• AMBISI TOP SKOR

    Penampilan yang terus menanjak sejak bergabung bersama Sriwijaya FC (SFC) membuat Hilton Moreira yakin musim ini dia bisa mencetak banyak gol sekaligus meraih gelar top skor.

    Hingga pertandingan keempat yang dilakoni Laskar Wong Kito,pemain asal Brasil ini sudah menorehkan tiga gol yang diperolehnya saat diturunkan sejak menit awal oleh Pelatih Kas Hartadi saat menghadapi PSPS Pekanbaru dan Persija Jakarta. Hasil ini lumayan fantastis.Apalagi mengingat posisi utama mantan pemain klub asal Brasil, Palmeiras,ini sebenarnya bukanlah seorang striker murni.

    Sebab,dia lebih dikenal sebagai seorang gelandang serang,seperti yang pernah diperankannya saat masih memperkuat Persib Bandung dua musim sebelumnya. Selama membela Maung Bandung, Hilton telah menyumbangkan sebanyak 25 gol dari 49 kali penampilannya.Bahkan pada musim pertamanya di sana,pemain kelahiran 27 Februari 1981 ini menjadi pemain asing yang mencetak gol terbanyak dengan 13 gol.

    Sementara di Deltras dia mampu mencetak 22 gol dari 47 kali pertandingan selama 2005–2008. Dengan banyaknya pengalaman yang dimilikinya serta ditunjang oleh para pemain berkualitas yang ada di skuad SFC, maka tidak berlebihan jika Hilton menargetkan untuk menjadi pencetak gol terbanyak.

    Apalagi,dia merupakan salah satu pemain yang memang memiliki hoki yang cukup tinggi dalam urusan mencetak gol. Lihat saja ketiga gol yang berhasil dilesakkannya ke gawang PSPS dan Persija. Saat menjebol gawang Askar Betuah––julukan PSPS––Hilton tidak membutuhkan tendangan keras dan hanya melakukan penempatan bola di sudut sempit yang tidak bisa dijangkau oleh kiper setelah memanfaatkan umpan matang dari Kayamba.

    Sementara dua golnya ke gawang Persija dilesakkannya melalui tendangan bebas dan memanfaatkan umpan dari Thierry Gathuessi serta menyudahinya dengan sontekan. Capaian ini membuatnya semakin percaya diri dan bersemangat untuk terus memberikan yang terbaik bagi tim barunya kini.

    “Saya mulai terbiasa dengan pola permainan SFC menggunakan pola sentuhan bola satu-dua.Saya juga diinstruksikan untuk menunggu bola di barisan terdepan dan lebih bermain seperti seorang striker.Sementara di Persib dulu, sebagai gelandang saya harus terus berlari untuk menyuplai bola kepada striker,” ujarnya.

    Hilton menceritakan,dia sering ditegur oleh Kayamba dan Pelatih Kas Hartadi karena masih sering berlari mengejar bola. Karena itulah,ketika dirinya mencetak gol pertamanya setelah diberikan umpan oleh Kayamba,dia pun langsung lari menuju sang asisten pelatih fisik itu.

    ’’Ya,waktu gol saya langsung lari ke Kayamba,dan dia berkata,’benar yang saya katakan,kamu main sabar saja di kiri saja karena bola pasti saya akan berikan kepada kamu.Jangan kamu cari bola,biar saya beri kamu bola dan ini buktinya’,’’ katanya kepada saya.

    Meski begitu,saya terkadang masih suka kejar bola karena saya bosan kalau hanya menunggu,”ujar Hilton. Dia juga mengaku tidak mengalami kesulitan dalam berkomunikasi dengan pemain lain karena di SFC menerapkan cara diskusi sebelum bertanding.

    Dengan begitu,saat pertandingan berlangsung para pemain lain,seperti Ponaryo Astaman, Firman Utina,M Ridwan,hingga Kayamba sudah tahu dirinya ingin diberikan umpan umpan seperti apa. Menurut dia,jika permainan SFC bisa terus stabil seperti ini,dia sangat yakin SFC bisa kembali menjadi juara.

    “Apalagi sepengetahuan saya,SFC memang setiap tahun pasti menjadi juara dari beberapa kompetisi yang diikutinya.Karena itu,saya ingin bergabung dengan SFC.Saya tidak mau bermain-main saja di kompetisi ini karena saya ingin pulang ke Brasil menjadi juara,”pungkasnya.
  • Klasmen Sriwijaya FC

    Klasmen Go-Jek Traveloka Liga 1 2017/2018.

    Alamat

    Palembang, Sumatra Selatan

    EMAIL

    atobelitang@gmail.com