• Mencoba Formasi Beda

    Menjalani tiga kali laga uji coba, Sriwijaya FC (SFC) masih mencari formasi dan penguasaan teknik pemainnya. Pada dua laga sebelumnya melawan Persidafon Dafonsoro dan Pelita Jaya FC Karawang, Laskar Wong Kito memakai formasi 4-2-3-1.

    Sementara, pada laga traning camps (TC) Persiba Bantul,SFC menerapkan formasi yang memasang satu striker di lini depan lapangan kembali digunakan.Formasi yang biasa dipilih para pelatih SFC ini mengharuskan para pemain lebih agresif untuk menyerang. Akan tetapi,dalam dua laga tersebut, skuad SFC bermain dengan kekuatan pemain lapis dua.

    Absennya enam pemain inti membuat pelatih SFC Kas Hartadi mencoba meletakkan para pemain pengganti pada posisi yang kosong. Misalnya,posisi penyerang murni Keiyth Kayamba Gumbs yang harus memperkuat timnas negarannya dalam pra piala dunia. Posisi lini depan ini dipercayakan pada pemain anyar SFC musim ini,Rizky Noviansyah. Sementara,Rachmad “Poci”Rivai dipercaya menjadi gelandang jangkar menggantikan posisi seorang Firman Utina.

    Tidak cukup itu,di barisan pertahanan belakang lapangan,Kas cendrung mengkolaborasikan kehadiran Thierry Gathuessi,Nova Arianto,Achamd Markus Bahiyar dan Ahmad Jupriyanto. Namun,di balik laga ketiga bersama dengan tuan rumah PS Sleman,Sabtu (19/11),Arsitektur SFC berani mengambil strategi yang sedikit berbeda.Pada laga yang telah diperkuat lima pemain inti SFC yang sebelumnya absen memperkuat timnas,paruh waktu kedua Kas mengambil kebijakan mengganti formasi permainan menjadi 1-4-1-4.Masih dengan nuansa menyerang,sekaligus meminimalisir serangan sayap lawan.

    Pergantian formasi ini dilakukan Kas dengan mengganti beberapa pemain.Pada menit ke-55,Rahmad “Poci”Rivai masuk menggantikan posisi pemain Firman Utina.Lima menit kemudian,Kas kembali mengganti Syamsul Chairuddin di lini depan dengan pemain serang yang baru dimiliki SFC Ilham Jayakusuma.Lalu,di menit ke-65,Kas kembali melakukan pergantian pemain di lini depan.Pemain yang biasa diletakkan sebagai sayap kiri Siswanto digantikan Rizky Novaiansyah. Pelatih asal Solo ini mengungkapkan, jika pergantian pilihan formasi di lapangan lebih disesuaikan kondisi dinamika pertandingan.

    Saat menghadapi PS Sleman yang memasang dua pemain sayap dan dua pemain penyerang, Kas mengaku harus memakai strategi sedikit berbeda. Pergantian formasi hingga para pemain diakui Kas menjadi bagian dari upaya memaksimalkan laga uji coba.Kas mengaku sengaja berkreasi dengan pilihan formasi dan kemampuan teknis para pemian dengan harapan bisa lebih mematangkan persiapan menghadapi kompetisi musim ini.Pada laga melawan PS Sleman,baik pemain inti dan cadangan, dipercaya untuk menjajal kemampuan lawan.Bahkan,mantan pemain timnas ini optimistis jika pengorganisasian di setiap lini pemain sudah baik.

    “Setiap lini dari belakang,depan,dan tengan sudah bagus,memang Sleman bermain disiplin.Tadi pun kita uji formasi baru,1-4-1-4 dan lebih banyak uji coba pemain,termasuk Ilham,”kata Kas.
  • Klasmen Sriwijaya FC

    Klasmen Go-Jek Traveloka Liga 1 2017/2018.

    Alamat

    Palembang, Sumatra Selatan

    EMAIL

    atobelitang@gmail.com