Laskar Wong Kito Gelar Diskusi Sepak Bola tanpa APBD

Menyikapi larangan pemerintah pusat terkait penggunaan dana APBD musim depan untuk klub sepakbola profesional,PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM) selaku pengelola klub peserta Liga Super Indonesia (LSI) rencananya hari ini sekitar pukul 09.00 WIB akan menggelar diskusi dengan tema “Membumikan SFC Tanpa ABPD Musim 2011/2012”di Ball Room Hotel Swarna Dwipa.

FC Sriwijaya

Direktur Teknik dan SDM PT SOM Hendri Zainudin mengatakan,target SFC ke depan memang tidak lagi menggunakan APBD seiring keluarnya aturan dari Mendagri.Diharapkan diskusi ini akan muncul ide-ide segar untuk pengembangan bagaimana cara SFC mencari dana di musim mendatang. Ditambahkannya,format acara ini nantinya dalam bentuk diskusi dengan mengundang para peserta yang berasal dari stakeholder SFC,relasi dan sponsorship, kemudian para perwakilan suporter dan pemain SFC.Sekitar 150 peserta diskusi akan diundang dan duduk di meja bundar.

Masing-masing meja akan hadir satu pemain SFC,sehingga diharapkan para peserta lebih kenal dekat dengan para pemain Sriwijaya FC. Adapun pembicara adalah Gubernur Sumsel Alex Noerdin sebagai (keynote speaker) sekaligus membuka acara, Presiden Klub Sriwijaya FC Dodi Reza Alex, praktisi bidang marketing PSSI,wartawan Bola,perwakilan suporter,serta pimpinan KONI dan BUMN yang beroperasi di Sumsel. “Nantinya akan ada beberapa permainan seperti kuis dan doorprize dalam acara diskusi ini,”jelasnya.

Menurut Hendri,para peserta yang bisa menyampaikan ide terbaiknya bagi SFC ke depan tanpa APBD akan mendapatkan hadiah berupa jersey SFC,handpone,dvd, serta hadiah menarik lainnya.Dengan cara ini diharapkan para peserta diskusi akan terpacu untuk mengeluarkan sarannya demi kemajuan Laskar Wong Kito. Terpisah,Gubernur Sumsel Alex Noerdin mengaku optimis Sriwijaya FC bisa mandiri meski tanpa kucuran dana dari APBD Sumsel.

Dia yakin,dengan kesolidan jajaran manajemen yang sekarang ini meski akan berat tetapi masih di atasi,meskipun kebutuhan dana untuk musim depan minimal Rp28 miliar.

Read Also:

Related Posts
Disqus Comments