Anis Nabar Paling Banyak Tampil, Kone Tersubur

KENDATI tidak ada nama pemain bintang, namun kualitas yang dimiliki Sriwijaya FC, dianggap mampu bersaing. Statistik para pemain di klub lama masing-masing, menjadi rapor penting untuk mengukur kelayakan skuad baru SFC menghadapi musim 2014.

Setidaknya, skuad SFC merupakan gabungan dari eks beberapa klub seperti Persisam, Persidafon, pemain Papua, Semen Padang, Persita Tangerang, Persiwa, dan Sriwijaya FC U-21. Pemain Papua paling dominan, jika melihat nama Persidafon, Persiwa dan asal pemain.

Dari segi pengalaman, skill, dan jam terbang, mereka memang bisa untuk bersaing dengan klub-klub lain. Kebiasaan pelatih Subangkit yang memang jago dalam meracik tim dan memadukan skill pemain juga menjadi jaminan. Setidaknya, salah satu talenta Papua yang menonjol dari segi statistik penampilan adalah Yohanis "Anis" Nabar, pemain usai 22 tahun ini, tampil paling banyak bersama eks klubnya Persidafon dengan bermain sebanyak 34 kali dan durasi 2744 menit serta melesakkan 6 gol.

Di urutan kedua, Kapten Ponaryo Astaman yang nyaris dilepas bermain sebanyak 27 kali dan tampil 2520 menit, dengan 4 gol. Kemudian Lancine Kone, pemain asing asal Pantai Gading ini, tampil sebanyak 27 kali dengan durasi 2201 menit. Hebatnya pria 34 tahun ini, melesakkan 19 gol musim lalu. Selanjutnya di belakangnya ada Ahmad Sumardi dan kiper Fauzi Toldo dari Persisam Samarinda, Vendry Mofu, Firdaus Ramadhan, Selsius Gebze.

Manajer Tim Robert Heri mengatakan, apapun dilakukannya saat ini demi mempertahankan eksistensi Sriwijaya FC. Di sela-sela kesibukannya sebagai Kepala Dinas Pertambangan dan Energi Pemprov Sumsel dan Komisaris PTBA, dia terus melakukan usaha membuat SFC tetap hidup. Pemain-pemain yang didatangkan merupakan pemain-pemain berkualitas dan bisa bersaing.

"Saat ini apapun saya lakukan untuk SFC. Sejauh ini pemain sudah ada, kita hanya perlu beberapa posisi lagi termasuk pemain asing di posisi striker, secepatnya akan kita rampungkan rekrutmen pemain," jelasnya.
Sementara itu, Asisten Manajer Sriwijaya FC Muchendi Mahzareki mengatakan, dalam waktu dekat pihaknya akan merampungkan proses transfer, karena tandatangan kontrak pemain yang dilangsungkan di Stadion Bumi Sriwijaya 1 Desember."Stadion Bumi sangat strategis posisinya dan masyarakat bisa dengan muda datang kesana," jelas Endi sapaannya.