Hadapi Chelsea, Ujian Lini Depan Indonesia

Indonesia All-Stars akan dijajal Chelsea pada tengah pekan ini. Tantangan besar untuk mencetak gol sudah menunggu pemain-pemain terbaik Indonesia. Mandulnya lini depan diharapkan bisa sirna lewat gol ke gawang The Blues.

Indonesia kebanjiran tamu pada dua bulan belakangan. Nama-nama tersohor dari Eropa menyambangi tanah air. Mulai dari Arjen Robben sampai Robin van Persie hadir bersama skuad Belanda, Juni lalu.

Sedangkan pada bulan Juli ini, pemain-pemain Indonesia kedatangan tiga klub jagoan Premier League mulai dari Arsenal, Liverpool sampai Chelsea. Sayang, pada tiga laga perdana tersebut Indonesia kurang "garang".

Tercatat Indonesia gagal mencetak gol sama sekali di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK). Saat menghadapi Belanda, tim asuhan Jacksen F Tiago harus menelan kekalahan 0-3. Sebelum dipermalukan tujuh gol tanpa balas saat melawan Arsenal.

Pada dua laga tersebut, permainan tim tuan rumah kurang apik. Sering kali salah mengoper dan para penyerang tampak "mati kutu" menghadapi pemain-pemain bintang Eropa. Bahkan, tercatat tak lebih dari tiga tendangan ke gawang dibuat sepanjang laga tersebut.

Saat menghadapi Liverpool akhir pekan lalu, penampilan anak-anak Indonesia membaik. Lebih tajam dalam menyerang dan lebih sigap dari segi bertahan. Namun, masih belum ada gol yang tercipta. The Reds bisa merasakan kemenangan 2-0.

Sudah Berkepanjangan

Rekor tumpulnya lini depan Indonesia pun semakin panjang. Terakhir, skuad "Garuda" bisa mencetak gol saat menghadapi Arab Saudi pada 23 Maret 2013. Setelah gol Boaz Solossa tersebut, Indonesia gagal mencetak sebiji gol pun dalam tiga laga berikutnya.

Masalah di sektor penyerang memang menjadi masalah klise. Meski diisi pemain seperti Boaz, Sergio Van Dijk, Greg Nwokolo, sampai Andik Vermansyah, tim Indonesia masih gagal memperbaiki torehan buruk mereka dalam urusan mencetak gol.

Bahkan dalam 10 laga terakhir, Indonesia hanya bisa mengoleksi 5 gol saja. Sebelum Boaz menjebol gawang Arab Saudi, gol jarak jauh Andik saat menumbangkan Singapura di penyisihan Piala AFF 2012 dan dua gol ke gawang Laos di partai sebelumnya menjadi gol terakhir Indonesia dalam 10 rentetan laga terakhir.

Gawang Chelsea pun menjadi sasaran gol Indonesia. Rahmad Darmawan, yang membesut Indonesia All-Stars, ingin menuntaskan penantian suporter tanah air untuk menyaksikan sebuah gol.

"Memang ada keinginan untuk memecahkan kebuntuan itu. Yang saya ingin lakukan pada para pemain terus memberikan motivasi, baik saat bertanding, atau pertengahan babak," ujar RD pada wartawan usai sesi latihan hari Senin kemarin.

"Menghadapi tim besar seperti Chelsea, tentu akan jadi pengalaman berharga untuk kami. Jika bisa menyulitkan mereka, akan sangat luar biasa. Itu menjadi ambisi saya," sambung pelatih Arema Indonesia tersebut.

Rahmad, yang juga ditunjuk sebagai pelatih Timnas Indonesia U-23 yang disiapkan untuk ajang SEA Games 2013, saat ini memang sudah kedatangan beberapa striker anyar. Salah satunya penyerang muda yang memperkuat DC United, Syamsir Alam.

Ia juga menjelaskan akan mempersiapkan nama pemain-pemain muda di lini depan. Sedangkan pemain-pemain senior diharapkan bisa menjaga lini pertahanan. Selain itu, RD juga mengatakan telah menyiapkan dua formasi untuk melawan Chelsea hari Kamis nanti.

