Kasus Pemukulan Dua Pemain SFC-Persija Mengirim Surat Permintaan Maaf

Ketua Umum Persija Jakarta Ferry Paulus kemarin secara resmi mengirimkan surat permohonan maaf kepada Sriwijaya FC (SFC).

Surat itu terkait tragedi pemukulan yang dilakukan para pemain dan ofisial tim asal Ibu Kota tersebut terhadap dua pemain Laskar Wong Kito,Hilton Moreira dan Thierry Gathuessi, di Hotel Swarna Dwipa seusai pertandingan Minggu (18/12). Surat permintaan maaf itu ditujukan langsung kepada Presiden SFC Dodi Reza Alex Noerdin.Melalui surat itu,Ferry berharap agar insiden pengeroyokan yang menyebabkan dua pemain SFC mengalami luka-luka di sekujur tubuhnya itu bisa diselesaikan dengan cara kekeluargaan.

Hal senada juga pernah diungkapkan Iwan Setiawan,pelatih tim berjuluk Macan Kemayoranitu,sebelum rombongan timnya meninggalkan Palembang,Senin (19/12). Namun,surat permohonan maaf ini tak serta-merta menghentikan kasus ini,sebab kasus ini telah sampai ranah hukum.Pihak manajemen klub SFC mengaku telah menyerahkan permasalahan itu kepada pihak yang berwajib.

Direktur Keuangan PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM) Augie Bunyamin menjelaskan, di antara klub,pihaknya juga sudah menganggap masalah ini selesai. Apalagi saat peristiwa itu terjadi,dia telah bertemu langsung dengan Ferry Paulus di Jakarta pada pertemuan Pengprov PSSI dan Klub untuk membahas kisruh PSSI. “Waktu itu,secara lisan memang beliau sudah menyatakan penyesalannya terhadap kasus ini,”ungkapnya.

Walaupun pihak Persija telah meminta maaf,secara hukum kasus ini memang harus tetap dilanjutkan agar adanya efek jera terhadap para pemain yang terlibat di dalamnya. Apalagi,pemicu kejadian itu ditengarai lantaran adanya dendam pribadi antara Ismed Sofyan dan Hilton Moreira sejak penyerang SFC itu masih berseragam Persib Bandung. “Memang seharusnya apa pun kejadian yang terjadi di dalam lapangan jangan sampai berlanjut sampai keluar.

Apalagi, mereka merupakan para pemain profesional yang sudah paham bahwa dalam setiap pertandingan memang kerap terjadi perselisihan di antara pemain. Namun,gesekan apa pun yang terjadi seharusnya tidak sampai berakhir dengan insiden seperti kemarin, ”lanjutnya. Bahkan terlepas benar atau salah,kedua pemain SFC yang terlibat insiden tersebut terancam bakal mendapatkan sanksi dari manajemen.

Begitu pula dengan Keith ‘Kayamba’ Gumbs yang dinilai tidak bisa menjaga emosi di lapangan,sehingga dirinya terlibat perselisihan dengan bek Persija Fabiano Beltrame. Kondisi itu disinyalir menambah panas tensi pertandingan,tetapi bentuknya seperti apa akan dirapatkan.Yang pasti, dengan pemberian sanksi ini diharapkan pemain ke depan bisa lebih menjaga emosinya di setiap pertandingan.

Read Also:

Related Posts
Disqus Comments