Januari 2014

Kamis, 30 Januari 2014

Profil Klub Indonesia Super League 2014: Sriwijaya FC


Perombakan tim secara besar-besaran yang dilakukan manajemen Sriwijaya FC (SFC) terhadap pemain musim lalu, tak membuat Laskar Wong Kito menghilangkan tradisi sebagai klub yang mengusung target juara setiap tahun. Ya, bermaterikan pemain muda dan senior yang telah terbentuk sejak 1 Desember 2013, tim yang dilatih Subangkit ini tak merasa gentar untuk bersaing dalam memburu trofi juara Indonesia Super League (ISL) 2014.

Menilik skuat musim ini, hanya M. Sobran dan Rizki Dwi Ramdhan pemain musim lalu yang masih bertahan. Bahkan, untuk level manajemen dan pelatih juga mengalami perombakan besar-besaran. Namun begitu, persiapan tim yang sudah digelar sejak tiga bulan lalu dinilai cukup untuk mengarungi ketatnya persaingan di ISL nanti.

"Tim ini 98 persen tim baru, yang diperkuat oleh pemain muda dan pemain senior. Kita punya tradisi menjadi juara setiap tahunnya. Alhamdulillah sekarang komunikasi antarpemain sudah terlihat  kompak, dan pemain hampir dikatakan komplet. Kita hanya tinggal mencari satu pemain asing Asia lagi untuk mengganti Diogo," kata Robert Heri, manajer SFC.

SFC pun semakin optimistis dengan format kompetisi dua wilayah. Meski mereka menyadari peluang untuk melaju ke final ISL akan sulit, karena klub-klub papan atas musim lalu banyak berada di wilayah barat. Namun begitu, Robert mengakui tetap yakin timnya bisa bersaing untuk mencapai target juara.

"Tim musim ini lebih baik dari musim lalu, tinggal kerja sama saja yang harus terus diasah karena kita tim baru. Mudah-mudahan ke depan SFC kembali pada masa kejayaannya merebut trofi ISL," papar Robert.
 

STATISTIK MUSIM LALU
Divisi Utama PT Liga Indonesia 2013
Main Menang Seri Kalah Gol
34 17 6 11 56-61

PELATIH: Subangkit

PROFIL SINGKAT
Nama lengkap: Subangkit
Lahir: Pasuruan, 29 November 1959
Tinggi/berat: 172 cm/80 kg
Karier pelatih : Persekabpas Pasuruan (2003-2007), timnas U-16 (2007), timnas U-20 (2008), Persema Malang (2009-2011), Persela Lamongan (2011-2012), Persiwa Wamena (2012-2013), Sriwijaya FC U-21 (2013), Sriwijaya FC (2014-sekarang)
Sukes membawa Sriwijaya FC U-21 menjadi juara Indonesia Super League (ISL) 2012/13, membuat Subangkit langsung dipercaya manajemen untuk menukangi tim senior pada ISL 2014. Dalam pembentukan tim yang hampir 100 persen dihuni muka baru, Subangkit awalnya cukup kesulitan karena harus memadukan permainan para pemain yang sama-sama baru bergabung dalam satu tim.

Kendati harus meracik mulai dari nol, pelatih kelahiran Pasuruan, 29 November 1959 ini akhirnya hampir merampungkan tugasnya membentuk sebuah tim yang siap bersaing untuk merebut trofi ISL musim ini. Diakuinya, dengan pemain yang hampir 100 persen muka baru, terlebih dahulu ia harus memahami karakter setiap pemainnya.

Subangkit menginginkan tim yang memiliki pemain kompetitif untuk selalu siap diturunkan. Mantan pelatih Persela Lamongan itu tak memandang perbedaan antara junior maupun senior untuk menjadi skuat inti. Siapa yang siap, maka itu yang akan diturunkan mulai menit awal dalam setiap pertandingan.

"Tapi yang paling penting saya menginginkan tim yang fisiknya bagus. Selain kompetitif menjadi yang terbaik, pemain harus punya fisik bagus. Di saat kehilangan bola, dia mampu kembali merebut bola. Syukurlah sekarang tim ini sudah hampir terbentuk walau ada beberapa pemain yang masih harus beradaptasi," kata Subangkit.

Dengan format kompetisi dipecah dua wilayah, Subangkit mengatakan memang sedikit mengurangi persaingan untuk merebut juara musim ini. Setidaknya, keputusan dari PT Liga Indonesia membagi kompetisi menjadi dua wilayah meringankan beban finansial klub untuk melakoni partai tandang.

Subangkit mengakui kalau kompetitor Laskar Wong Kito di wilayah barat lebih berat dibandingkan wilayah timur. "Pada dasarnya persaingan itu sama tinggi. Tapi kalau melihat hasil musim lalu, memang persaingan wilayah barat lebih berat, ada Persib, Arema, Barito, Persija, Gresik. Tapi kita  kita tidak tahu mungkin saja banyak kejutan pada musim ini," pungkasnya.
PEMAIN ANDALAN: Lancine Kone

PROFIL SINGKAT
Nama lengkap: Lancine Sanogo Kone
Lahir: Pantai Gading, 16 Juni 1979
Tinggi/berat: 179 cm/70 kg
Posisi: Gelandang/striker
Karier klub: Africa Sports National (2005-2006), KAC Marrakech (2006-2008), Emirates Club (2008-2009), KAC Marrakech (2009-2010), Raja Casablanca (2010-2011), Deltras Sidoarjo (2011-2012), Putra Samarinda (2012-2013), Sriwijaya FC (2013-sekarang)
Sriwijaya FC tak kehilangan sosok pemain andalan sekaligus panutan untuk mengarungi kompetisi Indonesia Super League (ISL) musim ini, meski melakukan perombakan tim besar-besaran. Setelah musim lalu ada Ponaryo Astaman, sosok itu kini berpindah kepada pemain asing Lancine Kone.

Ban kapten SFC pun disematkan di lengannya untuk musim ini. Menyusul, sebagai pemain senior sosoknya disegani baik di dalam maupun diluar lapangan. Selain itu, pemain asal Pantai Gading ini pun layak dikatakan sebagai "jelmaan" Keith Kayamba Gumbs, pemain asing yang berperan sebagai kapten SFC musim 2011/12.

Mengingat usianya yang sudah menginjak 34 tahun, Kone masih memiliki kecepatan, fisik, serta naluri yang baik dalam mencetak gol. Itu bisa dilihat pada torehan tujuh golnya di ajang Inter Island Cup 2014.

"Kone punya kualitas yang mumpuni, dan sebagai pemain bola dia punya segalanya," ucap Subangkit, memuji.

"Dia (Kone) merupakan pemain luar biasa, pengalamannya harus dijadikan teladan bagi pemain lokal kita," kata Robert Heri, manajer SFC, menimpali.

Namun sayang, jelang bergulirnya ISL, Kone harus keluar masuk rumah sakit lantaran pembengkakan pada telapak tangan kanannya. Dia pun dipastikan bakal absen saat SFC bertandang ke markas Persib Bandung, 2 Februari nanti. (gk-55)


Sriwijaya FC Kebut Penyelesaian ITC Legiun Asing


Jelang laga perdana melawan Persib Bandung, Minggu (2/2/2014) di Stadion Jalak Harupat Kabupaten Bandung, manajemen Sriwijaya FC mengaku terus menyelesaikan proses International Transfer Certificate (ITC) bagi 4 pemain asing sebagai syarat untuk dapat turun dalam pelaksanaan kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2014.

Meskipun masih dalam proses administrasi, namun manajemen laskar wong kito tetap memendam optimisme ITC tersebut sudah akan keluar sebelum laga perdana tersebut. Hal tersebut disampaikan manajer SFC, Robert Heri saat acara jamuan makan siang untuk melepas keberangkatan tim menuju Bandung, Rabu (29/1/2014) siang.

“Perlu kita jelaskan bahwa manajemen kita sudah mengurus proses ITC bagi 3 pemain asing kita, yakni Abdoulaiye Maiga, Lancine Kone dan terakhir Ongfiang Frank Oliver. Siang ini proses sudah berjalan dan semoga tidak ada halanga karena kita sudah berkoordinasi dengan agen mereka termasuk federasi sepakbola negara asal mereka,” ujarnya.

Namun dirinya mengakui memang untuk pemain asing asal Iran, Vali Khorsandipish Kenari pihaknya sedikit memerlukan waktu untuk penyelesaian ITC tersebut. “Kendalanya bukan dari kita, namun karena PSSI-nya Iran libur setiap Kamis dan Jumat sehingga kita baru bisa mengurus ITC-nya, tapi staf PT SOM sudah kita tugaskan untuk terus memantau perkembangannya. Kami tetap optimis semua akan selesai sebelum kick off laga melawan Persib,” tambahnya.

7 Mantan Pemain Sriwijaya FC Siap Menjegal


Sriwijaya FC dipastikan bakal bertemu tuan rumah Persib Bandung dalam laga perdana Indonesia Super League (ISL), di Stadion Si Jalak Harupat, 2 Februari mendatang. 

Menjadi sedikit emosional karena dalam pertemuan ini Laskar Wong Kito akan menantang tujuh eks pemainnya yang kini membela skuad berjuluk Maung Bandung. Ketujuhnya adalah Tony Sucipto, Achmad Jufriyanto, Supardi Nasir, Abdul Rahman Sulaiman,Firman Utina, Muhammad Ridwan dan Tantan.

Head Coach SFC, Subangkit yang dipercaya menukangi SFC musim ini sama sekali tidak menganggap hal itu sebagai suatu rintangan. Sebab, baginya Persib tetaplah lawan yang harus dikalahkan dan percaya dengan komposisi skuadnya sekarang.


“Saya sudah cukup puas dengan skuad kita saat ini. Hampir sekitar 90 persen lebih, saya anggap skuad kita sudah bagus. Kesolidan dan kerjasama tim sudah terjalin dengan baik,” katanya, Rabu (29/1/2014).

Dikatakan, dirinya malah berharap dengan semakin banyaknya pemain mantan pemain SFC di tubuh Persib saat ini, bisa sedikit menguntungkan timnya. Sebab, terlepas dari sikap profesionalitas dari masing-masing pemain, tentu masih ada sisi emosional yang masih berbekas pada mantan klubnya.

