Bangga Bisa Latihan Bersama Pemain Timnas

Dalam beberapa musim terakhir, Sriwijaya FC didomimasi pemain bintang.Mereka tidak saja bersinar di klub,tapi juga menjadi langgana pasukan Merah Putih.Musim ini saja,ada lima pemain yang dipanggil memperkuat timnas Indonesia di Pra Kualifikasi Piala Dunia 2014.

Dari sederet pemain bintang yang ada di kandang Laskar Wong Kitoada satu nama yang hampir tidak tergantikan.Dia adalah penjaga gawang Ferry Rotinsulu.Siapapun pelatihnya, siapapun bintang yang datang, posisi Ferry sebagai penjaga gawang nomor satu,nyaris tak tersentuh.Di timnas,Ferry juga tengah menikmati masa emas.Namanya kini menyandang label nomor satu menggusur Markus Horison yang dalam beberapa tahun seperti tak tergantikan.

Sinar terang Ferry itulah yang membuat penjaga gawang muda SFC Try Hamdani Goentara terpesona. Pemain yang berstatus magang ini mengaku sangat mengidolakan Ferry.“Saya bangga sama dia.Awalnya hanya liat di televisi,tapi sekarang sudah bisa ketemu langsung dan berlatih bersama,”ujar kiper PS club Pupuk Sriwijaya (PT.Pusri) itu dengan polos. Karena itu,dia merasa senang bisa berada dalam satu tim bersama Ferry.

Anak ketiga dari empat bersaudara,pasangan Salamun dan Nurmah ini juga bangga jika bisa berkiprah di SFC. Dikatakan Alumnus SMA Negeri 5 Palembang, beberapa kali latihan bersama kiper lapis dua SFC,Andri Irawan dan bahkan bisa merasakan tendangan para pemain SFC yang juga pemain idolanya, merupakan pengalaman tersendiri. Dengan merasakan secara langsung serangan pemain berkelas,dirinya banyak belajar teknik bermain dan menjadi kiper terbaik.

“Sebenarnya grogi dalam asuhan pelatih Indrayadi.Tapi,beliau banyak mengajarkan teknik menangkis, bertahap dan mengamankan areal gawang,jadinya lebih banyak tahu,”ungkapnya. Remaja dengan tinggi badan mencapai 178 cm ini mengatakan,jika sebelumnya, potensi menjadi pemain kiper yang dimiliki pernah dilirik dua klub dari luar Sumsel. Awal tahun 2011 lalu,melalui pelatih pribadinya, Roni Fadli,Try sempat ditawarkan menjadi kiper pada liga remaja U-18,Persija.

Beberapa bulan setelah itu,manajemen U-19 klub Pelita Jaya pernah menghubunginya. “Try sendiri punya kendala waktu itu jika diluar Palembang.Karena itulah beberapa kesempatan ditolak dengan tetap di kota Palembang,”ujarnya. Dua bulan lalu,setelah mengikuti beberapa kali latihan bersama pemain SFC,pelatih kiper Indrayadi memastikan jika Try berhasil menduduki posisi kiper ke-4 SFC.

“Pertama dikasih tahu,serasa tidak percaya.Tapi,ternyata benar terjadi dan barulah nyakin,”katanya. Sekarang di saat dua kiper SFC sedang fokus dalam laga lain,Try merupakan satu dan dua kiper yang akan dipercaya dalam laga Inter Island Cup (IIC).“Belum nyakin untuk diturunkan.Namun,siap saja jika dipercaya,”tandasnya.

Read Also:

Related Posts
Disqus Comments