Saatnya Bereksperimen

Makin mendekati laga uji coba menghadapi Bintang Babel FC, Sriwijaya FC (SFC) kini semakin serius mempersiapkan diri. Saat ini Pelatih Kepala SFC Kas Hartadi terus berusaha mematangkan persiapan dengan mencoba menerapkan beberapa formasi.

FC Sriwijaya


Meskipun sejak awal telah berencana mematenkan formasi 4-4-2,dengan kehadiran sejumlah pemain baru membuat pelatih asal Solo ini berencana untuk sedikit berkreasi dengan mengembangkannya menjadi skema 4-3-3 ataupun 3-5-2. Dengan komposisi pemain yang dimiliki saat ini,sangat memungkinkan Kas untuk mencoba beberapa skema pertandingan.

Tinggal bagaimana penerapannya di lapangan nanti serta menyesuaikan dengan kondisi tim,apakah sedang bermain di kandang sendiri atau ketika melakoni laga tandang dan juga kondisi lapangan. Kas merasa beruntung lantaran skuadnya bermaterikan para pemain yang memiliki kualitas hampir merata di setiap lini.

Dengan begitu,dia bisa banyak melakukan kreasi dalam setiap pertandingan,apakah mau menyerang atau bertahan. “Tadinya saya memang berencana mematenkan pola 4-4-2,tapi kami juga tetap mencoba variasi dengan mencoba pola lain,”ungkap mantan pemain klub era Galatama Kramayudha Tiga Berlian (KTB) ini.

Selama tiga hari melakukan pemusatan latihan di Provinsi Bangka Belitung (Babel), Kas sudah melakukan beberapa kali eksperimen.Sebut saja dengan menduetkan Keith Jerome ’Kayamba’ Gumbs dan Hilton Moreira di lini depan dalam format 4-4-2. Di tengah,dua gelandang di Firman Utina dan Ponaryo Astaman menjaga keseimbangan dengan ditopang dua sayap M Ridwan di kanan dan Siswanto di kiri.

Di belakang,Kas menempatkan empat bek sejajar,yakni Thierry Gathuessi,Nova Arianto di tengah,plus Rendy Siregar dan Supardi di bek sayap.Di bawah mistar Ferry Rotinsulu menjadi pilihan. Selanjutnya,dia juga mencoba formasi 4-2-1-3 dengan menempatkan Rizky Novriansyah bergantian dengan Budi Sudarsono sebagai targetman.

Di sayap, Kas mencoba Kayamba di kiri dan Ridwan di kanan. Lalu,Hilton dimainkan sebagai penyerang lubang ditopang dua gelandang penyeimbang Firman dan Ponaryo yang bergantian dengan Syamsul Chaeruddin. Sementara di belakang tetap digunakan back four Rendy,Thierry,Nova,dan Supardi.

“Skema itu (4-2-1-3) hanya akan kami pakai saat melakoni laga kandang atau saat tim kami sedang membutuhkan poin. Sementara untuk formasi di laga tandang, mungkin kami akan lebih bertahan dengan pola 3-5-2 atau tetap 4-5-1.Yang pasti,semua tergantung kebutuhan tim di lapangan nanti,”papar mantan asisten pelatih Ivan Venkov Kolev ini.

Dia menambahkan,selain mencoba beberapa pemain yang diproyeksikan di tim utama,Kas juga memadukan antara pemain inti dan pelapis.Ini sangat penting untuk mengantisipasi jika nantinya ada pemain tersebut tidak bisa bermain akibat cedera atau mengalami kelelahan.

Dalam percobaan itu,para supersub seperti Qischil,Mahyadi Panggabean, Ahmad Juprianto,M Sobran,M Markus Bahtiar,Jeki Arisandi,Andi Irawan bersaing ketat untuk mendapatkan penilaian terbaik dari pelatih.

“Sementara untuk Lim Joon-sik dan Santosh Sahukhala memang untuk sementara hanya menjadi pelengkap tim karena belum ada kejelasan siapa di antara mereka yang akan menjadi bagian dari tim ini,”pungkasnya.

Read Also:

Related Posts
Disqus Comments