Diapun sudah mengalami saat anak asuhnya, Vendri Mofu yang tampil jauh di bawah performa terbaik saat menghadapi mantan klubnya Semen Padang dalam ajang Inter Island Cup (IIC) lalu.

“Saya harap hal itu malah bisa jadi keuntungan bagi kita,” papar mantan Pelatih Persiwa Wamena.

Syakir Sulaiman Ingin Segera Bermain Bersama Sriwijaya FC


Setelah gagal merumput di Jepang, Syakir Sulaiman akan fokus di klub barunya, Sriwijaya FC.

Pemain muda terbaik kompetisi Liga Super Indonesia (ISL) 2013 ini berharap permasalahan antara dirinya dengan Persiba Balikpapan rampung secepatnya.

"Saya berharap permasalahan ini segera selesai. Kemungkinan habis Kongres PSSI akan ada jawaban," tutur pria asal Aceh ini.

Syakir mengaku tengah menikmati seluruh proses yang dijalani, termasuk rumitnya proses transfer dari Persiba ke Sriwijaya FC. Karena dianggap masih bermasalah, Syakir belum bisa tampil memperkuat klub barunya di ajang Inter Island Cup 2014.

"Saya ingin bisa kembali bermain," harap Syakir yang musim lalu bermain 2372 menit dalam 25 pertandingan.

Sabtu, 25 Januari 2014

Sriwijaya FC Kontrak Frank Olivier Ongfiang


Sriwijaya FC mengakhiri perburuan pemain asing untuk mengisi satu kuota yang kosong. Frank Olivier Ongfiang pemain asing asal Kamerun, Jumat (24/1), sudah bergabung mengikuti latihan bersama pemain lainnya di stadion Bumi Sriwijaya.

Menurut manajer Sriwijaya FC Robert Heri, Frank Olivier sebelum mengikuti latihan, pada Jumat pagi mantan pemain tim nasional U-23 Kamerun melakukan tes kesehatan di Rumah Sakit Bhayangkara, Palembang.

Robert Heri menjelaskan, Frank Oliver Ongfiang tidak menjalani proses seleksi untuk bergabung dengan klub berjuluk Laskar Wong Kito. “Manajemen akan segera melakukan penandatangan kontrak setelah hasil medical check up sudah keluar dari rumah sakit,” katanya.

Usai menjalani latihan bersama Laskar Wong Kito pelatih Sriwijaya FC Subangkit mengungkapkan kepada wartawan,  Frank Olivier Ongfiang  sepertinya pemain yang berkualitas. “Penilaian saya, saat latihan tadi sentuhan bolanya sangat bagus,” katanya.

Mengenai kondisi fisik pemain yang pernah bergabung dengan klub seri A Italia, Unione Venezia dan US Palermo itu, menurut Subangkit hasilnya akan terlihat setelah adanya hasil pemeriksaan dari tim medis.

Sementara itu Frank Olivier menjelaskan, setelah bergabung dengan Sriwijaya FC ia ingin klub Laskar Wong Kito kembali meraih gelar juara  Indonesian Super League (ISL) musim ini. Pada kesempatan itu Alex Banmou agen Frank Oliveir menjelaskan, tentang  pemberitaan yang menyebutkan bahwa pemain yang pernah bergabung dengan klub Al Ain dari Uni Emirat Arab tidak pernah mengikuti seleksi dengan klub ISL.

“Dengan Persiba baru sebatas komunikasi awal. Frank sendiri baru tiba di Indonesia tiga hari lalu. Tiba di Jakarta langsung ke Palembang,” katanya.

Perjalanan karir Frank Olivier, dari Itali pemain berusia 28 tahun ini kemudian mencicipi bermain di Liga Tunisia dan bergabung dengan Al Ahly Tripoli. Di Asia Frank pernah bergabung dengan Al Ain di Liga Uni Emirat Arab 2007 – 2008 dan bermain di Liga Ukraina bergabung dengan klub FC Zirka Kirovohrad 2011 – 2012.

Pelatih Subangkit menjelaskan, dari keterangan agennya, pemain tersebut terakhir bermain di Liga Angola, Afrika yang musim kompetisinya baru berakhir Desember 2013.

Selasa, 21 Januari 2014

Sriwijaya FC vs Arema, Duel Hidup-Mati Dua Sohib


Jika melihat tradisi dan reputasi, sepertinya baik Arema maupun Sriwijaya FC memiliki tradisi yang kuat di kancah sepakbola Indonesia. Arema bahkan memiliki basis suporter yang kuat karena sejak puluhan tahu lalu dan sudah menancapkan kukunya di level teratas Liga Indonesia. 

Sementara itu, SFC baru berusia 9 tahun, mungkin untuk basis suporter, SFC harus banyak belajar kepada Arema. Tetapi untuk prestasi sejak bergulirnya Divisi Utama Liga Indonesia hingga Indonesia Super League (ISL), Laskar Wong Kito mengoleksi 10 gelar.

Namun bukan reputasi dan tradisi yang menjadi perhatian. Dalam laga panas dan bisa dikatakan laga hidup mati untuk mengejar tiket final. Sriwijaya FC akan menghadapi Arema Indonesia, tuan rumah yang dijagokan atau menjadi kandidat kuat menjadi juara IIC 2014. Pertarungan yang akan tersaji di Kanjuruhan Malang, Selasa (21/1/2014) pukul 19.00, juga mengadu kualitas SFC versus Arema dari semua lini.

Khususnya untuk punggawa Asing. Nama Diogo Rangel Santos dari Sriwijaya FC dan Alberto Goncalves menjadi sorotan. Diogo bahkan mengaku, banyak belajar dari Beto, mulai dari cara beradaptasi di Liga Indonesia, hingga meningkatkan dan menjaga performa.

"Semasa di Gresik (United) saya kerap main ke sana dan kami bersahabat. Saya menghormatinya sebagai senior yang lebih pengalaman dan saya banyak belajar dari dia. Namun ketika di lapangan saya akan berusaha keras untuk menghentikannya, dia penyerang yang luar biasa, akan sulit dihentikan," kata Diogo, Senin (20/1/2014).

Menurut Diogo, pertandingan menghadapi Arema tidak sekadar mengejar tiket IIC semata, tetapi juga menjadi acuan menghadapi kompetisi sesungguhnya yakni ISL 2014. "Saya sebagai pemain akan berusaha keras menjalankan instruksi pelatih, mohon doa dan restunya," jelas Diogo.

Sementara Beto, adalah striker dengan reputasi top di ISL. Dia adalah striker subur dan pernah menjadi top skorer di musim 2011/2012. Bahkan hingga kini dia masih berstatus striker papan atas. Mampukah Diogo menghantikan predator berbahaya ini, akan tersaji Selasa besok.

Sementara itu, pelatih Suharno meminta anak asuhnya tidak menganggap remeh tim tamu, apalagi Sriwijaya FC adalah tim juara bahkan juara bertahan IIC.

"Mereka tim pengalaman dan hasil pertandingan terakhir mereka menang atas lawannya," jelasnya.

Senin, 20 Januari 2014

Sriwijaya FC Bantai Perseru 8 Gol Tanpa Balas


Usai dipecundangi Barito Putra dengan skor 1-4, Sriwijaya FC melampiaskan kemarahan mereka terhadap Perseru Serui. Laskar Wong Kito membantai Kuda Laut Oranye dengan skor telak 8-0 dalam laga lanjutan 8 besar Inter Island Cup (IIC) 2014 yang digelar di Stadion Kanjuruhan, Malang.

Pesta gol Sriwijaya sudah dimulai sejak menit 2. Sepakan bebas spektakuler dari Lancine Kone mampu menakukkan kiper Galih Firmansyah dengan mudah.

Unggul cepat, Sriwijaya bermain lebih pede. Mereka berani menampilkan permainan bola-bola pendek yang cepat. Sebaliknya, Perseru terlihat panik karena sudah tertinggal.

Di menit 22, Kone mencetak gol keduanya. Melewati hadangan dua pemain Perseru, Kone melepaskan sepakan terukur dengan kaki kirinya. Galih pun tidak sanggup membendung laju bola.

Kone akhirnya mencetak hattrick 16 menit selang gol keduanya. Sepakan jarak jauh mendatarnya mampu membuat Galih memungut bola dari gawangnya untuk kali ketiga. Hingga jeda, skor 3-0 untuk keunggulan Sriwijaya bertahan.

Di babak kedua, Sriwijaya kembali memperlebar jarak lewat gol penalti Kone. Anis Nabar membuat keunggulan Sriwijaya menjadi 5-0 lewat golnya di menit 68.

Kone benar-benar menjadi mimpi buruk bagi pertahanan Perseru. Striker asal Pantai Gading itu sukses membuat gol kelimanya dalam pertandingan ini lewat sepakan bebas kerasnya di menit 73.

Dua gol terakhir Sriwijaya diciptakan oleh Anis Nabar di menit 76 dan chip indah dari Diogo Santos pada masa injury time. Dengan kemenangan besar ini, Sriwijaya masih berpeluang untuk bisa lolos ke final IIC 2014.

Susunan Pemain
Sriwijaya FC: Fauzi Toldo (GK); Diogo Santos, Firdaus Ramadhan, Abdoulaye Maiga, Jeki Arisandi; Asri Akbar, Hapit Ibrahim, Anis Nabar, Siswanto, Vendry Mofu; Lancine Kone.

Perseru Serui: Galih Firmansyah (GK); Michael Ditubun, Alexander Yarangga, Agus Hendrawan, Pierre Semme; Onny Marthen, Ali Khaddafi, Stevie Bonsapia, Fred Ferinando; Alan Aronggear, Yoksan Ama.

Jumat, 17 Januari 2014

Ini Jadwal 8 Besar Inter Island Cup


 
 Turnamen pra musim Inter Island Cup (IIC) 2014 telah memasuki babak 8 besar. Klub-klub terbaik dari masing-masing zona akan tampil untuk memperebutkan dua tempat pada babak final. 

PT Liga Indonesia menjadwalkan babak 8 besar akan dilangsungkan pada Sabtu (18/1/2014) – Rabu (22/1/2014). Masing-masing klub dibagi ke dalam dua grup.

Berada di Grup A, Sriwijaya FC, Arema Cronus, Barito Putera, dan Perseru Serui.

Pertandingan dilangsungkan di Stadion Kanjuruhan Kabupaten, Malang.

