Kontribusi Positif Kayamba - Fisik Terjaga, Performa pun Stabil

Sriwijaya FC (SFC) terbang tinggi di puncak klasemen Indonesian Super League (ISL) musim ini. Belakangan,Laskar Wong Kito meraih tiga kemenangan beruntun dalam laga tandang di markas Deltras Sidoarjo,Persisam Samarinda,dan Mitra Kukar dengan skor masing-masing 1-0.

Tren positif itu membuat klub yang bermarkas di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang,ini berlari menjauhi kejaran sang juara bertahan Persipura Jayapura.Saat ini,SFC duduk di singgasana sementara dengan nilai 45, unggul tiga angka atas Persipura yang menguntit di peringkat 2. Stabilnya performa SFC tak lepas dari sentuhan emas Keith ‘Kayamba’ Gumbs.

Sebagai pelatih fisik,pria asal St Kitts N Nevis tersebut mampu mengeksplorasi stamina dan kebugaran armada Laskar Wong Kito. Terbukti,memasuki gerbang putaran kedua kompetisi, Ponaryo Astaman dkk tidak mendapatkan permasalahan besar dengan kondisi fisik atau cedera.Kondisi ini berbanding terbalik dengan situasi saat tim ini masih ditukangi Ivan Kolev musim lalu. Kala itu,para pilar penting SFC seolah bergantian masuk daftar medis.

Latihan berat yang digulirkan Kolev saat itu membuat pemain-pemain seperti Budi Sudarsono,Arif Suyono,Claudiano Alves, Oktovianus Maniani,Mahadirga Lasut dan Firman Utina bergantian berurusan dengan dokter.Bahkan,Firman sempat divonis dokter harus istirahat total karena menderita hepatitis B. “Saya tidak tahu kenapa semua itu bisa terjadi musim lalu.Saya tidak bisa berkomentar tentang itu.Bisa saja pemain tidak enjoysaat itu sehingga mereka rentan cedera,”kata Kayamba.

Kayamba mengatakan musim ini hanya memberikan yang terbaik dalam melatih fisik pasukan SFC.Tugas itu bertujuan lebih memaksimalkan racikan strategi Kas Hartadi sebagai pelatih kepala. “Saya selalu berikan pemain latihan fisik sesuai pola dan aturannya.Tidak hanya itu,saya juga memberikan mereka multivitamin yang bagus.Yang penting, semuanya harus berjalan seiring,dan pemain harus senang,tidak menjadi beban pada saat latihan, ”ucapnya.

Tidak salah kalau manajemen memberikan kepercayaan kepada Kayamba untuk memegang tampuk kekuasaan sebagai pelatih fisik.Pasalnya,pemain veteran tersebut selalu tampil prima di setiap laga bersama SFC dari musim ke musimnya.Padahal,usianya sudah 40 tahun. Kayamba menuturkan,dulu di zaman Pelatih Rahmad Darmawan dan Kolev, dirinya selalu latihan sendiri untuk menunjang fisik dan performa di lapangan. Karena,sebagai pemain asing,dia malu apabila lebih jelek dari pemain lokal.

“Tips tersebut saya berikan kepada pemain untuk tetap menjaga performa tidak hanya di latihan,tapi juga di luar latihan seperti joging atau lainnya. Tujuannya,agar kondisi tubuh tetap fit dan tidak gampang turun,”tandasnya. Kayamba tidak hanya sukses menjadi pelatih fisik.Fungsinya sebagai striker utama pun tetap berjalan.Pemain yang sudah berlabuh di Palembang sejak tahun 1989 itu menjadi top skor sementara ISL musim ini dengan koleksi 15 gol.

“Makanya posisi kapten saya berikan kepada Ponaryo.Karena,Kayamba menjadi pelatih fisik. Untuk urusan fisik pemain, Kayamba yang memberikan latihan,”kata Kas. Menurut Kas, Kayamba tipikal pemain yang andal sehingga setiap dirinya absen, SFC kerap kesulitan mengembangkan permainan.“Pernah di pertandingan akhir kandang putaran pertama Kayamba tidak bisa main karena permasalahan izin tinggalnya di Indonesia.Saat itu,kami seperti kehilangan serangan dan tusukan-tusukan. Tapi,kini,saya sudah sedikit mengantisipasi apabila Kayamba absen,”sebut Kas.

Kas mengakui kebugaran kondisi pemain saat ini tak lepas dari metode latihan fisik yang digulirkan Kayamba. Karena mengetahui kualitas Kayamba,Kas pun tak keberatan saat disodorkan kontrak oleh SFC untuk bekerja sama dengan Kayamba dalam menukangi tim ini.

“Tidak hanya fisik,pemain juga harus kami bebaskan.Apabila ada waktu rehat panjang,saya izinkan pemain bertemu keluarga mereka.Atau,sebaliknya keluarga mereka saya persilakan untuk datang ke Palembang.Karena,kehadiran keluarga bisa memberikan semangat tambahan kepada para pemain,”pungkas Kas

Read Also:

Related Posts
Disqus Comments