Isi Skuad dengan Pemain yang Cinta Sriwijaya FC

Sriwijaya FC tengah menyiapkan pondasi kokoh untuk mengarungi ketatnya kompetisi musim depan. Maklum saja selain akan bersaing di Liga Super Indonesia (LSI) bersama 21 klub lainnya, kompetisi Piala Indonesia (PI) pun akan digulirkan kembali.

Manajer Tim SFC, Robert Heri menegaskan untuk membangun pondasi kokoh itu langkah perombakan pemain secara besar-besaran pun terpaksa dilakukan. Pihaknya ingin membentuk skuad musim depan dengan pemain-pemain yang benar-benar loyal terhadap klub. Jangan sampai kejadian aksi mogok pada pertengahan akhir musim lalu kembali terulang.

"Kita ingin bangun tim ini dari awal, dengan diisi oleh pemain yang benar-benar mencintai SFC, dan memiliki rasa bangga bisa bermain bersama SFC ini," katanya usai rapat besar di Griya Agung, Minggu (13/10/2013).

Dikatakan, meski dipastikan tidak lagi diperkuat oleh sebagian besar pemain musim lalu, termasuk sang Pelatih Kas Hartadi. Namun dipastikan masih ada beberapa nama yang akan dipertahankan, yakni, wing bek Diego Michiels dan M Sobran serta winger Ramdani Lestaluhu. Selain pertimbangan kualitas sang pemain, ketiganya juga dianggap sudah menunjukkan loyalitasnya terhadap klub.

"Semua pihak barangkali sudah tahu kalau tiga pemain ini tidak melakukan aksi mogok, ditengah tim sedang melakukan persiapan dan masih menyisahkan dua laga lagi," ungkapnya.

Meski alasan aksi mogok itu adalah menuntut hak-hak pemain, yakni sisa down payment dan dua bulan gaji, namun lanjut Robert, tidak seharusnya tuntutan itu dilakukan dengan cara demikian. Akibatnya jelas secara keseluruhan tim dirugikan. Jika awalnya SFC memiliki peluang besar untuk mengamankan posisi runner up, tapi karena persoalan itu tidak disikapi dengan baik alhasil performa tim turun drastis.

"Kondisi (keuangan) kita tidak terlalu buruk jika dibandingkan tim lain. Jika saja pemain mau sedikit bersabar dan tetap fokus di pertandingan, maka posisi runner up sudah dalam genggaman dan hadiahnya pun untuk pemain juga," ujar Komisaris PT Bukit Asam itu.

"Apalagi buktinya gaji pemain itu juga kita tepati (nyicil satu bulan dulu), karena dana sharring dari PT Liga memang baru cair lima ratus juta dari 2,5 M yang dijanjikan," sambung Robert.