• Saya Legowo Tinggalkan Sriwijaya FC

    DIPUTUS kontraknya oleh manajemen Sriwijaya FC, striker yang sudah memperkuat Sriwijaya FC selama lima musim (2008-2011) mengaku pasrah dan menerima keputusan tersebut. “Saya harus legowo terima apapun mas,” kata Keith Kayamba Gumbs singkat ketika dimintai konfirmasi usai keputusan manajemen ini diumumkan, Senin (3/9).

    Hanya saja Kayamba menyayangkan kenapa manajemen tidak mengambil keputusan ini tanpa melakukan pembicaraan langsung dengan dirinya. Padahal menurut pengakuannya, Eko Subekti tidak lagi menjadi agent bagi dirinya dan ia menginginkan manajemen langsung negosiasi kontrak dengan dirinya. “Mereka buat semua tanpa bicara dengan saya. Saya juga tidak tau Pak Eko sudah sepakat dengan SFC karena tidak ada surat resmi atau pembicaraan,” ucapnya.

    Pemain terbaik 2011/2012 ini mengaku cukup sedih karena harus berpisah dengan para fans dan penggemarnya di SFC. Baginya pengalaman selama bermain di Indonesia sejak musim 2007/2008 hingga musim 2011/2012 dengan bergabung di SFC tidak mungkin dilupakannya begitu saja. Ia mengaku bangga bisa menjadi bagian dari semua prestasi yang diraih SFC selama ini dan bisa membantu membangun sepakbola di Kota Palembang.

    “Senang bisa bermain di Liga Indonesia untuk SFC. Saya berharap sepakbola di Kota Palembang dan Sumsel maju terus di masa depan,” kata pemain yang berniat pensiun musim depan ini.

    Ditanya apakah sudah ada klub pengganti yang akan menjadi pelabuhan terakhirnya? Kayamba berujar sejauh ini masih belum ada calon klub yang benar-benar berniat untuk memboyongnya untuk musim depan. “Kita lihat saja nanti,” katanya pemain yang berhasil menyumbangkan 22 gol bagi SFC di musim lalu ini.

    Sekali lagi, suami dari Laurencia ini mengucapkan banyak terima kasih untuk dukungan dari fans dan suporter SFC selama ini dan semua masyarakat Sumsel semenjak lima tahun ia berada di Palembang. “SFC akan tetap eksis kalau ada saya atau tidak,” pastinya.

    Tak Sepakat
    Setelah tarik ulur proses negosiasi mengenai kepastian Keith Kayamba Gumbs, akhirnya manajemen SFC mengambil keputusan untuk tidak memperpanjang kontrak pemain musim depan. Demikian yang disampaikan oleh Direktur Teknik dan SDM SFC, Hendri Zainudin usai pertemuan dengan agen Kayamba (yang tidak diakui Kayamba sendiri, Red), Eko Subekti di Hotel Swarna Dwipa Palembang, Senin (3/9). Dalam pertemuan ini juga dihadiri pula oleh Direktur Keuangan SFC Augie Bunyamin, Sekretaris SFC Faisal Mursyid dan Asisten Manajer SFC Jamaludin.

    Dikatakan Hendri, alasan manejemen untuk melepas Kayamba karena tidak lain kesepakatan harga yang ditawarkan tidak menemui kesepakatan. Mengenai berapa nilai yang diminta Kayamba ini manajemen tidak bisa menyebutkannya sebab akan tidak etis jika diumumkan di media. Begitupun dengan nasib Hilton Moreira, manajemen pun harus menerima kenyataan kalau sang pemain tetap ngotot untuk dinaikkan gajinya, setelah diberitahukan Eko Subekti yang juga menjadi agennya.

    “Kita terpaksa mengambil keputusan ini sebab dari pertemuan ini tidak menemui kesepakatan. Padahal kita sangat ingin mempertahankan kedua pemain ini, namun kalau begini mau apa lagi,” katanya pasrah.

    Sebagai pengganti dari kedua pemain ini, Hendri mengatakan akan kembali melakukan perburuan pemain asing anyar, terutama Edward Jonior Wilson yang tampaknya menjadi bidikan utama sebagai suksesor dari Kayamba. Sementara untuk pengganti Hilton Moreira pun, manajemen sudah sekalian membicarakan hal ini dengan Eko Subekti yang juga menjadi agen pemain Liberia ini. Hasilnya pun cukup memuaskan, dari segi penawaran harga sudah tidak ada masalah, dan tinggal lagi menunggu keputusan dari pemain yang bersangkutan.

    “Wilson meski kabarnya akan dipertahankan klub lamanya (Semen Padang), namun kita akan berusaha tetap negosiasi dengan agennya, Edisyah. Begitupun dengan Ericks sejauh ini sudah sepakat secara lisan, dan mudah-mudahan tidak perekrutan ini tidak ada masalah berarti,” harap anggota DPRD Banyuasin ini.

    Meski saat ini SFC sedang dirundung masalah dengan banyaknya pemain inti yang hengkang, namun Hendri seolah menyikapinya dengan santai dan tidak terlalu khawatir dengan prestasi SFC musim depan. Baginya, sesuasi dengan arahan Presiden Klub SFC, Dodi Reza Alex meminta dirinya untuk dapat bersabar dan berpikir jernih untuk mengatasi masalah ini, apalagi awal kompetisi masih cukup lama.

    “Kita masih punya banyak waktu untuk mencari pemain-pemain pengganti, jadi tidak perlu terburu-buru, sebab hasilnya pun tidak akan baik. Kita yakin SFC akan tetap mengukir prestasi sebab hampir sebagian besar pemain musim lalu sudah hengkang,” janjinya.

    Sejauh ini, kata Hendri, manajemen sudah melakukan sejumlah penandatangan kontrak dengan para pemain, seperti Mahyadi Panggabean yang dilakukan kemarin. Kemudian beberapa pemain lainnya, seperti Ferry Rotinsulu dan yang lainnya akan dipanggil untuk dapat menandatangani klausal perpanjangan kontrak secepatnya. Sementara untuk pemain, yang dipanggil ke Timnas PSSI La Nyala, seperti Abdul Rahman dan Ponaryo Astaman kemungkinan besar baru akan menandatangani perpanjangan kontrak usai mengikuti TC di Malang guna persiapan Piala AFF pada November mendatang. (cw2)

    Editor : Bedjo
  • Klasmen Sriwijaya FC

    Klasmen Go-Jek Traveloka Liga 1 2017/2018.

    Alamat

    Palembang, Sumatra Selatan

    EMAIL

    atobelitang@gmail.com