Sriwijaya FC Mulai Raba Kekuatan lawan

 
Sriwijaya FC tampil beda musim ini. Hampir 100 persen skuad Laskar Wing Kito memang berbeda dengan sebelumnya. Perubahan ini tentu saja menyimpan banyak pertanyaan bagi para suporter, baik yang menaruh harapan tinggi maupun meragukannya.

Ajang Inter Island Cup 2014 dijadikan sebagai ajang pertama bagi fans Sriwijaya FC untuk melihat sejauh mana prospek tim yang kini diasuh oleh Subangkit tersebut. Menariknya, ujian tersebut tidaklah mudah, karena Sriwijaya FC harus terlibat dalam derby Andalas menghadapi Semen Padang, yang terakhir menjadi juara IPL.

Pada akhirnya, Sriwijaya FC berhasil lolos dari ujian pertama. Walau mengalami perubahan drastis di komposisi pemain, namun pemain-pemain baru Laskar Wong Kito membuktikan mereka layak menjadi andalan klub asal Sumatera Selatan itu. Asri Akbar pun berhasil menunjukkan hegemoninya atas Semen Padang, yang tidak mengalami perubahan banyak pemain sejak musim lalu.

Manajer Sriwijaya FC, Robert Heri mengungkapkan masuknya Sriwijaya FC masuk ke delapan besar Inter Islan Cup (IIC) 2014 menjawab keraguan masyarakat akan tim yang hampir 100 persen ini mengalami perombakan.

"Ini bisa menjawab keraguan masyarakat akan kemampuan Sriwijaya FC," kata Robert, Rabu (15/1).

Pada babak 8 besar IIC 2014, Sriwijaya FC tergabung bersama Arema Indonesia, Perseru Serui dan Barito Putera di grup A. Semua laga Grup A ini digelar di Stadion Kanjuruhan, Malang, 18-21 Januari 2014.

Pelatih Sriwijaya FC, Subangkit, mengakui anak asuhnya akan menghadapi tantangan yang lebih berat di babak 8 besar. Pasalnya, tim yang lolos adalah yang terbaik dari masing-masing zona, apalagi semua laga digelar di markas Arema.

“Kami dihadapkan pada jadwal yang sangat minim recovery. Walaupun kita tahu, semua tim juga dihadapkan pada kondisi yang sama. Tapi, harus diakui Arema akan mendapat keuntungan lain sebagai tuan rumah,” kata Subangkit.

Terkait lawan, Subangkit memang dengan gamblang menyebutkan Arema sebagai pesaing terkuat. Namun, mantan pelatih Persiwa itu juga tidak meremehkan kekuatan dua kontestan lainnya, Barito dan Perseru.

“Barito tim yang bagus, kolektivitas permainan mereka cukup baik. Apalagi 70 persen  pemain lama. Masuknya Ruben dan Cusel jadi tenaga baru yang menjadi ancaman. Perseru pun tetap jadi perhatian kami,  karena mampu lolos melewati Persipura. Tapi kami akan tetap bermain normal seperti ketika mengalahkan Semen Padang kemarin,” papar Subangkit kepada ligaindonesia.co.id, Rabu (15/1).

Para penggawa Sriwijaya FC sendiri mendapatkan waktu istirahat sejenak dari rutinitas latihan pada Rabu (15/1) ini. Subangkit mengatakan bahwa sengaja memberikan istirahat untuk anak asuhnya sebelum evaluasi tim dilakukan.

Rencananya, Sriwijaya FC akan bertolak ke Malang pada Kamis (16/1) esok, membawa 20 pemain. Erol dan  Hamzah sepertinya akan ditinggal di Palembang, karena mengalami cedera.

Read Also:

Related Posts
Disqus Comments