Biasakan Jadwal Padat

Di tengah kisruh yang terjadi antara PSSI dan 14 klub terkait pelaksanaan Liga Indonesia musim 2011/2012, jajaran pelatih Sriwijaya FC (SFC) tetap fokus untuk mempersiapkan tim.

Seolah tidak terpengaruh apakah mereka nantinya akan mengikuti kompetisi Indonesian Premier League (IPL) atau Indonesia Super League (ISL),korps pelatih yang dipimpin oleh Kas Hartadi telah menyiapkan sejumlah rangkaian uji coba dengan pola satu pertandingan setiap tiga hari. Tujuannya untuk membiasakan para pemain dengan jadwal padat,jika nanti SFC akan mengikuti IPL dengan jumlah peserta sebanyak 24 klub.

Atau,jika ternyata tim berjuluk Laskar Wong Kito ini akan mengikuti ISL versi PT Liga Indonesia (PT LI) dengan jumlah peserta sebanyak 18 klub sesuai dengan keputusan kongres PSSI ke-11 di Bali. Ya,lantaran tidak memiliki jadwal bertanding hingga pelaksanaan SEA Games,11–22 November mendatang,SFC memutuskan untuk menggelar pemusatan latihan di Solo,8–18 November 2011.

Itu dilakukan karena SFC tak bisa menggunakan Stadion Gelora Sriwijaya, Jakabaring untuk mempersiapkan tim. Home base SFC itu fokus untuk acara opening dan closing ceremony SEA Games XXVI. Keputusan memilih Solo sebagai tempat latihan dan uji coba karena daerah tersebut merupakan salah satu daerah yang memiliki penggemar bola yang cukup netral.

Akibatnya, membuat banyak klub memilihnya sebagai tempat bertanding kala menjalani partai usiran. Selain itu,menurut Kas Hartadi,SFC dapat memanfaatkan Stadion Manahan dan Sriwedari sebagai tempat latihan dan juga uji coba.Untuk lawan uji coba,Kas telah mendapatkan kesediaan dari Persiba Bantul, PSIS Semarang,PSIM Yogyakarta,dan PS Sleman.

“Kesulitan utama SFC dalam masa persiapan kompetisi adalah tidak ada lapangan yang bagus untuk latihan.Itulah setelah mendapatkan pemberitahuan tidak ada jadwal kompetisi,saya minta kepada manajemen untuk melakukan TC di Solo,”ungkapnya.

Mantan punggawa timnas Indonesia era 1990-an ini menambahkan,dengan cara ini dia berharap agar para pemain tidak terlalu lama vakum dan tidak melakukan pertandingan karena hal itu dapat berdampak pada kondisi fisik dan juga kemampuan secara menyeluruh terhadap pemain. Jika terlalu lama latihan tanpa bertanding,Kas khawatir timnya lambat panas mengingat tim-tim lain telah bertanding lebih awal.

Laga perdana SFC untuk sementara telah ditetapkan pada 26 November melawan PS Semen Padang di kandang sendiri.“Pemain dikhawatirkan akan kaku saat di lapangan kalau tidak melakukan uji coba,”tandasnya.

Sebelumnya pemusatan latihan di Solo, SFC juga sempat memboyong seluruh timnya ke Bangka Belitung (Babel).Di sana, bersama Deltras Sidoarjo dan klub lokal, Bintang Babel FC,Laskar Wong Kito mengikuti turnamen segitiga Kampiun Babel Cup 2011. Hasilnya,SFC bisa jadi yang terbaik dengan meraih dua kemenangan dari dua pertandingan.

Dalam turnamen itu,Kas banyak mendapat gambaran soal timnya,terutama soal munculnya calon bintang baru dalam diri Risky Novriansyah.Pemain muda yang baru direkrut ini memperlihatkan potensinya sebagai targetman.

Read Also:

Related Posts
Disqus Comments