Pertahankan Tradisi

Sejumlah pesepakbola Sriwijaya FC, berlatih meningkatkan kecepatan dalam latihan coba lapangan di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, Sabtu (7/1). Sriwijaya FC menyiapkan strategi yang mengandalkan kecepatan lini depan untuk memenuhi ambisinya mempermalukan Arema di kandangnya dalam kompetisi Indonesia Super League (ISL) hari ini.

PALEMBANG– Laga tandang Sriwijaya FC (SFC) ke Kota Malang menjadi momen penting mempertahankan tradisi. Sikap optimistis skuad Laskar Wong Kito diyakini mampu mencuri poin dalam lanjutan Indonesian Super League (ISL), hari ini.

Tanpa merendahkan kekuatan tim berjuluk Singo Edan itu, Pelatih SFC Kas Hartadi menyatakan kalau skuad asuhannya akan mampu mempertahankan tradisi selama dua musim terakhir, yakni meraih hasil maksimal saat bermain di Stadion Kanjuruan, Malang. Dari lima kali lawatan ke kota apel itu, SFC berhasil mendapatkan minimal hasil imbang. Bahkan, tiga kali di antaranya Ponaryo Astaman dkk sukses menang dua kali dan seri satu kali,yaitu unggul 2-1 pada laga Copa Indonesia (1/8/10).

Kemudian menang 3- 1 pada laga Community Shield, (25/9/10). Dan, terakhir, mereka sukses menahan imbang 1-1 pada laga ISL (27/3/11). Meski memiliki catatan cukup baik saat bertandang ke Malang, tentu saja bukan hal mudah bagi Kas untuk kembali mewujudkan ambisinya tersebut.Apalagi, tim yang bakal dihadapinya bukanlah tim dengan materi pemain yang sama dihadapi musim lalu.

Arsitek asal Solo ini mengaku masih meraba-raba sejauh mana kekuatan tim yang kini diperkuat dua mantan punggawa SFC seperti Charis Yulianto dan legiun asing asal Korea Selatan Kim Yong-hee. Sebab, walaupun saat tim yang diarsteki Joko Susilo ini masih berada di posisi papan bawah dan baru mengumpulkan satu poin, SFC tetap harus mewaspadai semangat yang dimiliki pemain Arema.

Sebab,Arema punya keinginan kuat bisa meraih kemenangan perdana mereka di partai kandang.Ini juga demi mendorong posisi mereka ke peringkat yang lebih baik di papan klasmen sementara. Bagi SFC, tambahan minimal satu angka sangat berarti untuk mendongkrak posisi mereka dari tim-tim lain yang terus mendekatinya. Apalagi jika pada laga nanti mereka mampu membawa pulang poin penuh, posisi puncak klasemen sementara dapat dipastikan diambil alih dari Persipura.

“Arema tidak boleh diremehkan. Mereka memiliki para pemain yang bagus meski belum pernah meraih kemenangan. Apalagi nanti mereka akan main di kandang sendiri. Karena itu, kami harus antisipasi semangat Arema yang juga ingin meraih kemenangan perdana dengan menjaga konsentrasi sepanjang pertandingan,” ungkap Kas.

Menurut dia,hanya dengan cara itu tim kebanggaan masyarakat Sumatera Selatan (Sumsel) ini bisa melanjutkan tren positif yang sudah berhasil diraih hingga pertandingan kelima di pekan ketiga berlangsungnya kompetisi. Torehan poin 10 serta meraih tiga kali kemenangan, satu kali imbang, dan satu kali kekalahan dinilai cukup baik. Apalagi, pada pertandingan nanti, SFC sudah kembali tampil dengan kekuatan penuh setelah striker utama Keith Jerome ‘Kayamba’ Gums terlepas dari larangan bertanding akibat mendapatkan kartu merah saat menghadapi Persija di laga terakhir.

Dia akan kembali berduet dengan Hiltom Moreira di lini depan. Sementara itu,Arema harus kehilangan dua pilar utamanya, yakni gelandang Kim Yong-he dan pemain bertahan Johan Ibo lantaran akumulasi kartu kuning. Kondisi ini jelas dimanfaatkan baik Kas Hartadi jika ingin timnya kembali ke puncak klasmen.Karena tanpa kehadiran kedua pemain itu, setidaknya pola permainan tim berkostum biru-biru akan sedikit berubah.

“Kami sedikit diuntungkan dengan absennya dua pemain itu. Walaupun peran mereka akan digantikan pemain lain, paling tidak rohnya permainannya akan berbeda. Sebab, dari rekaman pertandingan yang saya lihat, Kim merupakan pemain andalan Arema di lini tengah. Dia menjadi kreator serangan dan selalu memberikan umpan-umpan akurat kepada Marcio Sauza,” pungkasnya.

Read Also:

Related Posts
Disqus Comments