Dua Tempat untuk Putra Daerah

Sriwijaya FC (SFC) berjanji tetap akan memberikan tempat bagi dua pemain lokal Sumatera Selatan (Sumsel) di skuadnya.Dengan tambahan ini,artinya musim depan tim peraih double winners ini bakal dihuni oleh lima pemain yang berstatus putra asli daerah.
FC Sriwijaya


Ya,sebelumnya tim berjuluk Laskar Wong Kito ini telah menyatakan bakal mengontrak kembali Andi Irawan sebagai kiper ketiga SFC dan gelandang Jeki Arisandi.Kedua pemain muda ini memang sejak musim lalu telah berhasil menembus tim senior meskipun masih terus berada di bawah bayang-bayang pemain inti lainnya.

Musim ini,giliran M Sobran yang merupakan salah satu punggawa tim sepakbola Sumsel di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XVI lalu akhirnya juga berhasil mengikuti jejak dua juniornya tersebut. Di SFC nanti,Obonk,pangilan M Sobran, akan di plot sebagai pelapis Supardi di posisi bek sayap kanan.

Kedua pemain ini sebenarnya merupakan rekan satu angkatan di Diklat Sepakbola PPLP Palembang 2000-an lalu sebelum akhirnya sama-sama saling bahu membahu merebut medali emas di PON XVI Palembang.

“Sementara untuk dua nama pemain lokal yang akan kita rekrut nanti belum bisa saya sebutkan sekarang,dan akan kami umumkan saat penandagangan kontrak dilaksanakan.Dalam waktu dekat ini,”tutur Pelatih SFC Kas Hartadi.

Kas masih enggan membocorkan siapa kedua pemain tersebut karena ada alasan tertentu. Namun dia mengaku telah mengantonginya nama keduanya sehingga dipastikan tidak lagi dibutuhkan waktu untuk melakukan seleksi.

“Saya sudah mengamati perkembangan mereka sejak lama,jadi setelah pihak manajemen mengatakan untuk tahun depan akan kembali menambah pemain lokal Sumsel,saya langsung merekomendasikan beberapa nama,”jelasnya.

Dengan terus ditambahnya kuota pemain lokal Sumsel dari tahun ke tahun, diharapkan secara perlahan dapat mengurangi ketergantungan SFC dengan pemain luar Sumsel. Sehingga ke depan regenerasi pemain sepak bola profesional di Bumi Sriwijaya akan terus berkembang.

Pasalnya,publik sepakbola Sumsel barubaru ini sempat meradang akibat tim sepak bola Sumsel ternyata gagal lolos menuju PON XVIII di Kepulauan Riau 2012 mendatang setelah menjadi juru kunci di ajang pra PON di tingkat Sumatera belum lama ini.

Padahal,di kancah sepak bola nasional nama Sumsel melalui SFC sangat disegani lawan-lawannya.Tetapi nyatanya kondisi tersebut tidak bisa menular pada ajang kompetisi multi event antardaerah empat tahunan tersebut,ini jelas memalukan.

“Kita sangat setuju dengan adanya penambahan kuota pemain lokal Sumsel di tubuh SFC,karena dengan cara ini mudahmudahan ke depan kita (Sumsel) bisa mengikuti jejak SFC yang telah berhasil menorehkan banyak prestasi,”ungkap Ketua Beladas Korwil Simanis Qusoy.

Read Also:

Related Posts
Disqus Comments