PERBAIKI STAMINA!

Untuk terus menjaga tren positif Sriwijaya FC (SFC) di laga selanjutnya, salah satu faktor paling penting yang harus menjadi perhatian lebih, yakni masalah kualitas stamina pemain.

Dari dua laga tandang terakhir menghadapi Persela Lamongan dan Arema FC terlihat jelas jika kondisi fisik pemain masih belum stabil,terutama apabila pertandingan sudah memasuki babak kedua. Seperti yang terlihat saat melawan Arema di pertandingan terakhir.Pada babak pertama performa pemain SFC terlihat sangat mendominasi dan membuat tim kebanggaan masyarakat Sumatera Selatan ini mampu unggul tiga gol lebih dulu melalui hattrick Hilton Moreira. Tapi,pada babak kedua,tempo permainan SFC mulai menurun dan membuat serangan menjadi mengendur.

Akibatnya,situasi itu dimanfaatkan para pemain Arema untuk mencoba membalikkan keadaan dengan melakukan tekanan secara terus menerus. Akibatnya,pada menit ke-62,tim berjuluk Singo Edanitu berhasil memperkecil ketinggalan melalui gol Arif Arianto yang memanfaatkan tendangan bebas Firmansyah. Beruntung Pelatih Kas Hartadi langsung melakukan perombakan dengan menarik Nova Arianto yang mengalami cedera ringan serta Firman Utina dan Lim Joon-sik yang mulai menurun staminanya.

Alhasil,SFC bisa kembali bangkit dan dapat menambah dua gol lagi melalui Keith ‘Kayamba’ Gumbs dan membuat skor akhir menjadi 5-1 untuk kemenangan SFC. “Memang stamina pemain kami di babak kedua sedikit menurun.Ini karena mereka harus berjuang habis-habisan saat melawan Persela dengan kondisi lapangan berlumpur di laga sebelumnya.Kalau saja pertandingan berlangsung di lapangan yang bagus, mungkin mereka tidak akan mengalami kelelahan yang berlebihan,”tandas Kas.

Ya,harus diakui,padatnya jadwal pertandingan yang dilakoni Laskar Wong Kitotelah menguras energi para pemain. Apalagi pada Januari ini Ponaryo Astaman dkk harus melakukan enam kali pertandingan,yakni empat kali laga tandang dan dua laga kandang. Dengan kondisi seperti ini,Kas dituntut bisa sebaik mungkin mengatur pola latihan dan istirahat bagi pemain,terutama skuad inti.Alhasil,mereka tidak kelelahan dan bisa tetap diturunkan di setiap pertandingan.Apalagi, kekuatan tim-tim peserta Kompetisi Indonesian Super League (ISL) sudah hampir merata.

Dalam hal ini,peran Kayamba yang juga menjabat pelatih fisik sangatlah vital. Kayamba bertanggung jawab untuk sebisa mungkin menjaga kondisi stamina pemain agar terus fit dan bisa bermain maksimal di setiap pertandingan meskipun dengan situasi jadwal yang padat. Karena,jika tidak,posisi di puncak klasemen yang saat ini berhasil direngkuh SFC bakal terancam oleh tim-tim kuat yang terus membayangi seperti Persipura Jayapura,PSPS Pekanbaru,Persib Bandung, dan Persiwa Wamena yang berada 5 besar.

Saat ini Persipura masih tertahan di posisi runner up karena mereka kalah selisih gol dengan SFC,meskipun sama-sama mengumpulkan 13 poin.Sementara tiga tim lainnya,yakni PSPS,Persib,dan Persiwa juga memiliki poin sama,yaitu 12 dan mereka sewaktu-waktu bisa melakukan kudeta jika SFC melakukan kesalahan sekali saja. Sebagai pelatih,Kas mengaku sangat sadar dengan situasi itu.Namun,dia mengaku tidak begitu khawatir,karena dirinya yakin dengan kemampuan yang dimiliki Kayamba.

“Jadwal yang padat memang membuat pemain kami sangat rentan mengalami kelelahan dan cedera.Tapi,dengan pola latihan fisik yang baik dari Kayamba membuat saya yakin jika semua itu masih bisa diatasi.Di usianya yang tidak muda lagi, dia (Kayamba) masih tetap mampu mengeluarkan kemampuan terbaiknya dan masih kuat bermain selama 90 menit,” ungkapnya. Direktur Teknik dan SDM PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM) Hendri Zainuddin menambahkan,selain pola latihan fisik yang baik dari Kayamba,para pemain juga telah diberikan tambahan suplemen.

“Itu rekomendasi dari Kayamba.Namun, suplemen yang diberikan dijamin aman bagi pemain karena terbuat dari ramuan herbal. Semua itu kami lakukan agar pemain tidak mudah sakit dan bisa tetap menjaga kesehatannya walaupun dihadapkan dengan jadwal pertandingan yang padat,” pungkasnya.

Read Also:

Related Posts
Disqus Comments