Sementara berada di Grup B, Persib Bandung, Persik Kediri, Persiram Raja Ampat, dan Mitra Kukar. Pertandingan dilangsungkan di Stadion Manahan, Solo.

Dua klub peringkat teratas di masing-masing grup akan melaju ke babak final. Pertandingan final dilangsungkan di Stadion Gelora Delta Sidoarjo pada Sabtu (25/1/2014).

Berikut Jadwal Babak 8 besar Inter Island Cup 2014:

GRUP A: (Lokasi Stadion Kanjuruhan Kabupaten, Malang)
1. Juara Grup Sumatera (Sriwijaya FC)
2. Juara Grup Jawa 2 ( Arema Cronus)
3. Juara Grup Kalimantan ( Barito Putera)
4. Runner up Grup Papua-Sulawesi (Perseru Serui)

Sabtu, 18 Januari 2014:
Sriwijaya FC vs Barito Putera, 15.30 WIB
Arema Cronus vs Perseru Serui 19.30 WIB

Minggu, 19 Januari 2014:
Barito Putera vs Arema Cronus, 15.30 WIB
Perseru Serui vs Sriwijaya FC, 19.30 WIB

Selasa, 21 Januari 2014:
Barito Putera vs Perseru Serui, 15.30 WIB
Sriwijaya FC vs Arema Cronus, 19.00 WIB

GRUP B: (Lokasi Stadion Manahan Solo)
1. Juara Grup Jawa-1 ( Persib Bandung)
2. Juara Grup Jawa-3 ( Persik Kediri)
3. Juara Grup Papua-Sulawesi (Persiram Raja Ampat)
4. Runner up Grup Kalimantan (Mitra Kukar)

Minggu,19 Januari 2014
Persib vs Persiram, 15.30 WIB
Persik vs Mitra Kukar, 19.00 WIB

Senin, 20 Januari 2014
Persiram vs Persik, 15.30WIB
Mitra Kukar vs Persib, 19.00 WIB

Rabu, 22 Januari 2014
Persiram vs Mitra Kukar, 15.30 WIB
Persib vs Persik, 19.00 WIB

Final
Lokasi: Stadion Gelora Delta Sidoarjo
Sabtu, 25 Januari 2014
Juara Grup A Babak 8 Besar vs Juara Grup B

Syakir Sulaiman Bersiap Mentas


Winger muda Sriwijaya FC, Syakir Sulaiman bersiap mentas di lapangan hijau, dalam babak delapan besar Inter Island Cup (IIC) di Stadion Kanjuruhan Malang, 18-21 Januari nanti. 

Sebelumnya, pemain muda terbaik Indonesia Super League (ISL) 2012/2013 itu sempat absen di dua laga awal pada babak penyisihan saat melawan Semen Padang. Syakir belum dapat pengesahan dari PT Liga Indonesia, terkait persoalan statusnya dengan mantan klub terdahulu, Persiba Balikpapan. Namun, masalah itu sudah dimediasi langsung oleh PT Liga agar ketiga pihak yang bersengketa (Syakir, SFC dan Persiba) bisa menyelesaikannya secara baik-baik.

“Pak Djoko Driyono (CEO PT Liga Indonesia) kemarin, Selasa (14/1/2014) sudah bertemu kita langsung dan beliau ingin membantu memediasi penyelesaian masalah Syakir ini,” kata Manajer Tim SFC, Robert Heri, Kamis (16/6/2014).

Robert berharap dengan adanya mediasi itu dalam beberapa hari kedepan Syakir bisa mendapatkan pengesahan dari PT Liga Indonesia. Makanya tidak heran jika sang pemain sengaja diboyong juga ke Malang bersama pemain SFC lain. Apalagi, dalam babak delapan besar itu SFC akan melakoni tiga pertandingan yakni melawan Barito Putra (18/1/2014), Perseru Serui (19/1/2014) dan Arema Cronous (21/1/2014).

“Kita main tidak hanya satu pertandingan saja. Makanya kita sangat berharap masalah Syakir bisa selesai, sebab tenaganya sangat kita butuhkan,” beber Kepala Dinas Pertambangan dan Energi Sumsel itu.

Sebelumnya, Djoko Driyono sempat mengatakan kasus perebutan Syakir antara SFC dengan Persiba memang belum diputuskan. Pihaknya masih harus mengkaji beberapa dokumen terkait legalitas Syakir. Namun, jika persoalan itu bisa diselesaikan secara baik-baik tentu tidak ada salahnya dan PT Liga Indonesia siap memediasi antara tiga pihak bersengketa (Syakir, SFC dan Persiba).

“Kita akan coba menengahi permasalahan ini agar bisa cepat selesai,” katanya usai menyaksikan pertandingan antara SFC versus Semen Padang, (14/1/2014) lalu.

Namun jika langkah mediasi itu pun tetap tidak berhasil, maka lanjut Joko, pihaknya terpaksa harus bersikap tegas dengan melihat dokumentasi dari masing-masing klub yang memperebutkan Syakir itu. Pengesahan seorang pemain akan sangat ditentukan dengan berkas kontrak. Bagi klub yang tak dapat menujukkan kontrak musim depan bersama Syakir diminta untuk dapat berlapang dada.

“Syakir pun harus dapat mengembalikan uang DP bila memang sudah menerimanya. Namun, saya berharap persoalan ini memang sebaiknya tak terjadi lagi. Seharusnya masing-masing pihak dapat menghormati kesepatan baik lisan ataupun tertulis,” terangnya.

Kamis, 16 Januari 2014

Sriwijaya FC Mulai Raba Kekuatan lawan


 
Sriwijaya FC tampil beda musim ini. Hampir 100 persen skuad Laskar Wing Kito memang berbeda dengan sebelumnya. Perubahan ini tentu saja menyimpan banyak pertanyaan bagi para suporter, baik yang menaruh harapan tinggi maupun meragukannya.

Ajang Inter Island Cup 2014 dijadikan sebagai ajang pertama bagi fans Sriwijaya FC untuk melihat sejauh mana prospek tim yang kini diasuh oleh Subangkit tersebut. Menariknya, ujian tersebut tidaklah mudah, karena Sriwijaya FC harus terlibat dalam derby Andalas menghadapi Semen Padang, yang terakhir menjadi juara IPL.

Pada akhirnya, Sriwijaya FC berhasil lolos dari ujian pertama. Walau mengalami perubahan drastis di komposisi pemain, namun pemain-pemain baru Laskar Wong Kito membuktikan mereka layak menjadi andalan klub asal Sumatera Selatan itu. Asri Akbar pun berhasil menunjukkan hegemoninya atas Semen Padang, yang tidak mengalami perubahan banyak pemain sejak musim lalu.

Manajer Sriwijaya FC, Robert Heri mengungkapkan masuknya Sriwijaya FC masuk ke delapan besar Inter Islan Cup (IIC) 2014 menjawab keraguan masyarakat akan tim yang hampir 100 persen ini mengalami perombakan.

"Ini bisa menjawab keraguan masyarakat akan kemampuan Sriwijaya FC," kata Robert, Rabu (15/1).

Pada babak 8 besar IIC 2014, Sriwijaya FC tergabung bersama Arema Indonesia, Perseru Serui dan Barito Putera di grup A. Semua laga Grup A ini digelar di Stadion Kanjuruhan, Malang, 18-21 Januari 2014.

Pelatih Sriwijaya FC, Subangkit, mengakui anak asuhnya akan menghadapi tantangan yang lebih berat di babak 8 besar. Pasalnya, tim yang lolos adalah yang terbaik dari masing-masing zona, apalagi semua laga digelar di markas Arema.

“Kami dihadapkan pada jadwal yang sangat minim recovery. Walaupun kita tahu, semua tim juga dihadapkan pada kondisi yang sama. Tapi, harus diakui Arema akan mendapat keuntungan lain sebagai tuan rumah,” kata Subangkit.

Terkait lawan, Subangkit memang dengan gamblang menyebutkan Arema sebagai pesaing terkuat. Namun, mantan pelatih Persiwa itu juga tidak meremehkan kekuatan dua kontestan lainnya, Barito dan Perseru.

“Barito tim yang bagus, kolektivitas permainan mereka cukup baik. Apalagi 70 persen  pemain lama. Masuknya Ruben dan Cusel jadi tenaga baru yang menjadi ancaman. Perseru pun tetap jadi perhatian kami,  karena mampu lolos melewati Persipura. Tapi kami akan tetap bermain normal seperti ketika mengalahkan Semen Padang kemarin,” papar Subangkit kepada ligaindonesia.co.id, Rabu (15/1).

Para penggawa Sriwijaya FC sendiri mendapatkan waktu istirahat sejenak dari rutinitas latihan pada Rabu (15/1) ini. Subangkit mengatakan bahwa sengaja memberikan istirahat untuk anak asuhnya sebelum evaluasi tim dilakukan.

Rencananya, Sriwijaya FC akan bertolak ke Malang pada Kamis (16/1) esok, membawa 20 pemain. Erol dan  Hamzah sepertinya akan ditinggal di Palembang, karena mengalami cedera.

Ini Dia Striker yang Diingikan Subangkit


 
 Sriwijaya FC kesulitan mencari striker yang cocok bagi tim, baik itu lokal maupun asing. Pelatih Subangkit memberikan beberapa kriteria tentang penyerang murni yang dibutuhkan. Yakni, striker harus kuat, tidak hanya duel satu lawan satu dengan pemain lawan, juga dalam penguasaan bola, perebutan bola, dan penempatan posisi.

"Ketika kriteria itu yang dibutuhkan, selain dia cerdas memiliki visi dan kuat pula dalam bola-bola udara," jelas Subangkit, Rabu (15/1/2014).

Subangkit yakin bisa menemukan striker yang dicarinya, karena waktu transfer masih cukup panjang, dia pun akan mencari striker sambil jalan terlebih lagi SFC saat ini fokus di Inter Island Cup."Saya yakin kami akan mendapatkan striker yang dicari," jelasnya.

SFC saat ini masih terus memburu striker asing berkualitas, meski sejauh ini kedatangan striker asal Bosnia Herzegovina. Meski Igor sudah mencetak gol lawan Semen Padang di leg pertama 10 Januari lalu, namun di leg kedua, Igor justru tidak diturunkan.

Subangkit bahkan lebih memilih menurunkan tiga gelandang serangnya Lancine Kone, Anis Nabar dan Siswanto.

