Lima Klub Tuding PSSI Berbohong

Sebanyak lima klub Indonesia Super League (ISL) menuding Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) melakukan kebohongan besar dengan menyebut mereka akan bermain di Indonesia Premier League (IPL). Kelima klub tersebut, yakni Persipura, Mitra Kukar, Wamena, Persidafon, Sriwijaya FC, memastikan akan tetap bermain di Liga Super Indonesia (ISL).

"Kami sayangkan sikap PSSI yang melakukan kebohongan publik, sebuah lembaga resmi sudah membuat satu kebohongan pada masyarakat bahwa kami sudah mengikuti liga prima (IPL), itu tidak betul," kata Direktur PT Sriwijaya Optimis Mandiri, perusahaan tempat Sriwijaya FC bernaung, Hendri Zainudin, dalam jumpa pers di Hotel Park Lane, Kamis, 27 Oktober 2011.

CEO PT Liga Prima Indonesia Sportindo Widjajanto dalam jumpa pers di kantor PSSI semalam mengatakan pihaknya telah menerima formulir pendaftaran dari 18 klub untuk ikut IPL. Widjajanto menyebut Persipura, Mitra Kukar, Wamena, Persidafon, dan Sriwijaya FC, masuk dalam daftar 18 klub calon peserta IPL.

Hendri Zainudin membantah klaim Widjajanto tersebut. Kelima klub yang diklaim akan ikut IPL tersebut, kata Hendri, tak mengakui PT Liga Prima Indonesia Sportindo sebagai operator kompetisi. Hendri menunjuk hasil kongres Bali yang menyebutkan koordinator kompetisi yang sah adalah PT Liga Indonesia. " Kami tetap dibawah naungan PSSI dengan kompetisi penyelenggaranya adalah PT Liga Indonesia," katanya.

Hal senada disampaikan Direktur Teknik Persiwa Wamena Agus Santoso. Persiwa, kata Agus, sampai detik ini belum pernah mengirim surat dalam bentuk apapun, apalagi formulir pendaftaran ulang, kepada PT Liga Prima Sportindo. "Kalau tadi malam PT Liga Prima mengumumkan salah satunya Persiwa itu bohong besar. Persiwa belum mendaftar ulang," katanya.

Bantahan juga datang dari Manajer Persidafon Iwan Nazarudin. Iwan mengatakan klubnya akan selalu menaati aturan. Dan aturan yang benar itu yaitu mengikuti hasil kongres di Bali yang menyebutkan operator kompetisi adalah PT Liga Indonesia, bukan PT Liga Prima Indonesia Sportindo. "Prinsipnya kami taat aturan," katanya.

Read Also:

Related Posts
Disqus Comments