Sriwijaya FC Abaikan Ultimatum PSSI

Sriwijaya FC (SFC) tidak terlalu mengkhawatirkan ancaman PSSI terkait keputusan mereka untuk tidak mengikuti Indonesia Premier League (IPL) 2011/2012.

Menurut Direktur Teknik dan SDM PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM) Hendri Zainuddin,pihaknya memang telah menerima surat pemberitahuan mengenai batasan waktu yang diberikan oleh PSSI hingga 26 Oktober,agar klub segera melakukan daftar ulang. Dia juga mengaku tidak takut jika PSSI memang akan meninggalkan klub-klub yang menolak untuk mematuhi imbauan tersebut, dengan ancaman mencoret klub dari peserta IPL.

Malah,pihaknya balik mengancam,jika PSSI masih tetap tidak mau membuka diri dan melakukan komunikasi dengan klub, SFC kemungkinan besar akan mengikuti kompetisi Indonesia Super League (ISL) di bawah naungan PT Liga Indonesia (PT LI).

“Kenapa mesti takut,sejauh ini suara kami 14 klub masih bulat dan konsisten untuk memperjuangkan hak-hak klub,dan meminta agar PSSI dapat kembali ke jalan yang benar dengan melaksanakan kompetisi sesuai dengan statuta yang telah ditetapkan oleh AFC dan FIFA,”tegas Hendri.

Menurut anggota DPRD Banyuasin ini, pihaknya merasa tidak berbuat kesalahan dengan mengikuti kompetisi yang akan digelar oleh PT LI,karena sampai sekarang institusi tersebut masih belum dibubarkan oleh PSSI sehingga masih menjadi institusi sah pengelola kompetisi berdasarkan hasil kongres PSSI ke-11 di Bali.

Sementara PT Liga Prima Indonesia Sportindo (LPIS) yang menjadi penyelenggara IPL,malah belum jelas statusnya.Pasalnya pembentukan LPIS tidak melalui jalur yang semestinya,seperti layaknya PT LI.LPIS dinilai hanya merupakan produk arogan dari kepengurusan PSSI yang saat ini menjabat.

“Kalau dulu penyelenggaraan ISL dasarnya jelas,yakni melalui kongres, bahkan penetapan nama,jumlah peserta, hingga pembagian saham semuanya jelas dan diketahui serta berdasarkan persetujuan dari klub-klub peserta,”ungkap Hendri. “Kalau IPL kalian tahu sendiri,kami (klub) tidak pernah diajak bicara sama sekali, bahkan belakangan jadwal yang baru empat pertandingan pun dianulir,”jelasnya.

Hendri pun mengatakan bahwa SFC dan 13 klub lainnya hingga saat ini masih menunggu niat baik dari PSSI untuk duduk satu meja dan membicarakan berbagai masalah yang masih terjadi se-karang ini. Tetapi jika PSSI masih tetap dengan komitmennya dengan bersikap arogan, pihaknya pun akan tetap bersikap demikian.

Seperti yang diketahui,selain SFC,ada 13 klub lain yang juga berkomitmen untuk tetap melanjutkan ISL di bawah pengelolaan PT LI jika PSSI tetap bersikukuh mempertahankan egonya dan tidak segera melakukan perbaikan.

“Sebenarnya sistem kompetisi yang dipergunakan oleh PT LI sudah cukup baik, tinggal lagi bagaimana membenahinya lagi agar menjadi sempurna.Bukan seperti sekarang yang seperti akan menggelar liga antarkampung saja,”pungkasnya.

Read Also:

Related Posts
Disqus Comments