FOKUS TUR PAPUA

Seusai meladeni Persiba Balikpapan, kemarin, Sriwijaya FC (SFC) langsung fokus menghadapi tur Papua. Laskar Wong Kito berharap catatan buruk setiap tandang di pulau paling timur Indonesia itu bisa diperbaiki.

Bahkan,Presiden SFC Dodi Reza Alex menaruh perhatian yang sangat besar kepada dua laga sarat gengsi di kandang Persipura Jayapura dan Persiwa Wamena itu.Karena,menurut dia,jika Laskar Wong Kito berhasil membawa pulang minimal dua poin dari tur Papua,target menjadi juara paruh musim semakin mendekati kenyataan. Selama beberapa musim terakhir,SFC selalu gagal mencuri poin saat berhadapan dengan Persipura.

Terakhir Ponaryo Astaman dkk berhasil mendapatkan poin penuh saat masih berada di bawah asuhan Pelatih Rahmad ‘RD”Darmawan,2 Des 2009.Saat itu SFC menaklukkan Persipura dengan skor 2-1.Selebihnya SFC selalu tumbang. Begitu pula ketika menghadapi Persiwa. Di markas tim berjuluk Badai Pegunungan itu,kondisi SFC lebih tragis.Sebab,selain belum pernah menang,para penyerang yang dimiliki SFC juga sangat kesulitan mencetak gol.

Kondisi ini jelas harus segera diakhiri jika ingin tetap mempertahankan tren positif. Dodi ini juga yakin kesuksesan dalam tur Papua dapat membuat SFC semakin ditakuti lawan-lawannya di Indonesian Super League (ISL).Untuk itulah sejumlah upaya telah disiapkan untuk meningkatkan rasa percaya diri pemain dan keberanian untuk mengeluarkan kemampuan terbaik di kedua pertandingan nanti.

Rencananya,skuad asuhan Pelatih Kas Hartadi ini dijadwalkan akan dijamu Persiwa Stadion Pendidikan,Wamena,Selasa (24/1).Setelah menghadapi Badai Pegunungan, SFC akan melanjutkan pertandingan berikutnya di kandang Persipura di Stadion Mandala, Jayapura, Sabtu (28/1). Menurut putra sulung Gubernur Sumatera Selatan ini,beberapa treatment yang telah dipersiapkan oleh manajemen.

Salah satunya melakukan doa bersama ke sejumlah panti asuhan.Selain itu, manajemen memberikan motivasi kepada seluruh pemain agar tidak takut saat bermain karena ada aparat keamanan menjamin soal itu.Terakhir,manajemen menyiapkan faktor nonteknis berupa bonus besar jika berhasil mencapai target. “Ya,memang salah satu kunci apabila ingin menjadi juara, kami harus memenangkan laga tandang di Papua.Minimal kami harus bermain imbang saat melawan Persiwa dan Persipura,“ sebut Dodi.

Bukan hanya SFC yang memiliki kekhawatiran saat menjalani tur ke Papua, tapi juga hampir seluruh tim peserta ISL. Pada putaran pertama ini,hanya Persiba Balikpapan yang sukses mencuri satu poin di kandang Persipura,saat imbang 3-3,30 November lalu. Banyak faktor memang yang membuat kedua tim Papua itu sangat sulit dikalahkan saat bermain di kandangnya.Permasalahan jarak yang harus ditempuh tim pendatang menjadi penyebabnya.

Karena, sesampainya di sana para pemain sudah dilanda kelelahan. Selain itu,bermain di dataran yang tinggi membuat para pemain sulit beradaptasi dengan cuaca serta dukungan penuh dari suporter fanatik yang kerap membuat ciut nyali pemain di lapangan sebelum bertanding.

Terlebih lagi rivalitas kedua tim membuat laga SFC melawan Persipura membuat perseteruan di antara tim ini semakin panas.Persipura sebagai pemegang trofi ISL musim lalu tentu tidak mau terima begitu saja dikalahkan pesaing utamanya di depan publik Papua

Read Also:

Related Posts
Disqus Comments