Sriwijaya FC Kirim Pemain Terbaik Ke Piala AFF

Timnas Indonesia di bawah PSSI pimpinan La Nyala Mataliti dijadwalkan melakukan pemanggilan pemain ISL untuk menghadapi Piala AFF Suzuki Cup di Malaysia. Pemanggilan pemain terbaik ISL untuk Timnas Indonesia di bawah asuhan pelatih Alfred Riedl ini dijadwalkan tanggal 29 Agustus 2012.

Para pemain yang akan dipanggil adalah pemain-pemain terbaik yang selama ini menjadi langganan Timnas Indonesia di berbagai kejuaraan internasional, namun bukan pemain-pemain yang memperkuat Timnas Indonesia di bawah PSSI pimpinan Djohar Arifin.

Direktur Teknik dan SDM PT SOM Hendri Zainuddin mengatakan Sriwijaya FC siap mengirimkan pemain-pemain terbaik yang dimiliki untuk mengharumkan nama Indonesia di Piala AFF melalui Timnas Indonesia di bawah PSSI La Nyala Mataliti.

“Kita memiiki beberapa pemain yang selama ini menjadi langganan Timnas Indonesia seperti Ferry Rotinsulu, M Ridwan, Firman Utina, Ponaryo Astaman dan Supardi. Selain itu kita masih memiliki pemain-pemain terbaik lainnya yang layak mengisi skuat tim Indonesia berlaga di Piala AFF, termasuk pemain anyar Abdul Rahman. Kita siap mengirimkan mereka memperkuat Timnas Indonesia jika diminta oleh PSSI dan pelatih Alfred Riedl,” ujar Hendri Zainuddin, Minggu (26/08).

Dikatakan Hendri, sejak awal Sriwijaya FC mendukung penuh jika ada para pemainnya yang dipilih membela nama Indonesia di kancah internasional. Sebagai warga Negara Indonesia, pihaknya tentu tidak akan menghalangi para pemainnya membela tim merah putih.

“Kita tim pertama yang mendukung jika ada pemain yang dipanggil membela Timnas Indonesia. Kita tidak akan menghalangi jika Firman Utina, M Ridwan dan Ponaryo dipanggil membela merah putih, karena sebagai pemain, mereka berhak membela Timnas Indonesia,” kata Hendri.

Namun menurut Hendri, Timnas Indonesia di bawah PSSI La Nyala Mataliti adalah Timnas yang berhak dibela oleh para pemain Sriwijaya FC dan bukan Timnas bentukan Djohar Arifin.” Sriwijaya FC bermain di kompetisi ISL, jadi Timnas di bawah PSSI La Nyala yang berhak di bela. Jika para pemain Sriwijaya FC membela Timnas Djohar itu adalah kesalahan yang besar dan wajib dikenakan sanksi,” ujar Hendri.

Dikatakan Hendri, sebelumnya Firman Utina, M Ridwan dan Ponaryo membangkang perintah manajemen karena ingin membela merah putih, namun tim yang dibela tiga pemain Sriwijaya FC ini adalah Timnas Indonesia abal-abal yang dibentuk secara sepihak oleh orang-orang Djohar Arifin.

“Sekarang sudah ada Timnas Indonesia yang dihuni pemain-pemain terbaik tanah air dan inilah Timnas yang harus dibela pemain Sriwijaya FC, ” kata Hendri Zainuddin.

Dikatakan Hendri, sebenarnya Sriwijaya FC tidak ingin melihat Timnas Indonesia terbelah, namun mengingat PSSI pimpinan Djohar Arifin membentuk Timnas sendiri tanpa melibatkan pihak joint committee, maka tidak salah kalau Sriwijaya FC mendukung PSSI di bawah La Nyala Mataliti juga membentuk Timnas.

“Nanti bisa dinilai sendiri, mana Timnas Indonesia yang terbaik dan layak membawa nama Indonesia berlaga di tingkat internasional. Semua bisa melihat mana Timnas Indonesia sebenarnya, yang dihuni pemain-pemain terbaik tanah air dan mana Timnas abal-abal,” ujar Hendri.

Read Also:

Related Posts
Disqus Comments