Arema Rekrut Qishcil, SFC Lirik Budi Sudarsono

Jika Sriwijaya FC tengah melakukan negosiasi dengan Budi Sudarsono yang musim 2011/2012 memperkuat Deltras Sidoarjo, Arema ISL justru mengambil Qischil Gandrum Mini.

Qishcil adalah pemain muda potensial yang musim 2011/2012 lalu, sebenarnya sempat bermain bersama SFC, dia direkrut satu paket dengan Budi, tetapi lantaran Budi Sudarsono ikut hengkang ke klub berjulu The Lobster itu manajemen kemudian melepasnya.

Seperti dilansir dari tribunnews.com, perekrutan ini setelah Munhar, Dendi Santoso, Sunarto, Khusnul Yuli, Reza Mustofa, dan Benny Wahyudi, hari ini Kurnia Meiga, Hendro Siswanto, Alfarizi, Catur Pamungkas, Ahmad Kurniawan (AK), dan Qishil Gandrum, resmi membubuhkan tanda tangannya dalam perjanjian kesepakatan harga (prakontrak) dengan Singo Edan.

“Selama dua hari 12 pemain sudah bisa dipastikan bergabung dengan kita. Ini bisa dibilang wajah dari setengah tim kita untuk musim depan sudah mulai terkuak. Kami dari manajemen memang hanya menargetkan 24 pemain, plus asing, untuk musim depan,” kata Direktur Utama Arema, Ruddy Widodo, saat ditemui di Kantor Arema, Jalan KErtanegara 7, Rabu (29/8/2012).

Dari daftar ke-12 pemain itu, belum ada satupun legiun asing yang dipanggil menghadap manajemen. Ruddy menuturkan wajah Singo Edan untuk musim depan memang mengangkat tema muda dan lokal. Menurut Ruddy, lebih sulit mencari pemain lokal berkualitas ketimbang pemain asing.

“Makanya kami prioritaskan dulu berburu pemain lokal. Kalau asing tinggal telepon agen, langsung dibawakan satu bis. Bahkan untuk asing inipun nanti, kami mungkin tidak akan menghabiskan kuota (lima pemain), karena sekali lagi, kami mengusung tema muda dan lokal,” urai Ruddy.

Komposisi tim pun, beber Ruddy, akan berisi 90 persen pemain muda. Pemanggilan Khusnul Yuli dan AK untuk tetap berseragam Arema, ungkap Ruddy, untuk penyeimbang tim, sebagai leader (pemimpin) di masing-masing lini.

“Biar bagaimanapun juga, sebuah tim tetap butuh pemain-pemain yang dituakan. Itulah kami tetap mempertahankan (Khusnul) Yuli dan AK," ungkap Ruddy.

Menurutnya, pihaknya juga tidak kuatir dengan kualitas pemain-pemain muda. Kami percaya, karena mereka telah teruji bermain di kompetisi yang keras. "Mengenai kontrol emosi yang kurang dari pemain muda pun, saya rasa profesionalitas mereka sudah tinggi,” ungkap Ruddy yang juga pengusaha travel ini.

Mengenai perekrutan pemain depan Deltras Sidoarjo, Qischil Gandrum, Ruddy menjelaskan pemain kelahiran 22 Juli 1987 ini sesuai dengan tema yang diusung Arema, muda dan lokal. Apalagi kecepatannya menyisir sisi kiri lapangan sering membuat bek-bek lawan kewalahan.

“Salah satu keunggulan pemain muda itu adalah kecepatan dan staminanya. Dia (Qischil) masuk semua kriteria itu dengan nilai yang menurut kami sangat memuaskan. Tidak ragu kami rekrut dia,” ujar Ruddy yang enggan membeberkan nilai kesepakatan harganya.

Seperti diungkapkan Direkur Teknik dan SDM PT SOM, Hendri Zainudin, striker Budi Sudarsono memang menjadi bagian dari rencana SFC musim 2012/2013."Memang kita melakukan negosiasi dengan pemain yang bersangkutan, sejauh ini cukup positif, tetapi tergantung kepada negosiasi akhir di Direktur Keuangan SFC pak Augie Bunyamin," jelas Hendri.



Read Also:

Related Posts
Disqus Comments