Manajemen Belum Beri Kepastian Kontrak - Pemain Wong Kito Mulai Resah

Sriwijaya FC (SFC) memang sudah secara resmi mengumumkan nama pelatih baru.Kas Hartadi dari asisten pelatih menjadi pelatih bersama Keith Jerome ’Kayamba’ Gumbs.

FC Sriwijaya


Namun,hingga saat ini PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM),selaku manajemen SFC,tak kunjung memberikan kepastian siapa saja pemain yang akan diperpanjang kontraknya. Padahal,sebelumnya pihak manajemen SFC telah berjanji,setelah urusan pelatih selesai, mereka akan langsung melanjutkannya dengan membicarakan kontrak terhadap pemain.

Nyatanya,hingga kini belum satu pun dari 19 pemain yang dinyatakan aman secara resmi dihubungi dan diminta persetujuannya untuk melanjutkan kerja sama dengan Laskar Wong Kito untuk musim kompetisi 2011/2012. Pihak manajemen pun malah terkesan sibuk dengan urusannya sendiri-sendiri.

Mereka bahkan hingga kini belum mau menjelaskan berapa dana yang akan disediakan untuk merekrut pemain. Mereka juga sangat percaya diri dan tidak khawatir para pemain bintang yang ada di SFC bakal dibajak oleh klub lain. Sebab,bukan tak mungkin klub lain lebih berani melakukan negosiasi serta menggoda dengan memberikan nilai kontrak tinggi.

Kepastian mengenai belum adanya pembicaraan terkait kontrak baru terhadap 19 punggawa SFC yang katanya masih akan tetap dipertahankan diperoleh dari mulut bek Bobby Satria.’’Wah,saya juga tidak tahu seperti apa nantinya nasib kami.Sebab,jujur saja saya belum mendapatkan kabar selanjutnya dari seluruh manajemen SFC,’’ tuturnya.

’’Memang ada sih beberapa waktu lalu mereka mengatakan kalau saya masih tetap di SFC.Tapi untuk masalah kontrak manajemen,belum membicarakan ke tahap itu.Kalau menurut saya pemain lain juga belum.Setahu saya ya seperti itu,’’ ungkap Bobby.

Terpisah,Direktur Teknik dan SDM PT SOM Hendri Zainuddin mengaku sama sekali tidak mempunyai maksud untuk mengambangkan nasib pemain.Namun, para punggawa Laskar Wong Kito masih terikat kontrak kerja selama Agustus. ’’Kami mempunyai alasan sendiri mengenai hal itu,’’ ujarnya.

’’Memang pemain belum mendapatkan perpanjangan kontrak kerja.Pasalnya, kami juga tidak tahu alokasi dana musim depan seperti apa dan pasar transfer pemain dan harga pemain seperti apa nantinya,’’ tambahnya.

Lebih lanjut,Hendri menyatakan dirinya berharap agar PT Liga Indonesia dapat menekan harga pemain musim depan setelah klub dilarang menggunakan dana APBD.Itulah alasan fundamental mengapa Hendri tidak mau gegabah dalam mengambil tindakan.

http://www.seputar-indonesia.com

Read Also:

Related Posts
Disqus Comments