• MAKSIMALKAN PELUANG

    Pelatih Sriwijaya FC (SFC) Kas Hartadi mengeluhkan lemahnya penyelesaian akhir pasukannya. Menurutnya, masalah ini harus segera diatasi sebelum tur Jawa Timur menghadapi Persela Lamongan dan Arema FC 4 dan 8 Januari mendatang.

    Dari segi performa,Laskar Wong Kito mampu tampil dengan apik di tangan Kas. Dari empat laga awal di Indonesian Super League (ISL),SFC meraih tiga kemenangan dan sekali kalah.Hebatnya,salah satu kemenangan diraih di markas lawan,di Stadion Singaperbangsa,homebase Pelita Jaya Karawang. Meski begitu,masih ada hal yang belum memuaskan Kas.Mantan asisten pelatih Ivan Kolev ini merasa daya gedor asuhannya masih belum maksimal.

    Dia melihat finishing touch armadanya masih lemah. Dari empat laga,SFC hanya mengemas tujuh gol dan kebobolan empat.Ini yang membuat SFC harus mogok di peringkat dua di bawah Persisam Samarinda.Meskipun kedua tim sama-sama mengoleksi poin 9, Laskar Wong Kito harus rela di posisi runner up karena kalah selisih gol dari Persisam. “Masih banyak peluang gol yang terbuang percuma.

    Lihat saja saat kita berhadapan dengan PSPS maupun Persija, kita sebenarnya banyak mendapatkan peluang emas.Sayang,itu belum bisa dimanfaatkan dengan baik menjadi gol.Untuk itu, latihan penyelesaian akan di tingkatkan lagi,”tandas nakhoda asal Solo ini. Ironisnya,dalam kondisi ini,Kas tak bisa menurunkan bomber utamanya,Keith ‘Kayamba’ Gumbs saat sowanke Stadion Surajaya,Lamongan,markas Persela, Minggu (4/1).

    Striker yang juga pelatih fisik SFC ini terjerat sanksi karena kartu merah yang diterimanya kala menghadapi Persija. Sang arsitek tidak membantah kehilangan Kayamba menjadi kerugian bagi tim karena senantiasa menjadi pilihan utama pada empat pertandingan terakhir. Selain itu,Kayamba menjadi penyerang SFC yang produktif dengan menyumbang tiga gol,setara dengan torehan Hilton Moreira.

    “Memang cukup berat tanpa Kayamba. Namun,SFC harus tetap semangat.Kita masih memiliki striker lain seperti Riski Novriansyah dan Rahmat ‘Poci’ Rivai,”ujar Kas. Sebagai pengganti Kayamba,Kas sudah menyiapkan Riski Novriansyah yang akan diduetkan dengan Hilton.“Saya akan terus memantau kondisi Riski,terutama seusai libur.Keputusan akhir akan ditentukan pada saat menjelang pertandingan,bisa Riski atau bisa juga Rahmat Rivai,”papar Kas.

    Menurut Kas,absennya Kayamba jadi kesempatan Riski untuk unjuk kualitasnya sebagai salah satu talenta terbaik di Indonesia.“ Riski merupakan pemain muda yang harus terus diasah kemampuannya.Sejauh ini kualitasnya cukup baik dan memiliki semangat untuk maju,”papar mantan pemain Kramayudha Tiga Berlian ini. Riski merasa tertantang dengan ucapan pelatihnya itu.Dia siap menjawab kepercayaan yang diberikan dengan berusaha menampilkan performa terbaiknya.

    Dia mengakui inilah waktu yang ditunggu-tunggu menjadi pemain inti di tim sebesar SFC. “Saya berharap pelatih memberikan kesempatan saya sebagai pemain inti. Sebagai penyerang,saya ingin memiliki banyak jam terbang agar bisa mengasah kemampuan lebih baik lagi.Target saya,jika diturunkan yakni mencetak gol pertama bersama SFC,”kata Riski. Di sisi lain,Kas akan tetap membawa Kayamba ke Lamongan.

    Menurutnya,pemain senior ini tetap dibutuhkan meski tak bisa tampil di lapangan. Apalagi, Kayamba juga tercatat sebagai pelatih fisik di tim ini.Tentu dia harus hadir mendampingi tim untuk mengatur dan menjaga fisik pemain.“Keberadaannya di luar lapangan mendampingi pemain juga penting untuk membangun kepercayaan diri pemain,”ucap

    Kas. Kayamba sangat membantu agar pemain selalu fit.Pemain asal St Kitts N Nevis ini bisa menularkan kiat-kiatnya dalam menjaga kebugaran.“Usianya sudah menjelang 40 tetapi tetap bugar.Artinya,dia punya cara jitu menjaga fisiknya,”kata Kas.
  • Klasmen Sriwijaya FC

    Klasmen Go-Jek Traveloka Liga 1 2017/2018.

    Alamat

    Palembang, Sumatra Selatan

    EMAIL

    atobelitang@gmail.com