Keunikan Sriwijaya FC yang Membuat Erol Tinggalkan Gresik

Erol FX Iba mengakui, sebagai pemain dia sudah merasakan yang nama puncak karir, memperkuat Timnas, sudah dua kali merasakan juara Copa Dji Sam Soe yakni bersama Arema Indonesia, ketika akan mengamankan hattrik Copa, timnya Arema saat itu dihentikan oleh Sriwijaya FC tahun 2007/2008.

Dia kemudian memperkuat Persipura Jayapura 2009/2010 dengan tujuan ingin merasakan hattrick juara Copa Dji Sam Soe, dan Persik Kediri juga juara Liga Indonesia, khusus untuk Copa untuk yang ketiga kalinya, namun gagal karena disingkirkan SFC di semifinal, sementara di Liga Indonesia mereka kalah cepat dari Arema Indonesia. Keunikan SFC inilah yang membuatnya penasaran dan akhirnya bermain untuk SFC.

"Saya sebenarnya suka SFC, hampir gabung pada musim 2007/2008, namun waktu itu saya pilih bertahan di Persik karena ingin ke Champions Asia. Saya kini baru ada kesempatan dan saya senang bermain bersama klub yang memiliki ambisi untuk juara," jelas Erol, Sabtu (9/11/2013).

Erol mengatakan, belum pernah dilatih Subangkit tetapi melihat sang pelatih yang pernah menangani Persiwa Wamena klub asal Papua membuat Erol tertarik bergabung dengan skuad Subangkit."Berarti dia tahu banyak soal karakter pemain Papua, maka ketika di ajak, saya sangat senang dan teratrik," jelas Erol.

Read Also:

Related Posts
Disqus Comments