• KANS TIMNAS TERBUKA

    Tim nasional (timnas) Indonesia bakal bertarung dengan Iran, Qatar, dan Bahrain. Tiga negara asal Asia Barat itu jadi lawan skuad Merah Putih di Grup E kualifikasi babak ketiga Pra-Piala Dunia (PPD) 2014 Zona Asia. Peluang Indonesia melaju pun lebih terbuka.


    FC Sriwijaya

    Drawing babak ketiga yang dilakukan di Rio de Janeiro,Brasil,Minggu (31/7) dini hari, untuk Grup E dianggap paling ”beragam”. Sebab,selain Indonesia,timnas lainnya adalah kekuatan dengan gaya main sejenis. Skuad Merah Putih pun dinilai lebih beruntung dibandingkan dua wakil Asia Tenggara lainnya.

    Thailand yang melaju mengalahkan Palestina di babak sebelumnya bergabung di pool keras. Pasukan berjuluk The War Elephants itu harus meladeni timnas rasa Eropa,yakni Australia lalu Arab Saudi plus Oman di Grup D.Untuk Singapura,anak asuh Radojko Avramovic ini masuk Grup A bersama Irak,Yordania,dan China.

    ”Ada hal yang sangat menarik dalam undian kali ini. Karena,ketiga tim yang akan dihadapi timnas nanti memiliki tipikal permainan yang hampir sama.Selain itu, ada dua tim yang memiliki cerita bagus dengan timnas,”kata Asisten Pelatih Timnas Rahmad ’RD’ Darmawan.

    Hanya,RD tetap mengingatkan timnas harus memiliki persiapan yang lebih matang. ”Tapi,lawan yang akan dihadapi pasti berbeda kondisi terkininya.Ketiga tim yang akan dihadapi nanti tetap punya kekurangan dan kelebihan yang harus diperhatikan,”lanjutnya. Dua calon lawan timnas,yakni Qatar dan Bahrain bukan lawan asing bagi Firman Utina dkk.

    Pada Piala Asia 2004,gol dari Budi Sudarsono dan Ponaryo Astaman membuat arsitek Qatar asal Prancis Philippe Troussier terdepak selepas laga perdana. Penyebabnya, Indonesia kala itu menang 2-1 atas Qatar.Bambang ’Bepe’ Pamungkas dan Hamka Hamzah adalah skuad Indonesia kala itu,yang hingga kini masih membela timnas.

    ”Kala itu,Qatar menganggap kita sebelah mata.Namun,timnas mampu menang. Tapi,kekuatan Qatar pasti akan berbeda.Hanya,tidak ada yang tidak mungkin dalam sepak bola,”kata Hendro Kartiko,kiper Persija Jakarta yang ketika itu jadi penjaga gawang utama timnas.

    Lalu,untuk Bahrain,laga pembuka Piala Asia 2007,pasukan Al-Ahmar juga ditumbangkan skuad Merah Putih.Ketika itu, Indonesia juga menang 2-1. Pemain yang hingga kini masih membela timnas selain Bepe ada M Ridwan, Ricardo Salampessy,Eka Ramdani,Firman Utina, Supardi,plus duo kiper Ferry Rotinsulu dan Markus Haris Maulana.

    Menuju kewajiban di PPD,gambaran kekuatan lawan juga jadi satu hal yang harus dimiliki timnas.RD yang akan fokus sebagai pelatih kepala timnas U-23 menilai Iran pasti akan sulit dihentikan.Apalagi,Team Melli sekarang dilatih arsitek asal Portugal Carlos Queiroz.

    Pengalaman Queiroz bekerja untuk Manchester United (MU),Real Madrid, serta timnas Portugal adalah jaminan mutu. Lalu Qatar juga memiliki ambisi besar lantaran bakal jadi tuan rumah Piala Dunia 2022.Mereka juga punya sejumlah pemain naturalisasi yang jadi andalan timnasnya.

    Untuk Bahrain,pada Piala Dunia 2010 lalu mereka hampir lolos ke putaran final. Namun,di laga play-off melawan tim terbaik Zona Oceania,Selandia Baru,tersungkur dengan kekalahan agregat hanya 0-1.

    ”Iran punya prestasi sangat bagus,baik di Asia maupun dunia.Kekuatan mereka sulit sekali ditebak.Mereka sebenarnya sedang dalam masa-masa penurunan prestasi. Meski begitu,tetap saja Iran dihuni pemainpemain syarat pengalaman dan bermain di kompetisi Eropa,”cetus RD.

    RD pun mengharapkan timnas memaksimalkan persiapan menuju laga perdana Grup E di kandang Iran pada 2 September mendatang.Waktu Wim Rijsbergen menangani Firman dkk efektif kurang dari satu bulan. ”Sisa waktu yang hanya satu bulan persiapan,tentu harus menjaga level dan kondisi fisik ke tingkat yang ideal.Jika ada kendala puasa,tiga tim lainnya juga memiliki kendala yang sama,”tuturnya.

    ”Saya rasa Coach Rijsbergen nanti akan mengukur volume dan intensitas masamasa berlatih timnas.Mereka pasti memperhitungkan semuanya dengan sematang mungkin, ”lanjut mantan pelatih Persipura Jayapura dan Sriwijaya FC (SFC) ini.

    Sementara itu,Komite Eksekutif (Exco) PSSI Bob Hippy mengatakan,semua calon lawan timnas juga menghadapi masa persiapan dalam bulan puasa.Exco yang jadi koordinator timnas memiliki keyakinan yang sama seperti yang disampaikan RD.

    Mantan punggawa timnas era 1960-an ini optimistis dengan peluang Firman dkk lebih terbuka melaju dari babak ini.Apalagi, Rijsbergen juga memiliki pengalaman menukangi klub asal Arab Saudi,Al-Ittifaq, yang dinilai memiliki gaya main hampir sama dengan tiga calon lawan timnas.

    ”Semua tim di grup ini akan terkendala dengan masalah puasa.Saya kira Rijsbergen sudah paham dengan kondisi tersebut.Sebab,dia sempat menukangi tim dengan mayoritas pemainnya muslim,”tutur Bob.

    Mengenai tiga calon lawan yang wajib diwaspadai,Bob menilai Qatar adalah tim yang bisa saja mengejutkan.Berawal dari tim biasabiasa saja,sekarang pasukan berjuluk Annabi ini muncul sebagai kekuatan baru Asia.

    ”Sepertinya,Qatar punya persiapan yang sangat bagus.Mereka punya potensi mengejutkan. Untuk dua tim lain, saya kira kekuatannya cukup berimbang,” tandas Bob.
  • Klasmen Sriwijaya FC

    Klasmen Go-Jek Traveloka Liga 1 2017/2018.

    Alamat

    Palembang, Sumatra Selatan

    EMAIL

    atobelitang@gmail.com