Kone Penyebab Terdepaknya Igor


Sriwijaya FC mengalihkan bidikan guna memenuhi satu kuota pemain asing yang tersisa musim ini. Jika sebelumnya SFC sangat ngebet untuk merekrut striker tangguh di lini depan, kini bidikan itu dialihkan ke posisi geladang box to box (sama-sama mahir membantu tim baik saat menyerang dan bertahan).

Di sisi lain, striker asal Bosnia-Herzegovina, Igor Radovanovic yang sudah mengikuti seleksi dalam satu pekan terakhir, akhirnya dipastikan angkat koper setelah penampilan pemain berkulit putih itu tidak sesuai harapan.

Head Coach SFC, Subangkit menerangkan usai menolak Igor kemarin, tampaknya dia akan berubah pikiran untuk mencari striker pengganti. Pelatih asal Pasuruan, Jawa Timur itu malah ingin mencari pemain asing non-Asia di posisi gelandang, guna menjaga kedalaman tim di sepanjang musim nanti. Posisi itu dinilai lebih krusial dibandingkan dengan posisi striker yang kini sudah dihuni oleh beberapa pemain.

“Apalagi (Lancine) Kone juga bisa kita mainkan di posisi striker,” katanya ketika diwawancarai wartawan di Hotel Swarna Dwipa Palembang, Rabu (15/1/2013).

Igor Lemah Penguasaan Bola


SEBELUMNYA  sinyal terbuangnya Igor ini sudah diketahui pasca pertandingan Semen Padang versus Semen Padang kemarin. Pemain yang memiliki tinggi badan 190 cm itu sama sekali tidak diturunkan dan hanya menjadi penghangat bangku cadangan. Usai pertandingan Subangkit sempat memberi alasan kalau Igor tidak dimainkan semata-mata karena strategi tim, tapi kemarin dia mempertegas kalau penolakan Igor dilakukan karena performanya tidak sesuai harapan.

“Igor memang bagus di bola-bola atas hal itu dia buktikan saat mencetak gol saat leg pertama melalui sundulan. Namun, selebihnya dia kurang kuat di penguasaan bola. Padahal saya ingin striker itu mampu menahan bola, agar pemain di lini kedua bisa maju membantu serangan,” paparnya.

Manajer Tim SFC, Robert Heri menambahkan kalau saat ini posisi Igor sendiri sudah kembali ke negara asalnya sejak kemarin pagi. Penolakan pemain baginya bukan hal besar, sebab sebelumnya SFC juga pernah menolak striker lain seperti Serge Pacome Djiehou karena juga tidak sesuai ekspektasi pelatih.

“Igor kita persilakkan pulang, sebab kita ingin mencari pemain yang benar-benar berkualitas dan sesuai dengan kebutuhan tim,” ucapnya.

"Sejauh ini kita belum temukan sosok pemain asing yang akan memenuhi kuota itu. Kita akan cari sambil jalan saja, sebab tim juga tengah fokus di babak delapan besar Inter Island Cup," lanjut Komisaris PT Bukit Asam itu

Rabu, 15 Januari 2014

Sriwijaya FC Siap Menuju Ke Malang


 
Usai memastikan lolos ke babak 8 besar Inter Island Cup (IIC) mewakili Zona Sumatera, tugas berat sudah menanti Sriwijaya FC. Pasalnya dalam jadwal yang dirilis oleh PT LI, SFC akan memainkan laga berat dalam babak lanjutan yang akan digelar di stadion Kanjuruhan Malang mulai 18 Januari mendatang.

Sesuai draft jadwal yang diterima, SFC akan tergabung bersama tuan rumah Arema Cronus, wakil Kalimantan Barito Putra dan klub kejutan dari bumi Papua, Perseru Serui. Laga pertama SFC akan menghadapi tim asal Banjarmasin Barito Putra pada Sabtu, 18 Januari pada laga pertama yang digelar pada pukul 15.30 WIB.

Keesokan harinya, laskar wong kito kembali harus bermain menghadapi Perseu Serui, Minggu (19/1) pada laga kedua yang akan dimulai pada pukul 19.00 WIB. Setelah istirahat sehari, pada Selasa (21/1) barulah SFC akan menantang tim tuan rumah Arema Cronus pada laga kedua sekaligus menutup babak 8 besar grup A.

“Sekarang kita akan fokus pemulihan fisik terlebih dahulu, yang jelas kita siap tempur. Namun tim ini tetap memerlukan tambahan 2 pemain lagi, 1 posisi asing untuk striker dan 1 lokal di lini belakang untuk menjadi back up posisi stoper,” jelas pelath SFC, Subangkit.

Gol Cepat Lancine Kone Buat Semen Padang Sulit Berkembang


 

Semen Padang harus mengakui keunggulan saudara satu pulau mereka, sriwijaya FC Palembang, itu setelah mereka kalah di leg kedua Inter Island cup (IIC) 2014 zona Sumatera dengan skor 3-1, Selasa (14/1) petang.

Asisten pelatih dari klub berjuluk Kabau Sirah, Weliansyah, pun mengaku gol cepat Lancine Kone membuat timnya menjadi tersentak.

“Harus kami akui gol pertama Sriwijaya sempat membuat permainan kami tidak berkembang, walau sempat memperkecil kedudukan, namun harus diakui tuan rumah bermain lebih baik sore ini,” ujarnya usai laga.

Kone sendiri menjadi bintang dalam laga tersebut, ditambah gol cepatnya di menit kesatu. Sedangkan, faktor lain yang membuat Semen Padang harus menyerah adalah pasokan pemain yang minim lantaran cedera.

“Praktis kami hanya ada dua pemain di depan, secepatnya kami akan melakukan evaluasi apakah kedepan akan kembali melakukan aktifitas di bursa transfer,” tandasnya.

Sriwijaya FC memastikan tiket ke delapan besar dengan hasil aggregat 4-2, hasil dari imbang 1-1 di kandang Semen Padang, dan menang di Jakabaring 3-1.

Selasa, 14 Januari 2014

Lancine Kone & Erol Iba Dapat Lampu Hijau Dari Dokter Tim


Dua pemain Sriwijaya FC Lancine Kone dan Erol Iba berpeluang dimainkan melawan Semen Padang di leg kedua Inter Island Cup (IIC) 2014 zona Sumatera di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Selasa (14/1).

Kone dan Erol absen di leg pertama, karena sedang memulihkan cedera mereka. Tim Dokter yang menanganinya menyatakan, kebugaran kedua pemain itu sudah makin membaik. Kone dinilai sudah pulih 95 persen, sedangkan Erol sudah tak ada masalah usai menjalani pengobatan tradisional di Padang.

Hanya saja, keputusan untuk berjibaku di lapangan masih menunggu keputusan sang juru taktik Subangkit yang punya wewenang atas anak asuhnya. Kondisi terakhir Kone telah disampaikan tim dokter kepada Subangkit.

“Saya sudah berikan rekomendasi pada pelatih, serta menyatakan cedera Kone sudah membaik, dan mampu dimainkan lawan Semen Padang nanti,” kata dokter tim Victor.

Sedangkan mengenai Erol, Victor menyatakan, kondisi mantan pemain Gresik United ini lebih siap dibandingkan Kone. Sementara M Hamzah sepertinya masih harus menjalani perawatan lebih intensif.

“Erol lebih dulu saya rekomendasikan kepada pelatih. Sebab dia sudah sembuh total. Tapi kalau Hamzah belum sama sekali saya rekomendasikan, karena kondisinya baru sekitar 75 persen. Saya khawatir cederanya semakin parah jika dipaksa untuk main,” imbuhnya.

Subangkit Minta Pemain Jaga Konsentrasi


Pelatih Sriwijaya FC Subangkit meminta agar para pemain tetap menjaga konsentrasi saat menghadapi Semen Padang dalam leg kedua Inter Island Cup (IIC) 2014 zona Sumatera di Stadion Gelora Jakabaring, Selasa (14/1).

Sriwijaya FC mampu memaksa Semen Padang bermain imbang 1-1 pada leg pertama di Stadion H Agus Salim. Meski begitu, Subangkit menilai tim besutannya masih banyak kekurangan. Ia berharap  yang mana pada leg kedua sudah jauh lebih baik.

“Kita sempat unggul, namun dua menit kemudian kita kebobolan. Artinya lini belakang lengah, dan konsentrasi pemain pecah,” ujar Subangkit.

“Kita akan evaluasi keseluruhan, tapi yang utama di lini belakang.”

Saat menjamu Semen Padang, Sriwijaya FC bakal mendapat dukungan dari fans Laskar Wong Kito yang sudah lama tidak menonton langsung tim kebanggaannya berjibaku di lapangan. Minimal, Sriwijaya FC bisa menahan imbang Kabau Sirah tanpa gol untuk lolos ke babak selanjutnya.

Karena itu, agar hal tersebut terealisasi, Subangkit betul-betul berharap, apa yang terlihat kurang di setiap sektor, terutama lini belakang, sudah lebih baik sebelum kick-off leg kedua dimulai.

“Semoga semua kekurangan ini dapat diperbaiki anak-anak," tukas mantan pelatih Persekapas Pasuruan itu.

Sabtu, 11 Januari 2014

Raih Hasil Imbang, Subangkit Puas Permainan Pemain Sriwijaya FC


Sriwijaya FC mampu memetik hasil imbang 1-1 saat menghadapi tuan rumah Semen Padang pada laga pertama zona Sumatera Inter Island Cup 2014 di Stadion Haji Agus Salim, Padang, Jumat (10/1).

Hasil ini menjadi modal yang bagus bagi Sriwijaya FC yang akan bertindak sebagai tuan rumah pada pertemuan kedua di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang, 14 Januari nanti. Pelatih Sriwijaya, Subangkit, pun merasa puas dengan permainan skuat asuhannya.

Meski dia mengakui ada beberapa pemain pilarnya yang tidak bisa bermain di laga itu. "Namun tadi semua pemain bermain maksimal. Itu juga disebabkan kondisi fisik para pemain saya yang bagus, sehingga setiap kehilangan bola dapat cepat menutup lubang yang ditinggalkan," kata Subangkit.

