September Klub-Klub ISL Siapkan Skuad Terbaik

Klub-klub Indonesian Super League (ISL) langsung tancap gas setelah mengetahui kompetisi akan dimulai November mendatang. Sriwijaya FC, Persipura, Persib Bandung, dan Arema ISL serta Pelita Jaya misalnya, mendukung penuh pelaksanaan kompetisi awal November nanti dan menargetkan skuad sudah siap pada September nanti.

"Kita sepakat dan SFC tentunya secepatnya berbenah dan evaluasi memang sedang berjalan, kemungkinan awal September tim sudah terbentuk," jelas Direktur Teknik dan SDM PT SOM, Hendri Zainudin, Kamis (9/8/2012).

Pernyataan serupa juga diungkapkan, Media Oficer Arema Sudarmaji yang sepakat ISL digulirkan lebih cepat yakni awal November nanti. Sebab dia menilai, digulirkannya ISL sebagai bentuk dari pembuktian mutu dari sebuah kompetisi."ISL sejauh sudah membuktinya mutunya sebagi kompetisi kasta tertinggi yang berkualitas. Sejauh ini kami sudah bergerak dan mencapai deal dengan pemain lokal bulan Agustus ini, paling tidak kerangka tim sudah terbentuk pada September," jelas Sudarmaji.

Seperti diketahui, Joint Committee sebagai lembaga yang terdiri dari anggota PSSI dan KPSI, memiliki tugas menciptakan sebuah Liga profesional tertinggi di Indonesia. Tapi nampaknya wujud pelaksanaan Liga Profesional seperti yang diamanatkan di dalam MOU itu belum dapat terlaksana di musim depan, setelah PT Liga Indonesia mengumumkan akan menggelar kompetisi Indonesia Super League (ISL) pada bulan November 2012.

"Joint Committee memiliki spirit untuk memastikan di Indonesia hanya ada satu liga dan itu komitmen. Tetapi PT Liga Indonesia sudah punya analisa dan berpendapat bahwa sulit untuk mengimplementasikan Liga Profesional di musim depan. Jadi jangan sampai merubah regulasi secara ekstrem, karena menyulitkan orang membuat perencanaan," tutur CEO PT Liga Indonesia, Joko Driyono ditemui dalam acara evaluasi dan pembahasan kompetisi ISL musim 2012-201ISL Club Meeting di Hotel Park Line, Jakarta, Rabu (8/8/2012) malam.

Menyikapi pembentukan Liga Profesional, PT Liga Indonesia membuat Position Paper yang di dalamnya berisi tentang implementasi Liga Profesional Indonesia. "Kita tidak boleh kehilangan kesempatan yang diamanatkan JC untuk membuat suatu regulasi tentang pembentukan Liga Profesional," katanya.

Joko Driyono mengatakan, PT Liga Indonesia merekomendasi untuk dua kompetisi tetap ada. "PT Liga Indonesia, LPIS, dan PSSI itu kepentingan sekunder. Substansi ada pada klub anggota PSSI. Biarkan klub memiliki mimpi-mimpi untuk memperbaiki diri di masing-masing kompetisi, kita harus motivasi dan proteksi itu.

Dualisme ini dijaga kemesrannya seperti pada era Galatama dan Perserikatan berjalan," tuturnya.

Joko Driyono menambahkan, mulai dari sekarang ISL dan IPL tetap saja berjalan sampai terbentuk satu Liga Profesional. "PT Liga Indonesia ingin sampai terbentuknya Liga Profesional, kompetisi ISL dan IPL running tandem side by side sampai liga baru muncul.

Walaupun begitu, kami membuka opsi lain untuk mendiskusikan Liga Profesional di dalam JC, tetapi bukan JC yang membuat keputusan, karena keputusan mengikat ada di Kongres PSSI," tambahnya.

Read Also:

Related Posts
Disqus Comments