Popon Cs Bisa Dipecat

Aksi nekad trio Sriwijaya FC Ponaryo Astaman, Firman Utina dan M Ridwan yang memperkuat Timnas bentukan PSSI pimpinan Djohar Arifin saat melawan Valencia, Sabtu (4/8) dan kini mengikuti training camp (TC) Piala AFF, membuat manajemen berang. Ketiganya terancam sanksi paling berat bahkan berujung pemecatan.

Presiden Klub SFC, Dodi Reza Alex saat dihubungi Sripo, Kamis (9/8) mengatakan, “Pasti akan menegakkan kedisiplinan dari setiap pemain, siapapun itu, baik pemain senior maupun jonior. Makanya, terkait dengan pelanggaran yang dilakukan ketiga pemain ini, manajemen akan memberikan sanksi tegas.”

Tidak mungkin pemain ini akan lepas begitu saja dari sanksi, bahkan, bila perlu tidak sampai kontraknya berakhir pada September mendatang, ketiganya sudah diputuskan masa kontrak kerjanya alias dipecat.

“Dalam hal apapun pasti sebuah kedisiplinan ini menjadi poin penilaian yang utama. Jangan karena untuk kepentingan pribadi seorang pemain, lalu kemudian klub yang dirugikan,” katanya.

Dodi menilai, kepergian ketiga pemainnya ini, dengan alasan membela timnas dirasakan kurang tepat, justru yang tampak jelas adalah tujuan dari pemain ini, apakah untuk kepentingan ataupun keuntungan pribadinya. Pasalnya, timnas yang dibela bukanlah timnas bentukan dari Joint Commitee, lembaga yang kini untuk menyelesaikan konfik dualisme kepengurusan PSSI.

Kemudian pula laga yang dijalani pun bukan pula pertandingan resmi dari FIFA, melainkan hanya laga eksibisi yang diselenggarakan oleh event organizer (EO) untuk mencari keuntungan secara finansial.

“Kita sama sekali tidak melarang seluruh pemain kita untuk membela negaranya, hanya saja patut diperhatikan kembali timnas mana yang dibela ini. Justru dengan bergabungnya mereka, membuat keruh suasana yang sebelumnya memang sudah tidak kondusif. Makanya, pada waktu itu kami putuskan untuk melarang mereka. Namun tetap dilanggar. Jelas sikap seperti ini harus diberikan sanksi besar bahkan bisa berujung pada pemecatan,” tegasnya.

Bisa dikatakan tindakan dari trio SFC ini adalah pelanggaran berat, pasalnya Dodi berujar sudah berulang kali memberikan peringatan agar mengabaikan panggilan dari Timnas bentukan Djohar Arifin Husein.

“Dengan begini manajemen seolah dikangkangi oleh pemain, padahal kita tidak sama sekali bergantung kepada pemain, melainkan pemainlah yang bergantung kepada kita. SFC yang membesarkan pemain bukan pemain yang membesarkan SFC,” terang anak sulung Gubernur Sumsel ini.

Meski ketiganya pilar inti dari tim, namun Dodi berujar bukan berarti manajemen tidak berani untuk melepasnya. Manajemen tidak bergantung pada satu atau dua pemain saja, sebab kolektivitas dalam sebuah tim jauh lebih penting. Bahkan, jika ketiganya pergi masih banyak pemain lainnya antre untuk bergabung bersama SFC.

“Jangan merasa besar. Terus terang kami paling tidak suka dengan sikap seperti ini, siapapun baik itu pemain maupun pengurus apabila ada yang bersikap dan merasa perannya tidak tergantikan, maka siap-siap menerima sanksi bahkan dipecat,” ujar anggota DPR RI ini.

Ditanya apakah masih ada celah dari ketiga pemain ini untuk mendapatkan keringanan sanksi selain pemecatan? Dodi hanya berujar masih ingin bertemu langsung dengan ketiganya.

“Jika Allah saja Maha Memaafkan, apalagi kita selaku manusia ini tentu lebih pantas lagi untuk memberikan maaf. Hanya saja ketiganya jelas-jelas indisiplener ini harus benar-benar minta maaf dan berjanji untuk tidak mengulanginya di kemudian hari.” jelasnya.

Mengenai keputusan sanksinya kapan akan dikeluarkan, Dodi berkata masih akan dirapatkan terlebih dahulu bersama jajaran direksi lain. Ia berpikir masih perlu untuk meminta pertimbangan pengurus lainnya, meski ia sendiri sebagai pemegang keputusan akhirnya selaku Presiden Klub SFC.

“Kita akan rapatkan pada Sabtu-Minggu (11-12/8) untuk menentukan sanksi apa yang paling tepat untuk ketiganya. Selain itu kita juga akan membahas kerangka tim, nama-nama siapa saja yang layak untuk dipertahankan atau tidak guna menyongsong kompetisi November mendatang,” pungkasnya.

Read Also:

Related Posts
Disqus Comments