Syakir Sulaiman Bersiap Mentas

Winger muda Sriwijaya FC, Syakir Sulaiman bersiap mentas di lapangan hijau, dalam babak delapan besar Inter Island Cup (IIC) di Stadion Kanjuruhan Malang, 18-21 Januari nanti. 

Sebelumnya, pemain muda terbaik Indonesia Super League (ISL) 2012/2013 itu sempat absen di dua laga awal pada babak penyisihan saat melawan Semen Padang. Syakir belum dapat pengesahan dari PT Liga Indonesia, terkait persoalan statusnya dengan mantan klub terdahulu, Persiba Balikpapan. Namun, masalah itu sudah dimediasi langsung oleh PT Liga agar ketiga pihak yang bersengketa (Syakir, SFC dan Persiba) bisa menyelesaikannya secara baik-baik.

“Pak Djoko Driyono (CEO PT Liga Indonesia) kemarin, Selasa (14/1/2014) sudah bertemu kita langsung dan beliau ingin membantu memediasi penyelesaian masalah Syakir ini,” kata Manajer Tim SFC, Robert Heri, Kamis (16/6/2014).

Robert berharap dengan adanya mediasi itu dalam beberapa hari kedepan Syakir bisa mendapatkan pengesahan dari PT Liga Indonesia. Makanya tidak heran jika sang pemain sengaja diboyong juga ke Malang bersama pemain SFC lain. Apalagi, dalam babak delapan besar itu SFC akan melakoni tiga pertandingan yakni melawan Barito Putra (18/1/2014), Perseru Serui (19/1/2014) dan Arema Cronous (21/1/2014).

“Kita main tidak hanya satu pertandingan saja. Makanya kita sangat berharap masalah Syakir bisa selesai, sebab tenaganya sangat kita butuhkan,” beber Kepala Dinas Pertambangan dan Energi Sumsel itu.

Sebelumnya, Djoko Driyono sempat mengatakan kasus perebutan Syakir antara SFC dengan Persiba memang belum diputuskan. Pihaknya masih harus mengkaji beberapa dokumen terkait legalitas Syakir. Namun, jika persoalan itu bisa diselesaikan secara baik-baik tentu tidak ada salahnya dan PT Liga Indonesia siap memediasi antara tiga pihak bersengketa (Syakir, SFC dan Persiba).

“Kita akan coba menengahi permasalahan ini agar bisa cepat selesai,” katanya usai menyaksikan pertandingan antara SFC versus Semen Padang, (14/1/2014) lalu.

Namun jika langkah mediasi itu pun tetap tidak berhasil, maka lanjut Joko, pihaknya terpaksa harus bersikap tegas dengan melihat dokumentasi dari masing-masing klub yang memperebutkan Syakir itu. Pengesahan seorang pemain akan sangat ditentukan dengan berkas kontrak. Bagi klub yang tak dapat menujukkan kontrak musim depan bersama Syakir diminta untuk dapat berlapang dada.

“Syakir pun harus dapat mengembalikan uang DP bila memang sudah menerimanya. Namun, saya berharap persoalan ini memang sebaiknya tak terjadi lagi. Seharusnya masing-masing pihak dapat menghormati kesepatan baik lisan ataupun tertulis,” terangnya.

Read Also:

Related Posts
Disqus Comments