan Turkmenistan nanti,”cetus RD.

Dukungan agar timnas bisa tampil maksimal dilontarkan Ketua Umum (Ketum) PSSI Djohar Arifin Husin.Suksesor Nurdin Halid ini mengatakan tahu betul kesulitan pemain dengan persiapan mepet. Pengalamannya sebagai mantan pesepak bola jadi satu ukuran begitu pahamnya Djohar.

Tapi,pria asal Medan ini percaya kalau para pemain timnas memiliki semangat bertarung dan keinginan kerja keras tinggi. ”Timnas memiliki waktu yang sedikit untuk melakukan segala persiapan.

Karena itu, saya paham betul bagaimana kondisi para pemain sekarang.Untuk itu,kami mengharapkan adanya support yang lebih atas perjuangan timnas,”tandas Djohar.

Read Also:

Related Posts
Disqus Comments