DUET KAHIL KIAN PADU

Terus meningkatnya performa Sriwijaya FC di delapan pertandingan terakhir, tidak terlepas dari peran duet striker Keith Jerome ‘Kayamba’ Gumbs dan Hilton Moreira yang semakin menakutkan di lini depan.

Sejauh ini kedua legiun asing yang belakangan lebih dikenal dengan sebutan Kahil (Kayamba-Hilton) tersebut, sama –sama telah menyumbangkan delapan gol bagi Laskar Wong Kito.Artinya,duet penyerang ini rata-rata telah mencetak satu gol dari delapan laga yang telah di jalani oleh SFC. Berkat ketajaman dan produktivitasnya itu pula, membuat kedua pemain ini saat ini bersaing ketat di jajaran top skor sementara kompetisi Indonesian Super League (ISL).

Diikuti oleh Herman Dzumafo Afandi dari PSPS Pekanbaru dengan enam gol dan disusul oleh Cristian Gonzales,Safee Sali dan Alberto Goncalves dengan lima gol. Meskipun perjalanan menuju tangga juara masih sangat panjang dan terjal untuk dilalui, tetapi dari catatan statistik itu membuktikan jika keputusan manajemen SFC untuk merektur Hilton yang di kenal sebagai bad boy dari Persib Bandung awal musim lalu dan membatalkan niat untuk mendatangnya Herman Dzumafo Afandi merupakan sebuah pilihan yang tepat.

Hingga saat ini Laskar Wong Kitotelah memasukkan gol ke kandang lawan sebanyak 21 gol dan baru kemasukan 7 gol.Prestasi ini jelas sangat membanggakan,apalagi tim-tim pesaing lainnya paling banyak baru menorehkan 15 gol seperti Persipura,Pelita Jaya dan Mitra Kukar.Sebelum bergabung dengan SFC,Kayamba memang sempat menjadi top skor Piala Liga Hong Kong musim 2005- 06.

Sayang bersama,SFC,dia belum sekalipun merasakan gelar yang sama sejak berkarier di Indonesia. Begitupula pula dengan Hilton yang juga merupakan pemain yang sudah lama bergelut di pentas sepak bola tanah air.Kariernya sempat menanjak bersama Deltras Sidoarjo sebelum akhirnya pindah ke Persib Bandung 2008 lalu. Bersama Maung Bandung, Hilton sempat mencuri perhatian lewat gol-gol cantik yang diciptakannya.

Hilton bahkan menjadi pemain asing dengan torehan gol terbanyak di tim Maung Bandungdan sekaligus mematahkan rekor yang dimiliki Eken Ikenawa dengan 13 gol. Cedera membuat Hilton absen cukup lama. Penampilannya juga menurun saat kembali memperkuat Maung Bandungpasca pulih dari cedera.Tetapi setelah Hilton pindah ke SFC dia nampaknya sudah mulai menemukan kembali ketajamannya.

”Memang saat akan merektur Hilton,Kayamba bilang sama saya kalau dia akan membuktikan jika Hilton belum habis dan bisa mencetak banyak gol untuk SFC.Mereka juga bahkan mengatakan akan bersaing secara sehat untuk mencetak gol sebanyak-banyaknya bagi SFC,”ungkap Pelatih SFC Kas Hartadi.

Memang harus diakui jika sejak bergabung bersama SFC,predikat bad boy yang selama ini melekat pada diri Hilton lambat laun mulai menghilang.Pemain berpaspor Brasil ini sekarang terlihat lebih dewasa saat berada di lapangan, kesan sebagai pembuat onar pun tidak lagi melekat. ”Sejak bergabung bersama SFC,saya memang banyak mendapatkan masukan dari Kayamba dan pemain lainnya.

Apalagi di sini (SFC) meski banyak dibuni pemain yang berpengalaman dan senior tetapi mereka tidak pernah membedabedakan antara pemain yang satu dengan lainnya. Semua pemain saling memberi dukungan dan masukan sehingga membuat saya semakin enjoy dalam bermain,”jelas Hilton.

Read Also:

Related Posts
Disqus Comments