PT LI Janjikan Rp 3 M untuk SFC

Di tengah kisruh soal regulasi liga dan kebijakan PSSI yang dinilai melanggar statuta, Rapat Umum Pemegang Saham (RSUP) PT Liga Indonesia di Hotel Park Lane Jakarta, Kamis (27/10), membuat beberapa keputusan yang dianggap berani dan memberikan pencerahan kepada klub peserta yang tidak lagi menggunakan APBD.

Sriwijaya FC dan 13 klub peserta dijanjikan Rp 3 miliar, jika memastikan diri mengikuti Liga Super Indonesia yang bergulir pada 1 Desember mendatang.

Demikan diungkapkan Direktur Teknik dan Sumber Daya Manusia (SDM) PT SOM, Hendri Zainuddin, Jumat (28/10).

Menurut dia, di antara hasil RUPS, pemegang saham kompetisi adalah 99% klub dan 1%, milik PSSI.

Sehingga klub berhak mendapatkan hak siar yang dipegang ANTV yang tahun ini akan menaikan nilai kontrak menjadi Rp 130 miliar.

“Sehingga semua klub akan diberi dana 3 miliar. Berarti SFC akan mendapat dana Rp 3 miliar untuk mengikuti kompetisi ISL musim ini,” kata Hendri.

Seperti diketahui PT LI sudah menyampaikan beberapa waktu lalu dengan mendapatkan kontrak hak komersial dengan angka fantastis mencapai Rp130 miliar, jumlah ini lebih besar dan terjadi lonjakan dari tahun-tahun sebelumnya yang hanya Rp10 miliar.

Jika dibandingkan dengan nilai kontrak Liga Prima Indonesia (LPI) yang kini hak komersialnya dipegang MNC Group sebesar Rp 100 miliar, jumlah nilai kontrak LSI dinilai lebih besar Rp30 milar.

Disoal tentang apakah SFC mengikuti LSI atau LPI, Hendri justru belum bisa berkomentar banyak, ia berharap PSSI segera sadar telah melanggar statuta dengan mengembali hak-hak PTLI yang berhak menyelenggarakan Liga Indonesia secara resmi.

Read Also:

Related Posts
Disqus Comments