Sriwijaya FC Berburu Dana Rp 28 Miliar

Menghadapi musim kompetisi Liga Super Indonesia (LSI) mendatang, Sriwijaya FC melalui manajemen PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM) kini tengah mencari dana dari sponsorship. Menurut Augie Bunyamin, Direktur Keuangan PT SOM, Kamis (7/7), manajemen klub berjuluk Laskar Wong Kito tersebut kini tengah berburu mencari dana dari sponsor sebesar Rp 28 miliar.

FC Sriwijaya


“Dana sebesar Rp 28 miliar tersebut akan digunakan untuk mendanai gaji pemain, pelatih dan ofisial tim, akomodasi serta transprotasi Sriwijaya FC selama menjalani kompetisi,” kata Augie.

Jumlah dana yang dibutuhkan pada musim kompetisi 2011/2011 tersebut, menurut Augie, lebih kecil dibandingkan kebutuhan dana pada musim kompetisi 2010/2011 yang mencapai Rp 40 miliar. Pada musim lalu, Sriwijaya FC selain mengikuti LSI juga ikut babak play off Liga Champions Asia dan Piala AFC. Jika musim nanti hanya mengikuti LSI, manajemen membutuhkan dana sekitar Rp 28 miliar.

Untuk melakoni musim kompetisi mendatang, Sriwijaya FC tidak lagi akan mendapat kucuran dana dari APBD melalui KONI Sumatera Selatan (Sumsel). Tanpa ada dana dari pemerintah daerah, manajemen harus berburu dana dari sponsor.

“Manajemen tengah melakukan pendekatan dengan BUMN dan BUMD serta perusahaan swasta yang beroperasi di Sumsel. Selain mencari sponsor baru, kami juga melakukan pembicaraan serius dengan sponsor lama,'' katanya. ''Harapan kami mudah-mudahan kebutuhan dana tersebut bisa teratasi.''

Bank Sumsel musim lalu mengucurkan dana Rp 5 miliar. Sementara, PTBA Tbk mengucurkan dana Rp 3 miliar. Selain dua sponsor tersebut, kini manajemen Sriwijaya FC tengah mendekati sponsor BUMN dari PT Pusri Palembang dan PT Pertamina serta perusahaan migas swasta seperti PT Conocophilips.

Read Also:

Related Posts
Disqus Comments