• Antara Tugas Asisten Pelatih dan Kewajiban Timnas

    Manajemen Sriwijaya FC (SFC) tak lagi memperpanjang kontrak Ivan Venkov Kolev.Klub berjuluk Laskar Wong Kito itu pun langsung mencari suksesor Kolev dan pilihannya tak jauh dari internal SFC musim lalu.

    FC Sriwijaya


    Arsitek SFC musim depan adalah asisten Kolev,Kas Hartadi,dan dibantu Keith Jerome ’Kayamba’ Gubms.Khusus Kayamba,meski sebagai asisten pelatih atau tangan kanan Kas,pemain ini juga tetap pilar inti lini depan Laskar Wong Kito. Tapi,Kayamba sekarang dalam dilema.

    Kondisi itu bukan masalah dobel job desk di klubnya sehingga dia bingung,tapi statusnya sebagai pemain tim nasional (timnas) St Kitt and Nevis.Pemain berusia 38 tahun itu sampai saat ini masih jadi andalan The Sugar Boyz,julukan timnas St Kitt and Nevis. Bagi Kayamba,membela timnas adalah sebuah keharusan sebagai pesepak bola.

    Tapi, empat tahun membela SFC dan mendapat kepercayaan sebagai asisten pelatih plus tetap jadi ikon klub ini tentu bukan penghargaan yang mudah dikesampingkan. ”Saya sudah lapor kepada manajemen.Saya jelaskan semua terkait panggilan dari timnas St Kitt and Nevis. Mungkin nanti saya akan banyak meninggalkan klub untuk memenuhi panggilan membela timnas,”kata Kayamba, akhir pekan lalu.

    Kayamba mengungkapkan,sederet jadwal timnas negaranya sudah di tangannya.Terlebih The Sugar Boyz akan melakoni Pra-Piala Dunia 2014 untuk Zona Amerika Utara,Tengah,dan Karibia. Bersama SFC,penyerang yang lama berkiprah di Hong Kong ini sudah akan memulai latihan lagi bulan depan.

    St Kitts and Nevis akan melakukan pertandingan pada awal bulan depan. Kayamba dkk akan menjamu Puerto Riko pada 3 September dan empat hari menantang tuan rumah Saint Lucia. Padahal,SFC akan memulai latihan pada 5 September.Selain itu,St Kitt and Nevis akan bertarung lagi pada Oktober dan November.

    ”Dari informasi yang saya peroleh melalui pelatih,St Kitts Nevis akan berada satu grup dengan Kanada,Puerto Riko,dan Saint Lucia.Jika melihat kekuatan tiga negara lainnya,saya yakin kami bisa lolos. Saingan paling berat hanya Kanada,” ungkap mantan pemain Sabah FA ini.

    Tapi,Kayamba mengatakan belum pasti akan turun di semua pertandingan timnas negaranya. Karena itu,ayah dua anak ini meminta kepastian dirinya akan dimainkan melawan negara mana saja pada PPD 2014. Jika dia nanti hanya akan duduk di bangku cadangan,Kayamba lebih memilih tetap berada di Palembang bersama SFC.

    ”Jadi,semuanya masih belum pasti.Karena, saya akan menunggu informasi lebih lanjut dari pelatih mengenai hal ini,”cetusnya. Kayamba juga menjelaskan,sambil menunggu kabar tersebut,dirinya memilih menetap di Palembang dan tidak kembali ke Australia,kampung halaman istrinya.

    ”Sekarang saya harus mengurus Kitas (Kartu Izin Tinggal Sementara) yang masa berlakunya hampir habis.Saya seorang pemain profesional,jadi tidak ingin ada persoalan pada masa yang akan datang,”tandas pencetak 47 gol bagi timnas negaranya itu.

    Dari manajemen SFC,mereka memahami kondisi Kayamba.”Kami tidak akan menghalang-halangi jika Kayamba ingin bermain untuk timnas.Sebab,itu kewajiban setiap warga negara,”tandas Direktur Teknik dan SDM PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM) Hendri Zainuddin.
  • Klasmen Sriwijaya FC

    Klasmen Go-Jek Traveloka Liga 1 2017/2018.

    Alamat

    Palembang, Sumatra Selatan

    EMAIL

    atobelitang@gmail.com