Berdasarkan hasil ini, Subangkit pun merasa yakin Asri Akbar dan kawan-kawan bisa mendapatkan hasil yang lebih baik di pertemuan kedua nanti. Menyusul, tidak seperti sebelum pertemuan pertama ini yang masih buta kekuatan Semen Padang, kali ini Subangkit sudah mengetahui apa saja yang harus diantisipasi dan diwaspadai pada pertemuan kedua.

"Semen Padang memang tim yang bagus. Mereka punya sayap yang bagus, dan itu akan kami waspadai di leg kedua nanti," ucap mantan pelatih Persekapas Pasuruan ini.

Di samping itu, Subangkit pun memberikan pendapatnya tentang penampilan striker asing Igor Radovanovic. Menurutnya, Radovanovic adalah pemain yang bagus. Namun lantaran baru bergabung empat hari bersama Laskar Wong Kito, pemain asal Serbia itu masih belum bisa beradaptasi dengan kondisi cuaca di Indonesia.

"Sebetulnya dia tadi di 10 menit babak kedua sudah meminta pergantian, karena belum adaptasi cuaca. Tapi secara keseluruhan dia pemain yang bagus," pungkas Subangkit.

Semen Padang Tertahan Di Kandang


Semen Padang menjamu lebih dulu Sriwijaya FC pada laga Inter Island Cup 2014 di Stadion GOR Haji Agus Salim, Padang, Jumat (10/1). Pada laga ini, pelatih Semen Padang, Jafri Sastra, memilih untuk memasang Airlangga Sucipto di lini depan sejak menit pertama.

Sementara Sriwijaya FC, langsung memainkan striker asal Serbia Igor Radovanovic.  Ini pun akan menjadi laga paling emosional bagi gelandang anyar Sriwijaya FC, Vendry Mofu. Mengingat, pada musim sebelumnya Mofu merupakan salah satu pemain andalan Semen Padang. Pelatih Sriwijaya, Subangkit, pun langsung memainkan pemain asal Papua tersebut di laga ini.

Pada babak pertama, permainan kedua tim berlangsung cukup ketat dan keras. Semen Padang yang pada menit-menit awal pertandingan cukup mendominasi harus tertinggal lebih dulu melalui gol Igor Radovanovic pada menit ke-42.

Beruntung, tuan rumah mampu membalas melalui gol yang dicetak Ricky Ohorella dua menit kemudian. Skor 1-1 bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, Semen Padang masih sedikit mendominasi penguasaan bola. Sayang, beberapa peluang yang tercipta di depan gawang gagal berbuah gol. Dua di antaranya, tendangan dari M. Rizal dan David Pagbe yang hanya membentur mistar gawang.

Skor 1-1, tetap bertahan hingga peluit akhir dibunyikan. Dengan demikian, tugas Semen Padang bisa dibilang cukup berat. Pasalnya, pada pertemuan kedua mereka harus bertandang ke markas Sriwijaya FC. Seperti diketahui, itu akan menjadi laga penentuan siapa yang berhak lolos ke babak selanjutnya di antara kedua tim.


Susunan pemain kedua tim:

Semen Padang: 4-4-2
Pelatih: Jafri Sastra

22 Jandia Eka Putra; 2 Novan Setya Sasongko, 5 David Pagbe, 26 Seftia Hadi, 11 Hengky Ardiles; 12 Jajang Paliama, 6 Yoo Hyun Koo, 17 M Nur Iskandar/27 F. Dillah (21), 18 Ricky Ohorella; 23 Esteban Vizcarra, 99 Airlangga Sucipto

Cadangan: 31 Fakhrurrazi, 4 A. Rinaldi, 7 Rudi, 9 M. Rizal, 13 Wahyu Wijiastanto, 21 E Gonzalez, 27 F. Dillah

Sriwijaya FC: 4-4-2
Pelatih: Subangkit
22 F. Toldo; 5 A. Maiga, 21 F. Ramadhan, 31 Diogo, 32 M. Abdurrahman; 6 A.Akbar, 7 Siswanto, 10 V. Mofu, 13 A. Sumardi; 9 I. Radovanovic/37 R. Ramadhan, 93 A. Nabar

Cadangan: 85 S. Gebze, 8 S. Alam, 11 A. Martha, 19 R. Fauzi, 24 H. Ibrahim, 30 J. Arisandi, 37 R. Ramadhan

Jumat, 10 Januari 2014

Semen Padang - Sriwijaya FC: Susunan Pemain


Semen Padang bakal menjamu lebih dulu Sriwijaya FC pada laga Inter Island Cup 2014 di Stadion GOR Haji Agus Salim, Padang, Jumat (10/1). Pada laga ini, pelatih Semen Padang, Jafri Sastra, kali ini memilih untuk memasang Airlangga Sucipto di lini depan.

Sementara Sriwijaya FC, langsung memainkan striker asal Serbia Igor Radovanovic.  Ini pun akan menjadi laga paling emosional bagi gelandang anyar Sriwijaya FC, Vendry Mofu. Mengingat, pada musim sebelumnya Mofu merupakan salah satu pemain andalan Semen Padang. Pelatih Sriwijaya, Subangkit, pun langsung memainkan pemain asal Papua tersebut di laga ini.

Berikut susunan pemain kedua tim:

Semen Padang: 4-4-2
Pelatih: Jafri Sastra

22 Jandia Eka Putra; 2 Novan Setya Sasongko, 5 David Pagbe, 26 Seftia Hadi, 11 Hengky Ardiles; 12 Jajang Paliama, 6 Yoo Hyun Koo, 17 M Nur Iskandar, 18 Rizki Ohorella; 23 Esteban Vizcarra, 99 Airlangga Sucipto

Cadangan: 31 Fakhrurrazi, 4 A. Rinaldi, 7 Rudi, 9 M. Rizal, 13 Wahyu Wijiastanto, 21 E Gonzalez, 27 F. Dillah

Sriwijaya FC: 4-4-2
Pelatih: Subangkit
22 F. Toldo; 5 A. Maiga, 21 F. Ramadhan, 31 Diogo, 32 M. Abdurrahman; 6 A.Akbar, 7 Siswanto, 10 V. Mofu, 13 A. Sumardi; 9 I. Radovanovic, 93 A. Nabar

Cadangan: 85 S. Gebze, 8 S. Alam, 11 A. Martha, 19 R. Fauzi, 24 H. Ibrahim, 30 J. Arisandi, 37 R. Ramadhan

Saling Optimis di Derby Andalas


Semen Padang akan menghadapi Sriwijaya FC dalam laga perdana Inter Island Cup 2014. Kedua tim yang berada di zona Sumatera ini akan berduel di Stadion Agus Salim, Padang, Jumat (10/1) sore.

Zona Sumatera ini berbeda sendiri dengan zona lainnya di IIC 2014. Paslanya, hanya ada dua peserta dari Sumatera, Sriwijaya FC dan Semen Padang. Oleh karena itu, sistem yang digunakan pun berbeda sendiri, dengan menerapkan home and away. Leg kedua sendiri akan berlangsung tanggal 14 Januari di kandang Laskar Wong Kito, Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang.

Pelatih Kabau Sirah, julukan Semen Padang, Jafri Sastra mengatakan bahwa tim Sriwijaya adalah tim yang bagus.
"Kondisi pemain Semen Padang ada beberapa yang masih dalam pemulihan cedera. Kami beruntung melawan Sriwijaya karena mereka punya mental juara, sehingga mental bermain pemain kita pun bisa maksimal dan kami juga akan memperlihatkan permainan maksimal kami kepada pecinta Semen Padang FC yang akan memenuhi stadion esok hari," kata Jafri Sastra kepada Ligaindonesia.co.id, Kamis (9/1).

"Target untuk laga besok berusaha semaksimal mungkin meraih kemenangan, agar memudahkan pertandingan away yang akan kita hadapi tanggal 14 di Palembang. Sriwijaya banyak dihuni pemain baru, namun mereka tetap tim yang tangguh," papar Jafri.

Jafri menambahkan  beberapa pemain yang masih belum seratus persen kondisi kebugarannya diantaranya Eka Ramdani, Saepulloh, dan Nur Iskandar.

"Tiga pemain ini akan dilihat perkembangannya sampai besok pagi, apakah sudah siap untuk bertanding atau belum. Kami tidak mau memaksakan pemain yang masih belum bugar 100 persen untuk main esok. Sedangkan Hendra Bayaw masih terapi di kampung halamannya di Ambon,"jelas Jafri.

Sedangkan Direktur Utama PT Kabau Sirah SP, Erizal Anwar berharap besok stadion akan dipenuhi oleh pecinta Semen Padang. "Kami ingin suporter kita memenuhi Stadion, di manapun berada, dan bisa menjadi pemain ke 12 untuk menyemangati tim agar meraih hasil maksimal pada hari esok,"harap Erizal.

Sementara itu pelatih Sriwijaya FC, Subangkit menyebut Semen Padang FC tim yang bagus, di mana komposisi tim mereka tidak terlalu banyak berubah. "Mereka bisa berprestasi musim kemarin di tingkat Asia, namun jujur kita belum tahu pasti seperti apa permainan Semen Padang FC sekarang, dikarenakan musim kemarin kita tidak pernah berhadapan dengan mereka," kata Subangkit.

Mantan pelatih Persiwa Wamena ini menambahkan, bahwa ia mendapatkan informasi dari salah satu mantan penggawa Semen Padang FC yaitu Vendri Mofu,yang memberikan masukan mengenai tim Kabau Sirah.

"Kondisi tim Sriwijaya sendiri sekarang kondisi tim dalam keadaan baik, walaupun ada beberapa pemain yang absen seperti Erol  Iba, M Hamzah dan Lancine Kone yang masih cedera, dan juga baru bergabungnya Igor Radvanovic, yang masih beradapatasi dengan tim,"jelasnya.

"Meski begitu kita tetap optimis untuk mencoba bisa meraih poin atau minimal seri di Padang,sehingga memudahkan kita untuk bermain di kandang kita sendiri di Palembang,"tutup pelatih asli Malang ini.

Panitia Penyelenggara (Panpel) Semen Padang sudah menyiapkan kurang lebih 10 ribu lembar tiket untuk pertandingan esok, dengan  beragam harga, Tribun Barat Tertutup : Rp. 80 rb, Tribun Timur Terbuka : Rp.40 rb, Tribun Utara dan SelatanTerbuka : Rp.20 rb. Tiket  sudah bisa didapatkan di stadion mulai hari ini sampai esok hari.

