PREVIEW Indonesia Super League 2014: Sriwijaya FC – Barito Putera

Sriwijaya FC dan Barito Putera mengapungkan ambisi menutup putaran pertama Indonesia Super League (ISL) 2014 dengan hasil manis di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Minggu (4/5).

Pelatih Sriwijaya FC Subangkit telah melakukan perombakan pemain di lini tengah dan depan untuk meladeni permainan tim tamu. Dari dua lini inilah Subangkit berharap anak asuhnya dapat meminimalisir serangan yang dibangun Barito Putera. Subangkit menegaskan kemenangan adalah harga mati saat main di kandang.

Sriwijaya FC sangat mengkhawatirkan pergerakan tiga pemain Barito Putera, mulai dari James Koko Lomell, Dedi Hartono, dan Rizky Pora. Untuk itu, Subangkit telah menyiapkan Asri Akbar dan Frank Ongfiang untuk mengantisipasi serangan lawan. Asri akan berperan sedikit ke belakang, sementara Ongfiang lebih ke depan sebagai pengatur serangan, dibantu Lancine Kone yang berperan ganda sebagai striker.

“Tiga pemain ini sangat berbahaya ketika sudah menguasai bola, jadi untuk mengatasinya harus dimatikan pergerakan mereka dari lini tengah,” kata Subangkit.

“Kita harapkan anak-anak dapat bermain penuh konsentrasi. Harus bisa mengendalikan diri agar tidak membuat pelanggaran, terutama di area pertahanan. Di laga kandang terakhir ini kita harus berusaha keras incar poin penuh.”

“Mereka pasti punya motivasi yang tinggi untuk mengalahkan kita, karena di beberapa pertandingan belakangan ini mereka selalu menang. Jadi menurut saya, kepercayaan diri mereka saat ini sangat tinggi. Tidak mudah mengalahkan mereka.”

Barito Putera dalam prestasi menanjak setelah sukses menyapu bersih empat pertandingan terakhirnya. Pelatih Barito Putera, Salahudin mengatakan, Laskar Antasari tidak menganggap remeh Sriwijaya FC, walau saat dijamu Persik Kediri kalah telak 5-1.

Menurutnya, Sriwijaya FC masih punya pemain yang berkualitas bagus, apalagi dalam pertandingan kali ini sebagai tuan rumah. Salahudin pun memprediksi Sriwijaya FC akan tampil dengan kekuatan terbaiknya, dan tak ingin kalah di kandang sendiri.

“Sriwijaya tetap lawan berat, kuat, kita tidak anggap enteng. Kekalahan dari Persik itu bukan apa-apa, mereka kurang beruntung saja. Sriwijaya banyak pemain bagus, ada Kone, [Vendry] Mofu, Asri, dan Ongfiang. Walau mereka kehilangan Vali dan Sumardi, tapi mereka masih ada gantinya yang bagus,” kata Salahudin.

“Pastinya kita ingin dapat hasil maksimal. Kita akan main dengan strategi normal. Kita main sabar, dan memanfaatkan emosi lawan.”