• Lanjutkan Tren Positif!

    Sriwijaya FC (SFC) diharapkan dapat melanjutkan tren positif saat menghadapi Persib Bandung di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung, hari ini.

    Namun, untuk mewujudkan ambisi itu bukanlah pekerjaan yang mudah. Pasukan Laskar Wong Kito harus bekerja keras, walaupun itu hanya untuk meraih satu poin.Pasalnya, Maung Bandung –julukan Persib— pastinya tidak ingin malu di depan pendukungnya sendiri. Kedua tim saat ini dalam kondisi puncak setelah di pertandingan perdana sebelumnya samasama meraih poin maks i m a l . Laskar Wong Kito secara meyakinkan mempermalukan tuan rumah Pelita Jaya 3-1, Sabtu (3/12).

    Pada hari yang sama,Maung Bandung sukses memulangkan Persiram Raja Ampat dengan skor tipis 3-2. Dari sembilan kali pertemuan di berbagai ajang, SFC berhasil menang empat kali, sedangkan Persib meraih tiga kali kemenangan. Sisanya kedua tim bermain imbang. Situasi ini tentu saja membuat pertandingan bakal berlangsung panas sejak awal. Apalagi kedua tim sama-sama diperkuat para pemain bintang danpunggawa timnasIndonesia.

    Kedua tim juga telah mengantongi kekuatan dan kelemahan masingmasing. Apalagi di kubu tuan rumah, bertenggersejumlahnamamantan punggawa SFC seperti Tony Sucipto dan M Nasuha. Meski sudah dua musim lalu meninggalkan Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring yang merupakan homebase SFC,mereka setidaknya mengetahui bagaimana karakter permainan SFC.

    Ditambah pemain berpengalaman macam Aliyuddin, Maman Abdurrahman, Jendri Pitoy,Zulkifli Syukur,Hariono, Atep,Airlangga Sucipto,dan M Ilham,Persib tentu akan lebih berat dari Pelita Jaya.Apalagi, Maung Bandung ditopang para pemain asing berkelas seperti Miljan Radovic,Robby Gaspar dan Herman Abanda. Begitu pula dengan SFC yang saat ini diperkuat mantan pilar Persib, seperti Nova Arianto, Siswanto,Hilton Moreira.

    Khusus Hilton, pemain asal Brasil ini musim lalu menjadi pahlawan kemenangan 1-0 Pangeran Biru –julukan lain Persib— atas SFC. Tandukannya setelah memanfaatkan umpan matang Miljan Radovic membuat kubu Persib bersorak. Pelatih SFC Kas Hartadi mengakui kekuatan Persib banyak mengalami perubahan. Untuk itu,dia meminta masukan dari tiga mantan pemain Persib yang kini bersama SFC Nova Arianto, Hilton Moreira, dan Siswanto.

    Kas sepertinya tak akan mengubah the winning team yang dimilikinya. Striker senior Keith ‘Kayamba’ Gumbs bakal jadi targetman sendiri di depan. Dia akan ditopang trio kreatif Firman Utina di tengah, serta Siswanto dan M Ridwan di sayap. Sementara Ponaryo Astaman dan Lim Joon-sik akan menjadi penyeimbang sekaligus jangkar antara pertahanan dan lini depan. “Untuk menghadapi Persib, kami memerlukan persiapan yang ekstra.Apalagi mereka sedang dalam kondisi puncak.

    Bisa membawa pulang satu poin saja itu sudah bagus.Saya tidak akan membebani pemain dengan target yang terlalu tinggi,” tandas Kas. Sementara itu, kubu Persib Bandung sudah bersiap untuk menahan gempuran SFC. Maman Abdurrahman dkk sudah menyiapkan berbagai taktik untuk melanjutkan kemenangan bermain di kandang sendiri. Kemenangan Persib Bandung saat melawan Persiram akhir pekan lalu,dijadikan motivasi bagi tim tuan rumah.

    Asisten Pelatih Persib, Robby Darwis mengatakan,kemenangan Persib Bandung saat melawan Persiram menjadi modal awal Maman dkk untuk meredam Firman Utina cs. Robby menyebutkan, SFC tahun ini memiliki kekuatan yang tidak jauh berbeda dari musim lalu.Ditinggal sejumlah pemain ke klub lain, kata Robby, tidak membuat armada SFC lemah.

    “Sekarang, ada beberapa pemain Persib yang masuk dan menambah kekuatan Sriwijaya FC.Tapi,kita sudah tahu kelemahan dan kekuatan masingmasing,” ujar Robby saat jumpa pers di mess Persib,kemarin. Mantan pemain Persib ini melihat, hasil yang diraih SFC saat bertemu Pelita di Karawang juga perlu diantisipasi. Kala itu SFC berhasil menundukkan tim tuan rumah dengan skor 3-1.

    “Dengan beberapa sesi latihan yang sudah kita lakukan, Persib ingin mengantisipasi gol bagus Sriwijaya FC ke Pelita. Kita juga sedang termotivasi dari kemenangan lawan Persiram. Memang, kita banyak kesalahan yang prinsipil tapi itu sudah dikoreksi,” beber Robby. Robby menjelaskan, beberapa kesalahan di laga pertama jangan kembali diulang saat melawan Sriwijaya FC, nanti. “Pemain tidak boleh mainmain.

    Persib harus bisa bermain dengan kebiasaan dengan pola menyerang. Jangan kebanyakan memainkan bola di belakang,”tegasnya. Saat menjamu Persiram akhir pekan lalu,Persib masih terlihat mengandalkan bola mati baik itu tendangan penjuru maupun tendangan bebas yang dieksekusi pemain seperti Miljan Radovic,M Ilham atau bahkan Atep. Buktinya, gol kedua hasil tendangan bebas Ilham bersarang di gawang kiper Persiram,Herman Batak.

    “Saya rasa tidak ada perubahan baik bola mati atau tidak.Akan ada variasi tergantung dari mana arah bola. Kita bisa manfaatkan semua arah bola,”cetusnya. Robby menambahkan, SFC memiliki skuad yang bagus dengan mengandalkan Keith Kayamba di lini depan.“Kita akan meningkatkan permainann kemarin dan meminimalisasi kesalahan,” tambahnya. Hal senada juga dikatakan bek sayap kanan Persib, Zulkifli Syukur.

    Saat disinggung siapa striker yang akan dihadapinya nanti,mantan pemain Arema ini menyebut konsentrasi tertuju kepada semua skuad utama SFC. “Yang pasti bukan pemain depan saja yang diwaspadai. Kita juga sudah menonton pertandingan mereka lawan Pelita Jaya sebagai bekal,”katanya.
  • Klasmen Sriwijaya FC

    Klasmen Go-Jek Traveloka Liga 1 2017/2018.

    Alamat

    Palembang, Sumatra Selatan

    EMAIL

    atobelitang@gmail.com