Selain itu Semen Padang FC akan menampilkan beberapa hal baru yaitu apparel baru yang disponsori oleh salah satu merk olahraga terbesar di Jepang yaitu Mizuno, dan besok adalah pertama kali kostum dengan design baru tersebut di publikasikan kepada masyarakat umum.

Kamis, 09 Januari 2014

Igor Radovanovic Tak Ingin Kecewakan Sriwijaya FC


Striker asal Bosnia yang menjalani seleksi di Sriwijaya FC, Igor Radovanovic, bertekad memberikan kemampuan terbaik di turnamen pramusim Inter Island Cup (IIC) 2014 agar bisa masuk ke dalam skuat Laskar Wong Kito di Indonesia Super League (ISL) tahun ini.

Radovanovic akan melakoni laga perdananya saat Sriwijaya FC menyambangi markas Semen Padang di Stadion H Agus Salim, Padang, Jum’at (10/1). Kendati masih merasa lelah setelah melakukan perjalanan jauh, pemain berusia 28 tahun ini mengaku tak merasa khawatir dengan kondisinya.

“Saya harus siap untuk bermain jika diminta pelatih untuk turun, dan pastinya saya akan berusaha tampil bagus memberikan yang terbaik untuk Sriwijaya FC,” kata Radovanovic.

Mantan striker timnas Bosnia U-21 ini pun mengaku bakal cepat beradaptasi dengan permainan tim besutan Subangkit, kendati diakui bahasa menjadi kendala dalam menjalin komunikasi saat berada di lapangan hijau.

“Saya tidak kenal siapa-siapa disini. Saya hanya tahu Sriwijaya FC lewat internet, termasuk bahasanya juga saya tidak mengerti. Tapi semoga saja saya cepat beradaptasi disini,” ungkapnya.

Tak hanya bahasa menjadi hal baru dalam karir sepakbolanya, cuaca Indonesia pun dirasakan jauh berbeda dengan kondisi di negaranya. Namun, hal itu sudah dipelajari jauh sebelum bertolak ke Indonesia.

“Disini cuacanya cukup panas, kalau di negara saya musim dingin, tapi ini bukan masalah buat saya,” ujarnya.

Radovanovic tiba di Palembang, Selasa (7/1) pagi, dan sore harinya langsung mengikuti latihan di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring. Dalam sesi game pertandingan yang diikuti, mantan striker klub Sarajevo, Bosnia, ini mampu mencetak dua gol.

Sementara itu, pelatih Sriwijaya FC Subangkit menilai kemampuan Radovanovic jelas belum begitu terlihat, karena baru satu hari ikut latihan dan butuh waktu untuk beradaptasi.

Lagipula, unsur kelelahan menjadi salah satu faktor penyebab sang pemain belum menunjukkan skil sesungguhnya. Hanya saja, sekilas dari pantauannya, pemain yang berpostur tinggi 190 cm itu sepertinya sosok striker mumpuni, tidak mustahil bakal menyumbangkan gol tatkala melawan Semen Padang nanti.

“Igor hanya butuh waktu untuk beradaptasi, semoga tidak ada kendala dan dia bisa tampil maksimal saat lawan Semen Padang,” kata Subangkit.

Maman Pegang Ban Kapten


Defender senior Sriwijaya FC, Maman Abdulrahman bakal menggantikan peran Lancine Kone sebagai kapten tim, saat bertemu Semen Padang dalam Inter Island Cup (IIC) di Stadion H Agus Salim, Jumat (10/1/2014) nanti. 

Pemain yang akrab disapa Maman itu dipercaya sementara waktu oleh Head Coach SFC, Subangkit, karena memang Kone batal diboyong ke Padang akibat cedera hamstring. Begitupun dengan kondisi Wakil Kapten, Erol Iba yang juga mengalami hal serupa, sehingga terpaksa harus tetap berada di Palembang.

“Saya akan percayakan tugas kapten tim pada Maman,” kata Subangkit ketika dihubungi, Rabu (8/1/2014).

Dikatakan, penunjukan Maman sebagai kapten tim ini bukan tanpa alasan. Sebab, dia menilai pemain yang sudah menginjak usia 31 tahun itu sebagai sosok yang bisa dijadikan panutan oleh pemain lainnya. Pengalamannya sebagai kapten tim di Persib Bandung, menjadikannya sudah terbiasa untuk memimpin rekan-rekannya di lapangan hijau.

“Kita pilih Maman karena dia termasuk pemain senior di SFC saat ini,” terangnya.

Sebelumnya, Subangkit juga sempat berencana bakal menunjuk kiper lokal asli Sumsel, Fauzi Toldo sebagai kapten tim. Secara senioritas tentu antara Maman dan Toldo merupakan sama-sama pemain senior dengan usia matang. Namun dari segi pengalaman menjadi kapten, Maman lebih unggul dibandingkan Toldo. Salah satu alasan itulah yang menjadikan dia menunjuk Maman, selain pertimbangan posisinya di lini tengah dianggap lebih memungkinkan untuk diberikan tugas sebagai kapten.

“Peran kapten ini saya anggap bukan sebagai simbol semata, tapi tugas yang harus diemban pemain agar bisa menjadi teladan bagi pemain lainnya,” ucap pelatih yang sukses memberikan gelar juara ISL U-21 bagi SFC U-21 itu.

Subangkit: Mofu Bisa Gantikan Kone


Absennya playmaker asing Sriwijaya FC, Lancine Kone dalam tur ke Padang membuat Head Coach SFC, Subangkit harus mencari pengganti sepadan saat bertemu Semen Padang di Inter Island Cup (IIC), 10 Januari nanti. Tugas sebagai pengatur permainan tim itu akan dibebankan pada Vendry Mofu, yang tidak lain merupakan mantan pemain Semen Padang. 

Subangkit menyatakan tidak terlalu risau dengan kondisi yang dialami timnya saat ini, karena tidak bisa memainkan playmaker andalannya, Lancine Kone. Pelatih asal Pasuruan, Jawa Timur itu sudah menyiapkan strategi alternatif, sejak Kone divonis terkena cedera hamstring 25 Desember lalu. Beberapa minggu ditinggalkan Kone latihan karena harus fokus pada penyembuhan, Subangkit langsung menetapkan Vendri Mofu sebagai penggantinya.

“Saya rasa tidak masalah, Mofu saya lihat juga bagus memerankan tugas sebagai playmaker,” terangnya.
Hal itu terlihat saat SFC menjalani dua laga ujicoba terakhir melawan tim lokal PS Pusri dan PS BSB beberapa waktu lalu. Subangkit coba menerapkan pola 4-2-3-1, seiring dengan absennya Kone yang masih terbelit cedera. Dalam dua laga itu, Mofu selalu dipasang sebagai playmaker di lini tengah, dengan didukung oleh dua pemain sayap yakni, Siswanto dan Anis Nabar.

“Saya lihat Mofu bisa menggantikan peran Kone dengan baik,” ucap Subangkit.

Apalagi lanjut Subangkit, dia merasa sangat beruntung karena pemain asal Papua itu pernah bermain di Semen Padang selama dua musim terakhir. Otomatis, Mofu sedikit banyak sudah mengetahui peta kekuatan klub yang berjuluk Kabau Sirah itu. Bahkan, dia tidak sungkan untuk bertanya langsung pada Mofu, bagaimana pola permainan yang sering diterapkan Semen Padang.

“Kita akan mengandalkan Mofu sejak menit awal dalam laga nanti,” papar mantan Pelatih Persela Lamongan itu.

Rabu, 08 Januari 2014

Ini Dia Pemain yang Diboyong Sriwijaya FC ke Padang


Sriwijaya FC memastikan bakal memboyong 19 pemain dari 27 pemain yang dimilikinya untuk menuju ke Padang, Rabu (8/1) pagi. Skuad Laskar Wong Kito (julukan SFC) akan bersiap menghadapi Semen Padang dalam laga Inter Island Cup (IIC), di Stadion H Agus Salim, Padang, Jumat (10/1/2013) mendatang.

Head Coach SFC, Subangkit menerangkan kalau ke-19 pemain yang diboyong itu merupakan pemain yang benar-benar siap bermain. Hanya ada enam pemain yang dipastikan tetap tinggal di Palembang karena beberapa pertimbangan khusus.

Empat diantaranya dikarenakan cedera yakni Erol Iba (wing bek), Syamsir Alam (striker), M Hamzah (wing bek) dan M Sobran (gelandang bertahan). Sementara dua pemain lainnya, yakni Tri Goentara (kiper) dan Rifan Nahumarury (sayap) terpaksa ditinggal, karena kebutuhan tim diposisi itu sudah terpenuhi.

"Kita tinggalkan Tri karena untuk posisi kiper sudah ada tiga pemain yang dibawa (Fauzi Toldo, Selsius Gebze dan Teja Pakualam). Begitupun untuk posisi Rifan, sudah bisa diisi oleh pemain lain seperti Anis Nabar, Syakir Sulaiman dan Siswanto," katanya usai latihan di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring (JSC) Palembang, Selasa (7/1/2014).

Sementara untuk Kapten Tim Lancine Kone yang juga mengalami cedera hamstring, lanjut Subangkit, dirinya masih belum bisa memastikan apakah akan tetap diboyong atau ditinggal. Dia masih ingin melihat kondisi akhir pemain asal Pantai Gading itu, apakah sudah siap dimainkan atau masih perlu istirahat.

"Kone masih istirahat, makanya dia tidak ikut latihan. Saya akan lihat kondisinya besok pagi sebelum tim berangkat. Jika dia siap pasti dia akan kita boyong ke Padang," ucap Pelatih asal Pasuruan, Jawa Timur.

Sementara itu, Erol Iba menyatakan kalau kondisinya sudah menunjukan progres cukup baik, setelah menjalani masa recovery dari cedera hamstring. Namun, dia juga tidak mempermasalahkan keputusan pelatih untuk tidak memboyongnya ke Padang, dengan pertimbangan kondisi belum fit 100 persen.

"Mudah-mudahan kondisi saya semakin membaik dan bisa bermain lawan Semen Padang saat dilaga home nanti," katanya.

