• SFC BELUM MEMUASKAN

    Laju Sriwijaya FC pada laga segitiga di Stadion Singaperbangsa, Karawang, Jawa Barat, terhenti. Laskar Wong Kito gagal melangkah ke semifinal setelah kalah lewat adu drama penalti dari Pelita Jaya Karawang. Selain itu, penampilan SFC juga belum memuaskan.

    Laskar Wong Kito sebenarnya memberikan harapan besar saat di laga perdana melawan Persidafon Dafonsoro dengan skor telak 3-0.Kemenangan pasukan Ka Hartadi ditentukan melalui gol Siswanto,Hilton Moreira dan M Sobran. Hanya saja,penampilan Ponaryo Astaman dkk belum memuaskan.Para pemain masih sering salah koordinasi. Mereka juga kurang sempurna saat mengalirkan serangan.

    Gol yang terjadi, lebih karena kualitas para pemain Persidafon memang berada di bawah SFC. Di laga kedua,tepatnya saat menghadapi Pelita Jaya,Laskar Wong Kito,SFC sebenarnya tampil agak sedikit lebih baik.Tapi,lagi-lagi,keunggulan yang sempat diciptakan SFC lebih karena kualitas individu seorang Hilton. Lihat saja gol pertama yang dicetak Hilton.Memanfaatkan tendangan bebas kapten Ponaryo Astaman,Hilton yang lolos dari jebakan offside leluasa mengarahkan bola ke dalam gawang dengan kepalanya.

    Atau gol kedua yang diciptakan juga karena aksi individu mantan pemain Persib Bandung itu. Masalahnya,keunggulan dua gol itu justru membuat SFC menjadi puas. Mereka kemudian terlihat lebih banyak bertahan sehingga memberi ruang pada Safe Salii dkk melancarkan serangan. Imbasnya,pada pemain impor Alexandra Bajevki berhasil membuat Pelita memperkecil ketinggalan.

    Puncaknya, adalah kesalahan pada menit ke-45, setelah gelandang Syamsul Chaeruddin justru melakukan tindakan fatal dengan mengganjal Bajevki di petak penalti. Tindakan itu kemudian diganjar dengan penalti oleh wasit.Safe yang ditunjuk sebagai eksekutor berhasil menjalankan tugas dengan baik. Laga kemudian harus dilanjutkan lewat adu penalti,karena kedua tim memiliki nilai sama sebab di laga sebelumnya,mereka mengalahkan Persidafon 2-1.

    Di adu tos-tosan inilah SFC harus mengakui keunggulan Pelita.Dua penendang Laskar Wong Kito,Hilton Moreira dan Thierry Gathuessi gagal menjalankan tugas dengan baik.Padahal Rahmad Rivai,Risky Novriansah,Nova Arianto,Ponaryo Astaman,Ahmad Jufriyanto,Lim Joon Sik berhasil melakukan eksekusi dengan sempurna. Namun,Pelatih SFC Kas Hartadi menilai permainan para anak asuh dalam laga uji coba hanya kurang beruntung dalam mencetak penalti.

    Dia mengatakan,penampilan anak asuhnya sudah maksimal dalam setiap lini.“Saya menilai pemain sudah optimal dan baik. Hal ini lebih pada keberuntungan mencetak penalti saja,”kata Kas. Pelatih asal Solo ini beranggapan pupus dalam laga uji coba musim ini juga disebabkan karena skuad SFC yang diturunkan hanya merupakan pemain lapis kedua.Sehingga tidak mampu memberikan penampilan terbaik.

    “Selain itu,pemain yang turun juga tidak lengkap,”katanya.Namun Kas menjanjikan akan segera melakukan pembenahan terhadap semua lini di skuad SFC mendatang,terutama dalam uji laga di Solo.”Saya akan perbaiki dan evaluasi di semua lini,”pungkasnya.
  • Klasmen Sriwijaya FC

    Klasmen Go-Jek Traveloka Liga 1 2017/2018.

    Alamat

    Palembang, Sumatra Selatan

    EMAIL

    atobelitang@gmail.com