Striker Afrika Lebih Murah dari Van Dijk

Sriwijaya FC mengungkapkan kalau harga striker incarannya yang berasal dari Afrika itu, dipastikan lebih murah dari striker Persib Bandung, Sergio van Dijk yang kabarnya diperkirakan mencapai Rp 4 Milyar per musim.

Manajer Tim SFC, Robert Heri menyatakan memang nilai kontrak striker Afrika yang identitasnya masih dirahasiakan ini tidak tembus ke angka Rp 4 Milyar. Namun, dia menyakini kualitas pemain buruannya itu tidak akan kalah dibandingkan striker-striker top di tanah air, termasuk Sergio van Dijk.

Maklum saja, sebab Robert mengaku pernah ditawari eks striker Bariro Putra, Djibril Coulibaly yang sudah terbukti ketajamannya dan menjadi salah satu top skor ISL. Hanya saja, tawaran dari sang agen Djibril itu ditolak dengan halus, karena pihaknya ingin mencari striker yang lebih hebat lagi.

“Kita pernah ditawari Djibril, tapi kita tolak karena kita ingin cari yang lebih baik lagi,” katanya, Minggu (17/11/2013).

Sriker yang diyakini mampu bersaing di kompetisi ISL musim depan ini, lanjutnya, merupakan pemain berpengalaman dengan rentang usia 20 hingga 30 tahun. Kemudian pula, sang pemain terakhir bermain di kompetisi liga Eropa, yang persaingannya lebih ketat lagi dibandingkan kompetisi-kompetisi di benua lainnya.
“Kita yakin kalau striker buruan kita ini mau bergabung dengan SFC, maka dia akan jadi salah satu bomber yang menakutkan,” urainya.

Robert menyatakan, sejauh ini kedua belah pihak masih dalam tahap menjalin komunikasi intensif. Persoalan yang masih belum terselesaikan adalah masalah harga sang pemain yang dinilai masih terlalu tinggi, meski kisarannya masih berada di bawah Sergio van Dijk. Meski membatasi keuangan tim untuk merekrut pemain-pemain berkualitas, tapi pihaknya tetap harus melakukan negosiasi sebelum mengambil keputusan akhir.

“Kita sudah ajukan penawaran yang sangat pantas baginya dan tinggal menunggu keputusan dari dia saja. Katanya, dia akan berikan kabar pada Senin (18/11/2013) malam, apakah jadi bergabung dengan SFC atau tidak,” ungkap Komisaris PT Bukit Asam itu.

Read Also:

Related Posts
Disqus Comments