19 Pemain yang diboyong ke Padang:
Kiper: Fauzi Toldo, Selsius Gebze, Teja Pakualam, Belakang: Firdaus Ramadhan, Abdoulaye Aziz Yousouf Maiga, Maman Abdulrahman, Ahmad Sumardi, Jeki Arisandi, Diogo Rangel Santos. Tengah: Asri Akbar, Hapit Ibrahim, Vendri Mofu, Alan Martha, Anis Nabar, Siswanto, Syakir Sulaiman Depan: Igor Radovanovic, Rishadi Fauzi, Rizky Dwi Ramadhana.

*Lancine Kone baru akan diputuskan pagi ini, apakah akan diboyong atau tidak. Sementara satu pemain SFC lainnya, Ichsan Kurniawan otomatis tidak bisa ikut serta karena masih ikut Pelatnas U-19.

Igor Sadar Nasibnya Ditentukan Lawan Semen Padang


Striker asing asal Bosni-Herzegovina, Igor Radovanovic akhirnya tiba di Palembang, Selasa (7/1/2013) pagi.
Bahkan, pemain yang akrab disapa Igor itu langsung mengikuti latihan di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring (JSC) Palembang pada sore harinya.

Dalam sesi latihan itu, terpantau Igor langsung menjalani latihan bersama pemain-pemain SFC lainnya. Head Coach SFC, Subangkit menempatkan pemain berpostur 190 cm itu sebagai target man di lini depan dalam games kecil setengah lapangan. Meskipun dalam kondisi yang kurang fit pasca perjalanan jauh dari negaranya, Bosnia menuju Indonesia, tapi Igor masih tetap menunjukkan semangatnya di lapangan.

Penguasaan bola pemain yang terakhir memperkuat klub Slavija Sarajevo di kompetisi tertinggi Liga Bosnia itu cukup mumpuni. Igor juga tidak membiarkan bola berlama-lama dikakinya dan mampu menempatkan posisinya dengan baik, sehingga dalam games itu dia mampu menciptakan dua gol tanpa kesulitan berarti.

"Saya sebenarnya masih kelelahan setelah perjalanan (udara) 24 jam. Perbedaan waktu antara Bosnia dan Indonesia sekitar 6 jam, jadi sedikit mengalami jet lag (gejala gangguan fisik)," katanya ketika dibincangi usai latihan.

Dia pun sadar nasibnya akan ditentukan saat menghadapi Semen Padang di Stadion Agus Salim 10 Januari nanti di ajang IIC 2014.

Ini Skuad Lengkap Sriwijaya FC untuk Musim Depan


Untuk mengarungi kompetisi Indonesian Super League (ISL) 2013-2014, jajaran Manajemen Sriwijaya FC (SFC) mempersiapkan kedalaman dan rotasi pemain di semua lini bisa berjalan, sehingga target yang diusung tim berjuluk Laskar Wong Kito musim depan bisa tercapai.

“Kita sudah mendaftarkan 27 pemain yang akan memperkuat Sriwijaya FC musim depan ke PT.liga,” ujar Manajer SFC, Robert Heri kepada VIVAbola, Selasa, 7 Januari 2014.

Dilanjutkan pria yang juga Komisaris Utama PTBA ini, kesemua pemain yang sudah didaftarkan ke PT. liga merupakan murni dari rekemondasi jajaran pelatih dengan terlebih dahulu melihat memang pemain yang didatangkan sesuai dengan skema yang akan diterapkan tim kebanggan masyarakat Sumatera Selatan (Sumsel).

Terlebih Manajemen sudah mendapat pemberitahuan dari PT. Liga bahwa batas waktu terakhir pendaftaran pemain untuk kompetisi 2014 yakni 7 Januari, dengan jumlah pemain yang didaftarkan dari setiap klub yakni paling sedikit 18 pemain dan maksimal 30 pemain.

“ Jadi kita tidak tidak ada masalah karena semua pemain SFC musim depan sudah didaftarkan untuk musim depan,” katanya.
Dilanjutkan pria yang akrab disapa pak Robert itu, pihaknya hanya menjalankan sesuai intruksi dari pelatih agar secepatnya para punggawa SFC didaftarkan ke PT. Liga, termasuk Igor dan Rishadi yang notabenenya rekrutan anyar, sehingga nanti kedua striker ini bisa diturunkan saat menghadapi Semen Padang dalam leg pertama babak penyisihan Inter Island Cup (IIC) 2014, Jumat 10 Januari 2014.

Bahkan pria asli Tanjung Enim ini menuturkan, Manajemen dan tim pelatih menetapkan pemain yang akan bergabung untuk musim kompetisi mendatangkan, maka itulah pemain SFC yang terdaftar di PT. Liga untuk ISL 2014 mendatang. Bahkan Robert berujar mayoritas pemain yang akan didaftarkan yakni pemain yang sudah dilaunching pada 1 Desember lalu serta beberapa pemain anyar yang baru dikontrak.

“Jadi bisa dikatakan komposisi pemain musim depan sudah lengkap, mereka ini lah yang akan berjibaku membawa nama SFC dilapangan hijau nanti,” ungkapnya.

27 Pemain SFC yang sudah didaftarkan ke PT. Liga Indonesia:

Penjaga Gawang:

1.    Fauzi Toldo
2.    Selsius Gebze
3.    Teja Paku Alam
4.    Tri Goentara

Pemain Belakang:5.    Firdaus Ramadhan
6.    Erol Iba
7.    Ahmad Sumardi
8.    Abdulaiye Youssuf Maiga
9.    Maman Abdurrahman
10.    Jeki Arisandi
11.    M. Sobran
12.    M. Hamzah

Pemain Tengah:13.    Asri Akbar
14.    Ichsan Kurniawan
15.    Havit Ibrahim
16.    Rivan Nahumarury
17.    Diogo Santos
18.    Anis Nabar
19.     Siswanto
20.    Syakir Sulaiman
21.     Lancine Kone

Pemain Depan :
22.     Vendry Mofu
23.     Rizky Dwi Ramadhana
24.     Alan Marta
25.     Syamsir Alam
26.     Rishadi Fauzi
27.    Igor Radovanovic

Kepindahan Ponaryo Hadirkan Kompensasi untuk Sriwijaya FC


Sriwijaya Football Club menerima kompensasi berupa uang atas kepindahan Ponaryo Astaman ke PSM Makassar, meskipun masih terikat kontrak satu musim kompetisi.

"Ponaryo sudah resmi menjadi milik PSM karena manajemen Sriwijaya FC telah menerima kompensasi senilai Rp150 juta atas kepindahan tersebut," kata Direktur Teknik PT Sriwijaya Optimis Mandiri Hendri Zainuddin di Palembang, Selasa (7/1).

Ia mengemukakan, meski menerima kompensasi namun pada prinsipnya dana tersebut tidak ditransfer ke rekening manajemen Sriwijaya FC. Hal itu lantaran, Sriwijaya FC memiliki tunggakan gaji dengan Ponaryo sebesar Rp190 juta.

"Jadi uang tersebut ditransfer PSM langsung ke rekening Ponaryo, sementara Sriwijaya FC sendiri masih berhutang Rp40 juta," katanya.

Ia menambahkan, kesepakatan antara kedua belah pihak tersebut akan diperkuat dengan perjanjian tertulis, karena Sriwijaya FC berkewajiban mengeluarkan surat sebagai pernyataan telah melepaskan Ponaryo.

Surat resmi harus diberikan ke manajemen PSM agar Ponaryo bisa didaftarkan ke PT Liga Indonesia untuk bermain pada kompetisi musim ini. Ponaryo Astaman memperkuat Sriwijaya FC sejak musim kompetisi 2010 2011 ketika masih diarsiteki Rahmad Darmawan.

Pada musim lalu, manajemen klub asal Sumsel mengikat mantan punggawa Timnas itu dalam dua musim sekaligus, karena dipandang layak dipertahankan menyusul peran vital ketika di lapangan hijau.

Namun seiring dengan aksi mogok sejumlah pemain pada musim lalu membuat manajemen meninjau ulang keputusan itu. Pada akhirnya, Ponaryo menyatakan keinginan hengkang dari skuat Laskar Wong Kito.

Tanpa Lancine Kone, Sriwijaya FC Kelimpungan


Pelatih Sriwijaya FC Subangkit berharap pengatur serangan Lancine Kone bisa pulih tepat waktu agar bisa dimainkan ketika menghadapi Semen Padang di turnamen pramusim Inter Island Cup di Stadion H Agus Salim, Jumat (10/1).

Peranan Kone di tubuh Sriwijaya FC dianggap vital. Selain sebagai kapten tim, Kone juga ditugaskan menjadi pengatur permainan tim Laskar Wong Kito. Karena itu, Sriwijaya FC membutuhkan tenaganya di laga melawan Semen Padang.

Kone juga tak jarang menjadi pemecah kebuntuan saat tim kesulitan menciptakan gol. Saat bersama Persisam Samarinda musim lalu, Kone masuk deretan sepuluh besar pencetak gol terbanyak Indonesia Super League (ISL).

Saat ini Kone memang belum pulih 100 persen dari cedera hamstring. namun tim medis yang menanganinya memprediksi kondisi pemain berusia 33 tahun ini akan benar-benar pulih sebelum IIC digulirkan.

“Peran Kone begitu penting dalam tim ini. Untuk itu saya harap dia bisa sembuh benar dalam waktu dekat. Namun kami sudah tidak terlalu khawatir, karena di beberapa kesempatan Kone sudah bisa ikut berlatih, walau dengan porsi tertentu karena alasan recovery” terang Subangkit.

“Menurut keterangan tim dokter, Kone akan pulih tidak lama lagi, dan mudah- mudahan kita dapat menurunkannya saat melawan Semen Padang,” mantan pelatih Persiwa itu mengungkapkan.

Harapan agar pemain asal Pantai Gading itu bisa pulih lebih cepat juga diutarakan Vendry Mofu.

“Saya juga berharap agar Kone segera pulih dari cederanya, karena dia pemain berkelas, dan saya yakin SFC akan lebih percaya diri bila Kone dapat segera bergabung” harap mantan pemain Semen Padang itu.

Minggu, 05 Januari 2014

Pembagian Wilayah Kompetisi ISL 2014


Kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2014 akan segera bergulir pada tanggal 1 Februari 2014.

