Benny Dolo Antisipasi Serangan Balik Persela Lamongan

Pelatih Sriwijaya FC Benny Dolo menegaskan, Laskar Wong Kito tidak meremehkan Persela Lamongan, serta mengantisipasi mobilitas dan serangan balik calon lawan mereka di semi-final turnamen Surya Citra Media (SCM) Cup 2015, Minggu (25/1), di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring.

Berdasarkan pengamatan Bendol, sapaan akrab Benny, selama turnamen SCM Cup berlangsung, dua hal tersebut kerap diandalkan Laskar Joko Tingkir, sehingga sukses menembus ke semi-final.

Lebih jauh dikatakan Bendol, Persela bisa lolos ke semi-final tentu ada beberapa faktor lain yang mungkin tidak bisa dibaca lawan. Sebagai catatan Bendol, Persela mampu mengalahkan Persipura Jayapura yang notabene salah satu klub juara, dan sarat pemain mumpuni.

“Kalau saya lihat, mobilitas pemain dan counter-attack Persela bagus. Itu yang perlu diantisipasi,” ungkap Bendol.

“Persipura yang diunggulkan saja bisa dikalahkan. Mitra Kukar juga ditahan imbang. Jadi kita tidak boleh memandang remeh tim. Kita tidak tahu bagaimana mereka saat di lapangan."

Mantan juru taktik Persija Jakarta ini tidak melihat kekuatan Persela dari segi individu. Semua pemain dinilainya akan bermain dengan baik untuk memenangkan pertandingan.

“Dari dulu saya tidak memandang tim itu dari individunya. Saya selalu melihat tim secara utuh, karena sepakbola itu bermain dalam tim. Satu kiper, dan sepuluh di lapangan, semua saling berkaitan," pungkasnya.

Pada semi-final ini, Sriwijaya FC bakal mendapat keuntungan sebagai tuan rumah, karena bakal mendapatkan dukungan dari tribun. Pemain juga akan lebih termotivasi ketika bermain di hadapan publik sendiri. Namun Bendol menilai hal itu bukan sebagai jaminan skuat asuhannya bisa mudah memenangi laga.

“Jangan over confidence, karena itu tidak bagus. Yang pasti saya selalu tekankan kepada pemain, main maksimal, tampilkan sesuatu yang membuat penonton itu memadati stadion,” urai pelatih asal Manado itu.