• AURA KOMPETISI

    Pelajaran penting dikantongi pemain Sriwijaya FC (SFC) saat menjalani laga uji coba melawan Persiba Bantul di Stadion Sultan Agung, Bantul, kemarin sore. SFC kalah lewat gol wing back Anwaruddin menit ke-78 dan ke-83.

    Meski kalah 0-2,SFC mendapat aura kompetisi yang sebenarnya.Apalagi, Bachtiar harus mendapat kartu merah. Pelatih SFC Kas Hartadi menilai timnya bermain tidak terlalu jelek. Ponaryo Astaman dkksudah tampil baik. Organisasi permainan juga mulai menjanjikan dibanding ketika melawan Pelita Jaya FC di uji coba sebelumnya.“Dua gol berasal dari tendangan bebas yang berada di dekat kotak penalti.Artinya, bukan dari skema permainan,”ujar Kas kepada HATTRICK,kemarin.

    Sebaliknya,mantan pemain timnas Indonesia ini lebih menyoroti pada emosi pemainnya yang sangat labil.Ponaryo dkk dianggap mudah terprovokasi lawan sehingga permainan tidak berkembang karena emosi yang didulukan. “Pertandingan memang berlangsung keras.Wasit juga beberapa kali membuat keputusan yang kurang tepat sehingga pertandingan agak sedikit keras,”tandas Kas.

    Namun,lanjut dia,ada sisi positif dari laga yang berjalan dengan keras itu.Salah satunya didapatnya aura kompetisi sehingga sebagai pelatih dia bisa segera mengevaluasi pemainnya. Salah satunya terkait emosi pemain. “Emosi harus dikendalikan.Karena, dalam beberapa laga,emosi membuat kami rugi.

    Dua pelanggaran di dekat penalti membuat kami kebobolan.Atau juga saat melawan Pelita,kemenangan di depan mata hilang,hanya karena pemain tidak bisa menahan emosi sehingga melakukan pelanggaran di kotak penalti,”ujarnya. Laga kemarin memang ekstrakeras. Beberapa ketegangan terjadi antara pemain kedua tim.Kontak fisik ringan sempat terlihat terjadi antara kedua pihak.Beruntung, ketegangan tak sampai berlanjut dengan kontak fisik lebih luas sehingga laga kembali bisa dilanjutkan.

    Memasuki paruh kedua,permainan masih berlangsung dalam tempo tinggi.Ketegangan kedua tim kembali terulang akibat pelanggaran keras baik oleh tuan rumah maupun tim tamu.Walhasil laga kedua tim lebih banyak terhenti akibat insiden ini. Penonton sempat riuh saat salah satu pemain SFC Bachtiar diganjar kartu merah.

    Namun,SFC tetap bermain dengan 11 pemain karena Kas Hartadi memasukkan Rendy Siregar sebagai penggantinya.Kontan aksi ini mendapat protes penonton yang hadir di Stadion Sultan Agung. Protes mereda setelah panpel mengumumkan kesepakatan yang dibuat kedua pihak sebelum laga.Di mana pemain yang terkena kartu merah masih dapat digantikan pemain lain karena laga hanya bersifat uji coba.

    Kejadian terulang saat Arwin Rabdha diganjar kartu merah.Penonton ingin agar pemain bernomor 23 ini tidak keluar lapangan dan tetap melanjutkan permainan. Namun,Pelatih Persiba M Basri menggantinya dengan Patrik Domal. Pelatih Persiba M Basri mengatakan, lini depan Persiba terlalu banyak membuang peluang.Meski begitu,dia menilai uji coba ini cukup bermanfaat karena mampu memperlihatkan kelemahan serius dalam skuad asuhannya.“Kami akan fokus untuk membenahi ketajaman lini depan,”kata Basri.
  • Klasmen Sriwijaya FC

    Klasmen Go-Jek Traveloka Liga 1 2017/2018.

    Alamat

    Palembang, Sumatra Selatan

    EMAIL

    atobelitang@gmail.com