Seperti telah dirilis sebelumnya, Komite Eksekutif PSSI menetapkan 22 klub yang telah menjalani serangkaian proses verifikasi untuk menjadi peserta kompetisi ISL 2014. Dan, berbeda dengan sebelumnya, kompetisi ISL 2014 akan terbagi menjadi dua wilayah, masing-masing wilayah berisikan 11 klub.

PT Liga Indonesia, pada Jumat (3/1) kemarin telah mengadakan Rapat Pleno di Jakarta mengenai pembagian wilayah klub ISL 2014. PT Liga Indonesia merancang pembagian wilayah ini  berdasarkan kondisi geografis, namun tetap menjaga kualitas kompetisi, serta efisiensi dari segi pembiayaan klub peserta.

“Ya, kita membelah secara geografis. Seperti telah disampaikan saat rilis peserta kompetisi akhir tahun lalu, ada pekerjaan rumah dari kita untuk memisahkan klub di Jawa Timur atau Kalimantan. Dengan mempertimbangkan aspek kualitas, dan efisiensi, dalam Rapat Pleno kami telah menetapkan pembagian wilayah untuk kompetisi ISL 2014,” kata CEO PT Liga Indonesia, Joko Driyono, seperti dilansir situs Ligaindonesia.co.id.

Perhitungan aspek kualitas sendiri, didasarkan kepada penilaian koefisien pada prestasi terakhir klub peserta di musim lalu. Dari perhitungan tersebut, diperoleh perimbangan kekuatan yang hampir sama antara wilayah barat dan timur.

"Untuk level kompetisi, kami punya metode kualitatif dalam mengukur skor masing-masing wilayah. Di Barat, jumlah skor mencapai 84. Sedangkan Timur skornya adalah 87. Dengan kondisi ini kompetisi akan menjadi seimbang," ujar Joko.

Peserta kompetisi ISL Wilayah Barat:

   1. Sriwijaya FC
   2. Gresik United
   3. Persija Jakarta
   4. Semen Padang
   5. Arema Indonesia
   6. Persita Tangerang
   7. Persik Kediri
   8. Persijap Jepara
   9. Persib Bandung
  10. Pelita Bandung Raya
  11. Barito Putera

Peserta kompetisi ISL 2014 Wilayah Timur:


   1. Persipura Jayapura
   2. Perseru Serui
   3. Mitra Kukar
   4. Persisam Samarinda
   5. Persiram Raja Ampat
   6. Persiba Bantul
   7. Persela Lamongan
   8. Persepam Madura United
   9. Persebaya Surabaya
  10. Persiba Balikpapan
  11. PSM Makassar

Jumat, 03 Januari 2014

Sriwijaya FC Yakin Bekap Semen Padang


Manajemen Sriwijaya FC optimistis mampu membekap Semen Padang dalam laga tandang mereka di turnamen pramusim Inter Island Cup (IIC) 2014 di Stadion H Agus Salim pada 10 Januari.

Sriwijaya FC tergabung dalam zona Sumatera bersama Semen Padang. Keduanya akan bertarung dengan menggunakan sistem pertandingan kandang dan tandang demi memperebutkan satu tiket menuju babak delapan besar IIC.

“Pertama kita akan bertandang dulu ke markas Semen Padang pada 10 Januari ini. Setelah itu, giliran kita menjamu mereka di Jakabaring pada 14 Januari nanti,” kata asisten manajer Muchendi Mahzarekki.

Endi, sapaan akrab Muchendi, mengutarakan, bermain di kandang Kabau Sirah bukanlah sebuah keuntungan bagi Sriwijaya FC. Semen Padang tentunya bakal mendapat dukungan penuh dari suporternya.

Sriwijaya FC tidak hanya mendapat perlawanan dari Semen Padang, tapi juga tekanan suporter. Karena itu, manajemen meminta pemain agar bermain ngotot seperti di kandang sendiri.

“Di kandang Semen Padang kita harus menang. Kita tidak ingin hanya mengandalkan kesempatan kedua saat bermain di kandang. Justru saat menjadi tamu inilah kita harus ambil poin penuh lebih dulu, sehingga saat bermain di kandang, dengan hasil imbang sudah cukup untuk menuju kedelapan besar,” tegas Endi.

Sementara itu, sekretaris PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM) Faisal Mursyid menambahkan, jika Sriwijaya FC lolos ke Delapan Besar, maka otomatis akan masuk dalam Grup A.

Dalam grup ini, Sriwijaya FC akan dipertemukan dengan juara Grup Jawa 2 (Arema, Persija Jakarta, Persepam Madura United, Persela Lamongan), juara Grup Kalimantan (Barito Putra, Mitra Kukar, Persisam Samarinda, Persiba Balikpapan) dan runner up Grup Papua-Sulawesi (Persipura Jayapura, Persiram Rajaampat, Perseru Serui, PSM Makassar).

“Untuk babak Delapan Besar nanti akan dibagi grup A dan B. SFC sendiri masuk ke Grup A itu,” terangnya.

Lancine Kone Come Back!


Kapten tim Sriwijaya FC, Lancine Kone dipastikan siap tampil di lapangan hijau saat menghadapi Semen Padang, pada laga pra musim Inter Islands Cup (IIC), 10 Januari mendatang. Sebagai laga perdana, Laskar Wong Kito akan bertandang terlebih dahulu ke Stadion H Agus Salim-markas Semen Padang, sebelum menjalani laga home di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring (GSJ) Palembang,14 Januari 2014. 

Head Coach SFC, Subangkit seolah tidak bisa menutupi kegembiraannya ketika Kapten Tim SFC, Lancine Kone sudah bisa bergabung latihan kembali di Stadion GSJ, Kamis (2/1/2014). Sebelumnya pemain asing asal Pantai Gading itu terpaksa harus menepi terlebih dahulu selama satu pekan, akibat cedera hamstring yang didapatnya pada sesi latihan 25 Desembe lalu.

"Kone bisa dilihat sendiri kondisinya. Dia sudah bisa bermain dengan pemain lainnya," terang Subangkit usa latihan.

Pantauan Sripoku.com, Kone memang sudah menjalani latihan normal sepertihalnya pemain lain. Termasuk saat sesi games setengah lapangan pun mantan pemain Persisam Samarinda itu langsung bertindak sebagai kapten tim di lapangan. Namun, tetap sesekai Kone terlihat melakukan latihan khusus, untuk melatih otot paha kanannya yang cedera itu.

Hanya ada dua pemain SFC yang diberikan latihan terpisah, yakni M Hamzah (cedera lutut) dan Erol Iba (hamstring). Keduanya diberikan instruksi untuk melakukan pemanasan saja dengan mengitari luar lapangan sebanyak beberapa kali, tanpa ikut serta dalam latihan seperti pemain lain.

Kemudian, untuk Syamsir Alam (cedera dislokasi bahu) dan M Sobran (cedera lutut) masih belum bisa hadir di lapangan hijau. Meski Alam sudah keluar dari RS Siloam dan diperbolehkan rawat jalan, tapi tetap kondisinya masih belum memungkinkan untuk bemain di lapangan. Begitupun dengan Sobran yang mengalami cedera cukup parah dan disarankan untuk operasi, tengah fokus menjalni terapi rutin seiap harinya.

"Alam dan Sobran saja yang tidak ikut latihan, mereka masih menjalani terapi intensif dari tim dokter," sambung Subangkit.

Subangkit Amati Permainan Rishadi


Pemain seleksi di Sriwijaya FC, Rishadi, Kamis (2/1/2014) sudah bergabung dengan pemain lainnya pada latihan sore tadi, meski ia baru saja tiba di Palembang pagi harinya. 

Setelah menjalani games setengah lapangan, mantan pemain Persita Tangerang itu langsung coba diturunkan sebagai juru gedor di lini depan. Beberapa kali Rishadi mendapatkan peluang dengan melepaskan tendangan keras tapi akurasinya masih belum baik.

"Rishadi masih sedikit kaku mainnya, mungkin karena baru bergabung. Kita masih pantau dia lebih lanjut dalam beberapa hari kedepan," kata Subangkit usai latihan

Menurutnya, dia masih akan melihat permainan Rishadi secara keseluruhan pada laga ujicoba Minggu (5/12/2014) nanti. Dari pertandingan itu bisa dilihat, skill individu maupun kemampuan kerjasama tim dari Rishadi. Termasuk, mental dan kondisi fisik pemain yang pernah masuk skuad timnas U-23 dan timnas senior diera kepelatihan Ivan Kolev itu.

"Kita baru putuskan setelah laga uji coba nanti. Jika memang tidak cocok buat apa kita rekrut," tegas Subangkit.

Sebelum IIC, Tantang Tim Asal Lampung


Sriwijaya FC berkemungkinan besar bakal menantang tim asal Lampung di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring (GSJ) Palembang, Minggu (5/1/2014) mendatang. 

Head Coach SFC, Subangkit mengungkapkan sejauh ini ada beberapa tim masuk dalam daftar yang bisa menjadi lawan tanding SFC nanti. Diantaranya adalah Tim Bank Sumsel Babel, PS Banyuasin, Persatuan Sepakbola Angkatan Darat (PSAD) Sumsel, dan satu lagi tim asal Lampung.

Namun, tim yang berkemungkinan besar akan dipilih adalah tim terakhir, karena dianggap mampu menjadi lawan sepadan bagi timnya nanti. “Sepertinya kita akan melawan tim dari Lampung ini,” katanya, Kamis (2/1/2014).

Menurutnya, laga itu akan menjadi ujicoba terakhir sebelum timnya bersiap melakoni laga pra musim Inter Island Cup (IIC), 10 Januari mendatang.

Seperti diketahui timnya akan menantang Semen Padang terlebih dahulu di Stadion Agus Salim, baru setelah itu akan dilanjutkan di kandang SFC, Stadion GSJ pada 14 Januari 2014.

“Minggu (5/12/2014) nanti akan menjadi laga ujicoba terakhir kita, sebelum bertolak ke Padang,”

Sebelumnya, SFC sendiri sudah menjalani pertandingan melawan PS Pusri, yang berkesudahan dengan hasil 4-0 untuk kemenangan timnya, Selasa (31/12/2-13). Subangkit menyatakan sama sekali tidak melihat kemenangan besar itu, sebab tujuan dari ujicoba yang dilakukan anak asuhnya tidak lain untuk mengetahui kelemahan dan kekurangan tim.

“Kita harap dengan semakin banyak ujicoba, tim kita bisa semakin lebih siap,” ujarnya.