• Klub-Klub Eks ISL Hadiri RUPS PT Liga Indonesia

    Klub-Klub eks Indonesia Super League (ISL) musim lalu memastikan diri bakal ambil bagian dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT Liga Indonesia.

    RUPS sendiri rencananya bakal digulirkan mulai 22 Oktober atau hari ini. RUPS tersebut akan membawa amanat Kongres PSSI di Bali,yakni pengaturan komposisi saham 99% untuk klub dan sisanya milik PSSI.Diungkapkan anggota Exco La Nyalla Mattalitti,rencananya pada 22 dan 23 Oktober digelar pra-RUPS,yang dilanjutkan pembahasan pembagian saham pada 27 Oktober. “Kita mengusung hasil kongres di Bali bahwa saham mayoritas menjadi milik klub, sekaligus penegasan bahwa PT Liga Indonesia tetap mempunyai wewenang mengelola kompetisi mendatang.

    PT Liga Prima Indonesia Sportindo (LPIS) itu tidak sah,”ungkap La Nyala dihubungi kemarin. Dirinya memastikan klub-klub eks ISL bakal ambil bagian dalam forum RUPS, karena mereka masih berhak atas saham yang nantinya dibagikan.Dalam RUPS itu nantinya, juga dibicarakan jajaran direksi yang akan mengelola kompetisi musim mendatang. Pernyataan yang menyebut RUPS PT Liga itu ilegal,ditanggapi sinis oleh Ketua Pengprov PSSI Jawa Timur tersebut.

    Menurut La Nyala,justru PT LPIS yang ilegal karena mengganti begitu saja peran PT Liga Indonesia yang musim lalu menjadi pengelola ISL. Klub-klub di Jawa Timur yang musim lalu berlaga di ISL menyatakan bakal hadir di RUPS tersebut.Persela Lamongan dan Arema FC versi Rendra Kresna sudah menyatakan keseriusannya untuk terbang ke Jakarta dan mengikuti forum itu. “Persela pasti ikut.Kita sudah menugaskan salah satu perwakilan untuk ambil bagian dalam RUPS.Musim lalu Persela menjadi salah satu pemegang saham karena berlaga di ISL dan sampai saat ini kami menilai itu masih berlaku,”ungkap Ketua Harian Persela Lamongan Yuhronur Efendi.

    Persela merupakan klub eks ISL yang sepakat jika kompetisi tetap memakai format ISL layaknya musim lalu.Klub ini sudah berniat bulat tidak ambil bagian dalam kompetisi IPL yang dikelola PT LPIS dan memilih setia mengikuti ISL yang rencana digulirkan Desember. Sekaligus Laskar Joko Tingkirmendukung pembagian saham 99% untuk klub, dibanding komposisi yang ditawarkan kepengurusan PSSI sekarang.“Kami tetap yakin format ISL bakal lebih baik dibanding kompetisi yang mengakomodasi klub tidak jelas (24 klub),”cetusnya.

    Sementara itu,Arema FC juga berencana hadir dalam RUPS yang dipimpin CEO PT Liga Indonesia Joko Driyono.Namun,Arema yang terlibat adalah Arema versi Rendra Kresna yang musim lalu berlaga di ISL. Sebagai eks ISL,Arema versi Rendra menganggap masih berhak ambil bagian. “Musim lalu Arema FC masih berlaga di kompetisi ISL.Jadi,kami menilai masih berhak untuk mengikuti RUPS.Rencananya, kami memang akan mengirimkan perwakilan,”kata Media Officer Arema FC kubu Rendra Kresna,Sudarmaji. Arema versi Rendra memang memutuskan mengikuti alur ISL setelah ada perpecahan di antara klub-klub peserta liga.

    Pasalnya,Arema versi Muhammad Nur-Lucky Zaenal telah memutuskan untuk tetap ikut di kompetisi yang digariskan PSSI.Tak hanya mengikuti RUPS belaka,Arema versi Rendra yang dinyatakan tidak berhak mengelola klub Singo Edanitu juga mempersiapkan diri mengikuti kompetisi ISL.
  • Klasmen Sriwijaya FC

    Klasmen Go-Jek Traveloka Liga 1 2017/2018.

    Alamat

    Palembang, Sumatra Selatan

    EMAIL

    atobelitang@gmail.com