"Saya menyiapkan dua formasi. Yaitu 4-4-1-1 dan 4-2-3-1," jelas RD. Menurutnya, dua formasi ini adalah skema yang tepat untuk membendung alur serangan dari The Blues.

Selain itu, kedatangan Chelsea ini akan dipergunakan Rahmad sebaik mungkin untuk menambah jam terbang para pemain-pemainnya. Pelatih asal Metro Lampung itu berjanji semua pemain akan diberikan kesempatan untuk bisa menambah jam terbang dalam laga uji coba berlevel tinggi.

"Saya akan berikan kesempatan kepada seluruh pemain untuk berlaga untuk menambah pengalaman mereka karena jumlah pergantian pemain bebas. Hanya saja minute play dari masing-masing pemain akan berbeda," tambahnya.

Kesempatan Mencuri Gol itu Ada

Memang barisan belakang Chelsea diisi oleh pilar-pilar nomor wahid benua biru. Sebut saja bek sayap senior Inggris, Ashley Cole, yang mengisi pos bek kiri. Duet Gary Cahill dan John Terry di jantung pertahanan. Tak ketinggalan Branislav Ivanovic yang bisa diplot di bek kanan.

Tapi bukan tidak mungkin bagi Indonesia untuk mencuri gol. Pasalnya, manajer The Blues Jose Mourinho mengaku buta dengan kekuatan skuad tuan rumah. Pria asal Portugal itu mengaku hanya fokus pada penampilan skuadnya saja.

"Kami belum tahu banyak soal mereka (tim Indonesia). Bukannya kami tidak menaruh hormat, tapi kami tidak khawatir dengan kekuatan mereka," kata Mourinho dalam acara jumpa pers yang digelar di Hotel Grand Hyatt, Jakarta, Selasa, 23 Juli 2013.

"Pertandingan pra musim ini bukan masalah melihat siapa pemain terbaik mereka. Saya lebih fokus pada pekembangan tim saya," sambung pelatih yang juga disapa 'The Only One' tersebut.

Gawang Chelsea sendiri sempat kebobolan pada saat menghadapi Malaysia XI pekan lalu. Sudah unggul 4-0, gawang The Blues akhirnya jebol di menit-menit akhir laga. Fadhli Shas sukses menyundul bola rebound  sebelum membentur kaki Petr Cech.

Hal ini tentu bisa menjadi pelecut semangat pasukan Indonesia untuk lebih agresif dalam menyerang. Asalkan permainan mereka konstan dan terarah, tidak sporadis, maka kesempatan untuk memecah keringnya keran gol Indonesia masih ada.

Saat ini tercatat ada lima penyerang sebagai stok RD. Syamsir Alam (DC United), Agung Supriyanto (Persijap Jepara), Ferdinand Sinaga (Persisam Samarinda), Titus Bonai (Semen Padang), Greg Nwokolo (Arema Indonesia) bisa menjadi opsi.

Sekarang tinggal pemain menerapkan strategi yang disiapkan pelatih. Asal disiplin dan tidak minder menghadapi para bek-bek yang sering mereka lihat di televisi, bukan tidak mungkin gol bisa tercipta dalam 90 menit laga Kamis malam.

10 Laga Terakhir Indonesia:
20 Juli 2013: Indonesia 0-2 Liverpool
14 Juli 2013: Indonesia 0-7 Arsenal
7 Juni 2013: Indonesia 0-3 Belanda
23 Maret 2013: Indonesia 1-2 Arab Saudi
6 Februari 2013: Irak 1-0 Indonesia
31 Januari 2013: Jordania 5-0 Indonesia
1 Desember 2012: Malaysia 2-0 Indonesia
28 November 2012: Indonesia 1-0 Singapura
25 November 2012: Indonesia 2-2 Laos
16 November 2012: Indonesia 0-0 Kamerun